Connect with us

Kota Banjarmasin

15 Perpustakaan di Kalsel Dinilai 4 Asesor dari Perpusnas RI

Diterbitkan

pada

Layanan perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi di Kalsel dinilai asesor dari Pepusnas RI. Foto : net

BANJARMASIN, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melakukan akreditasi perpustakaan-perpustakaan yang ada di Kalsel. Terkait itu, Perpusnas RI meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menjadwalkan kesiapan perpustakaan yang akan dikunjungi Asesor dari Perpusnas RI mulai 16 hingga 18 Oktober.

Ada 4 asesor yang ditugaskan Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas RI. Diantaranya Drs Sudarto MSi, widyaiswara muda Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas RI, Agung Sujatmiko SH MSi, pustakawan ahli Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Agus Rivai SAg SS MAg, pustakawan ahli madya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Muhammad Ihsanuddin MHum, Ketua PP Atpusi Pusta (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia).

“Tujuan akreditasi untuk memberikan penilaian objektif, transparan, dan berkelanjutan terhadap pelayanan suatu program pendidikan,” ucap Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie.

Sedikitnya ada 15 perpustakaan di Kalsel yang akan didatangi 4 asesor tersebut. Ada 3 perpustakaan SMP,  9 perpustakaan SMA, dan 3 perpustakaan perguruan tinggi. Diantaranya SMPN 1 Banjarmasin, SMPN 2 Banjarmasin, SMP Sabilal Muhtadin, SMAN 2 Banjarmasin, SMAN 7 Banjarmasin, SMKN 1 Banjarmasin, SMKN 3 Banjarmasiin, SMKN 4 Banjarmasin, SMKN 5 Banjarmasin, SMA Banua Pemprov Kalsel, SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Banjarbaru, Stikes Cahaya Bangsa, STIE Pancasila Banjarmasin, dan Politeknik Negeri Banjarmasin. (mario)

Reporter : Mario
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Kota Banjarmasin

Pelajar ‘Dirumahkan’ Diperpanjang? Disdik Banjarmasin Masih Tunggu Kebijakan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Proses belajar mengakar di sekolah belum dipastikan kapan dimulai. Foto: fikri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Semenjak pandemi Covid-19 pelajar SD hingga SMP di Kota Banjarmasin ‘dirumahkan’ alias proses belajar mengajar dilaksanakan di rumah.

Wali Kota Banjarmasin telah dua kali mengeluarkan surat edaran pelaksanaan belajar dari rumah. Pertama, SE nomor 80/1280-Sekr/Dispendik/2020 di mana masa belajar dari rumah yang semula dari tanggal 1 hingga 14 April 2020, dan kedua SE baru dengan nomor 800/1505-Sekr/Dispendik/2020, masa libur diperpanjang kembali mulai 15 hingga 23 April 2020.

Namun, masa libur Ramadhan dan Idul Fitri dari tanggal 24 April hingga 30 Mei 2020. Sehingga, siswa turun kembali ke sekolah pada 2 Juni 2020 mendatang.

Lalu, apakah pelajar akan kembali ke sekolah terhitung pada tanggal 2 Juni 2020?

Dihubungi Kanalkalimantan.com, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, ada wacana perpanjangan masa belajar dari rumah yang akan diperpanjang. Kendati demikian, ini masih diwacanakan.

“Ya, direncanakan. Tetapi belum pasti, masih menunggu perkembangan Covid-19,” kata Totok, Selasa (26/5/2020) siang.

Namun demikian, Totok belum bisa memastikan kapan keputusan ini ditetapkan. Sembari menunggu surat edaran Wali Kota, juga menunggu selesainya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin.

“Nggih, kita menunggu PSBB selesai,” pungkas Totok. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 

Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Dua Rumah di Kuin Jadi Arang di Malam Lebaran

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bangunan yang terbakar di Kuin Cerucuk, Minggu (24/5/2020) dini hari. Foto: BPBD Kota Banjarmasin for kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Malang tak dapat diraih untung tak dapat ditolak. Entah bagaimana delapan jiwa dari dua keluarga di Jalan Kuin Selatan Gg. Muslim RT06 RW01 Nomor 33-34 Kelurahan Kuin Cerucuk, Banjarmasin melewati Idulfitri 1441 H ini.

Mereka menjadi korban amukan si jago merah yabg terjadi pada Minggu (24/5/2020) pukul 01.10 Wita. Bangunan rumah milik mereka luluh lantak dan rata dengan tanah beberapa jam sebelum fajar Idulfitri menyingsing.

Berdasar informasi yang dihimpun, api mulai membara di kawasan pemukiman penduduk di Jalan Kuin Selatan Gang Muslim RT06 RW01 Nomor 33-34 Kelurahan Kuin Cerucuk sekitar pukul 01:10 Wita.

“Kebakaran menghanguskan dua buah rumah yang habis terbakar 100 persen,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, HM Hilmi, Minggu (24/5/2020) pagi.

Akibatnya, jelas dia, dua kepala keluarga yang terdiri atas delapan jiwa kehilangan tempat bernaung. Yaitu Samsuni (lima jiwa) dan Maryam (tiga jiwa).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini.

Selama pemadaman, Hilmi menyebut pemadam kebakaran gabungan yang bertugas tidak mengalami kendala apapun. Karena akses gang dengan lebar tiga meter dan ketersediaan air yang cukup.

“Untuk penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan. Sedangkan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 650 juta,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, BPBD Kota Banjarmasin tengah melakukan pendataan musibah kebakaran dan menyiapkan bantuan logistik.

“Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah selanjutnya,” pungkas Hilmi. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : dhani

Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

DLH Banjarmasin Ancam Pidanakan Pelaku Perusakan Pot Bunga di Taman Kamboja

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kondisi pot bunga di Taman Kamboja yang berantakan usai dipecahkan orang tak dikenal. Foto: fikri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tindakan perusakan pot bunga di Taman Kamboja, Jumat (22/5/2020) oleh seorang perempuan, membuat geram Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Muchyar. Ia mengancam akan mempidanakan pelaku jika terbukti tidak mengalami gangguan jiwa seperti yang disebutkan. Tapi jika memang ada gangguan jiwa, ia meminta Satpol PP dan Dinas Sosial menindaklanjuti.

“Kita akan tindak tegas pelaku, sebagai efek jera,” ucap Muchyar, Jumat (22/5/2020) sore.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang mempertintonkan aksi seseorang memecahkan pot bunga yang ada di Bundaran KB atau Bundaran Taman Kamboja Banjarmasin. Aksi tersebut membuat Muchyar langsung memerintahkan stafnya menindaklanjuti. “Saat mendapat laporan, saya langsung menghubungi Kepala Bidang yang bertugas dalam bidangnya untuk melakukan pengecekkan langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran video itu,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia sangat menyesalkan dengan sikap para warga yang hanya menonton kejadian itu. “Mengapa saat itu tidak ada warga yang menegur atau memarahi orang yang melakukan aksi ini,” ungkapnya.

Sehingga, ia berharap kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin pada umumnya agar lebih bisa memiliki jiwa kepemilikan yang tinggi terhadap fasilitas yang ada. “Karena pot yang hancur itu kan memakai uang dari masyarakat juga, kalau ada oknum dengan sengaja merusak fasilitas umum itu berarti sia-sia uang rakyat,” tukasnya.

Sementara itu, hingga saat berita ini ditulis, Plt Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar terkait perkembangan kasus perusakan fasilitas umum tersebut. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : cell

 

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->
Share via
Copy link
Powered by Social Snap