Connect with us

Kab. Barsel

1.322 Tanah Warga Transmigrasi Belum Kantongi Sertifikat

Diterbitkan

pada

Kepala Disnakertrans Barsel Agus in Yulius. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BUNTOK, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarasi (Disnakertrans) Barito Selatan berupaya untuk memenuhi pembuatan sertifikat tanah bagi warga transmigrasi di wilayah ini.

Hingga tahun 2019, sertifikat tanah yang sedang ditangani mencapai angka ribuan dan masih menjadi salah satu pekerjaan utama bagi Disnakertrans.

“Saat ini ada sekitar 1.322 tanah warga transmigrasi yang belum dibuat sertifikatnya, tetapi dari jumlah itu, sedikitnya 93 bidang tanah yang sudah dibuatkan Surat Keputusan (SK) oleh Bupati Barsel,” kata Kepala Disnakertrans Barsel Agus in Yulius, kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (3/12).

Pihaknya berberjanji, sertifikat tanah warga transmigrasi bisa direalisasikan, minimal untuk sertifikat 93 bidang tanah tersebut dengan bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Barsel.

“Dari 93 bidang tanah itu terbagi pada dua lokasi yaitu di transmigrasi Gagutur Desa Marga Jaya sebanyak 68 bidang, kemudian di transmigrasi Baruang Desa Wungkur Baru berjumlah 25 bidang,” ucap Agus.

Pihaknya telah melaksanakan survei awal di bulan Oktober 2019 lalu bersama BPN Barsel.

“Nanti telah keluar rekomendasi dari BPN maka akan kami sampaikan ke Bupati Barsel untuk mohon petunjuk terkait langkah selanjutnya dan juga anggarannya,” pungkas Agus. (digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kab. Barsel

Polisi Kirim Sampel Kebakaran Plaza Beringin Buntok ke Puslabfor

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Puing kebakaran 24 kios yang terbakar di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari. foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari, Polsek Dusun Sulatan (Dusel) mengirim sampel dugaan asal titik api ke Puslabfor Polri di Jakarta.

Kapolres AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Iptu Suranto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menghubungi SOPD terkait dalam hal ini Damkar Barsel sehingga bisa segera memadamkan api.

“Sekitar pukul 03:15 api sudah besar dan pada pukul 04:00 WIB api sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Barsel dibantu Damkar Plaza dan warga setempat,” kata Suranto kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya usai api berhasil dipadamkan pihaknya langsung mengamankan TKP dengan memberi police line di area TKP, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kapolsek Dusel Iptu Suranto (kanan). foto: digdo

“Kita sudah berikan police line mengamankan TKP untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kebakaran,” jelas Suranto.

Ia mengungkapkan terkait penyebab kebakaran pihaknya juga telah mengambil sampel yang diduga asal titik pusat api, sampel ini langsung dikirim ke Puslabfor Polri.

Baca juga: Lelap Dini Hari Warga Buyar, Api Lumat 24 Kios di Plaza Beringin Buntok

“Jadi terkait penyebab kebakaran sementara masih dilakukan penyelidikan sambil menunggu hasil kiriman sampel ke Jakarta, mudah-mudahan secepatnya kita mendapatkan hasilnya,” beber Suranto.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk 24 pemilik kios yang menjalani pemeriksaan, sekaligus pendataan apa saja kerugian mereka akibat kebakaran ini.

“Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan, namun untuk sementara pasca kebakaran ini untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materi saja,” pungkas Suranto. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Barsel

Disnakertran Barsel-BLK Buntok Gelar Pelatihan Menjahit, 15 Peserta Diberi Mesin Jahit

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Disnakertran Barsel menggelar pelatihan menjahit kerjasama dengan UPT BLK Buntok. Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertran) Barito Selatan (Barsel) bersama UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Buntok menggelar pelatihan menjahit untuk wilayah Buntok dan sekitarnya.

Kepala Disnakertran Barsel Agus Im’Yulius mengatakan, pihaknya bersama UPT BLK Buntok menggelar pelaksanaan pembukaan pelatihan menjahit yang diikuti sebanyak 15 orang.

“Pelatihan menjahit ini dilaksanakan di UPT BLK Buntok,” kata Agus kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (9/7/2020).

Ia mengatakan, pelaksanaan pelatihan ini walau dilaksanakan di BLK Buntok, untuk anggaran dana program pelaksanaan melalui serapan dana program Disnakertran Barsel.

 

Disnakertran Barsel menggelar pelatihan menjahit kerjasama dengan UPT BLK Buntok. Foto: digdo

Program ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Disnakertran Barsel, dan untuk pelaksanaan tahun lebih diutamakan untuk kota Buntok dan sekitarnya.

“Yang lebih diutamakan warga kota Buntok dan sekitarnya, mungkin tahun depan akan dilaksanakan untuk kecamatan lain,” terang Agus.

Ditambahkan oleh sekaligus berharap dengan adanya pelatihan ini kiranya bisa memberikan skill bagi para peserta yang ikut pelatihan. Sehingga saat selesai pelatihan nanti mereka sudah mempunyai skill dan mampu untuk bersaing membuka lapangan kerja.

“Saat selesai pelatihan ini selain memberikan sertifikat kelulusan juga diberikan mesin jahit dan lain-lain. Untuk modal atau alat untuk peserta ini nanti bisa mandiri dalam bersaing di lapangan,” pungkas Agus. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Barsel

Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Buntok Dicek Kesehatan  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Cek kesehatan rutin warga binaan pemasyarakatan Rutan Buntok. foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin di ruang klinik, Selasa (7/7/2020).

Kepala Rutan Kelas IIB Buntok Mastur mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan bertujuan untuk mengetahui keluhan yang dialami. Pemeriksaan kesehatan merupakan tindakan pencegahan yang baik terhadap potensi penyakit bagi.

“Jadi sebagai wujud antisipasi Rutan Buntok, terhadap para warga binaan pemaysrakatan selalu dilakukan pengecekan kesehatan, sehingga bila ada potensi penyakit yang membahayakan dapat dideteksi lebih dini,” kata Mastur kepada Kanalkalimantan.com.

Ia mengatakan, kesehatan merupakan salah satu hak yang harus dipenuhi oleh negara bagi WBP. Jadi selain antisipasi sejak dini kegiatan pengecekan kesehatan ini merupakan hak yang harus dipenuhi.

“Oleh itu setiap WBP berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan pemeriksaan kesehatan dilakukan paling sedikit sekali dalam sebulan, rutin selalu kita laksanakan di Rutan Buntok ini,” ujar Mastur.

Sementara itu, Kepala Pengolah Data Kesehatan Rutan Buntok Budy Santoso mengatakan, setiap WBP yang mempunyai keluhan mengenai kesehatan dapat menyampaikannya kepada petugas atau pelayanan kesehatan.

“Minimal kita lakukan pengecekan tekanan darah, kemudian kita beri anjuran dan nasehat serta obat bagi WBP yang sakit,” ucap Budy. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->