Connect with us

HUT BANJARBARU

17 Penghargaan Diraih Kota Banjarbaru Sepanjang Tahun 2018

Diterbitkan

pada

Berbagai penghargaan diraih Pemko Banjarbaru menginjak usia ke-20 dibawah pimpinan Walikota Nadji Adhani dan Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan. Foto: Humas
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Berbagai macam penghargaan diperoleh Kota Banjarbaru sepanjang tahun 2018. Terhitung ada 17 penghargaan yang diperoleh lewat dukungan jajaran birokrasi, bersama berbagai unsur seperti DPRD, komunitas, dan masyarakat Banjarbaru.

Menginjak usia ke-20, Kota Banjarbaru dipimpin Walikota Nadjmi Adhani sudah menunjukkan dirinya sebagai sebuah kota yang penuh semangat untuk berbenah dan menata diri. Yakni dengan segala daya upaya menuju kota yang ramah dan nyaman untuk dihuni seluruh warga yang bermukim dan tinggal di kota ini.

“Saya juga menyampaikan rasa terima kasih dan rasa hormat kepada para pimpinan daerah beserta para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang turut berperan dalam lahir dan berkembangnya Kota Banjarbaru ini. Atas segala amal jasa dan pengabdiannya dalam melaksanakan pembangunan Kota Banjarbaru tercinta ini,” pujinya.

Adapun 17 Penghargaan yang diraih Pemkot Banjarbaru:

1. Sakip Predikat B dengan nilai 63,28

Penerapan SAKIP memastikan anggaran hanya dipergunakan untuk membiayai program ataupun kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan. SAKIP adalah katalisator terciptanya efisiensi melalui penguatan implementasi manajemen kinerja dan anggaran berbasis kinerja. Tahapan penerapan SAKIP dimulai dengan menetapkan sasaran strategis pada masing-masing instansi pemerintah sesuai dengan sasaran pembangunan nasional.

Tujuan evaluasi adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi kepada hasil, serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan.

2. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Ketiga dari BPK RI

Opini WTP adalah opini audit yang akan diterbitkan jika laporan keuangan dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Opini WTP merupakan apresiasi atas keberhasilan Pemko Banjarbaru meraih predikat ini karena merealisasikan saran dan masukan yang disampaikan BPK. Selain itu, seluruh jajaran aparatur juga telah bekerja maksimal mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan sehingga bisa meraih opini WTP

3. Bakti Koperasi dan UKM

Apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah atas dukungan dan kontribusi yang diberikan untuk perkembangan dan kemajuan Koperasi dan UKM, diberikan karena Pemko Banjarbaru karena sangat peduli terhadap perkembangan koperasi dan UMKM. Baik melalui kebijakan yang telah diambil, dan berbagai kegiatan untuk membantu mempromosikan produk UMKM di Kota Idaman

4. Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)

Diberikan kepada Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak

5. Manggala Karya Kencana

Manggala Karya Kencana adalah penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah melakukan karya yang menonjol dalam pengembangan konsepsi, inovasi, dan sistem yang bermanfaat bagi program keluarga berencana dan pengembangan keluarga sejahtera yang dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia

6. Nata Mukti Nindya

Yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Kabupaten/Kota yang membuat inovasi dalam membangun iklim ekonomi UMKM dan dalam meningkatkan daya saing UMKM  secara keseluruhan. Penghargaan ini hanya diterima oleh 3 Kabupaten/Kota se-Indonesia, yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Banyuwangi

7. Anugerah Pandu Negeri kategori Kota dengan kinerja dan tata kelola yang baik dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG).

Penilaian penghargaan ini antara lain memiliki tata kelola keuangan yang baik selama 2 tahun terakhir, kepala daerah dan wakilnya tidak tersangkut kasus korupsi, memiliki kinerja pembangunan manusia yang bagus, diukur dari nilai rata-rata Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2015-2017 dan memiliki pencapaian program terobosan inovatif untuk mencapai visi dan misi Pemerintah Daerah

8. Pakarti Utama I Nasional Pelaksana Terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K)

Dianugerahkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru dalam meningkatkan dan memotivasi Kader PKK Kota Banjarbaru untuk terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat Banjarbaru

9. National Procurement Award kategori Komitmen Penerapan Standar LPSE 2014 menjadikan LPSE Kota Banjarbaru yang berintegritas, profesional dan independen.

Penghargaan diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pengadaan secara elektronik di instansi pemerintah.

10. Top 25 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik

Penghargaan dari Kemenpan RB kepada Pemerintah Kota Banjarbaru atas upayanya membangun pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang terintegrasi, partisipatif, dan dimanfaatkan untuk perbaikan berkelanjutan, yaitu melalui aplikasi LAPOR!

11. Pendukung KUR Terbaik

Diberikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai penghargaan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang selalu berperan aktif dan kinerja yang baik dalam mendukung realisasi penyaluran program Kredit Usaha Rakyat (KUR} bagi pelaku UMKM

12. Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan dari Ombudsman Republik Indonesia

Kota Banjarbaru masuk pada zona hijau dengan predikat Kepatuhan Tinggi Atas Pelayanan Publik 2018 dengan nilai 92,09. Sistem penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman RI adalah dengan cara mensurvey langsung tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Tim survey Ombudsman RI memposisikan diri sebagai masyarakat pengguna layanan yang ingin mengetahui hak-haknya dalam pelayanan publik

13. Anugerah Paharita Ekapraya

Banjarbaru untuk pertama kalinya meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Penghargaan ini diberikan karena komitmen yang tinggi Pemerintah Kota Banjarbaru dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sehingga hak-hak anak terpenuhi sesuai dengan Undang-Undang.

14. Lima Adiwiyata Nasional dan 10 Adiwiyata Mandiri

Menjadikan banjarbaru sebagai satu-satunya Kota penerima penghargaan Adiwiyata terbanyak se Indonesia, sebagai wujud sinergi yang terjalin sangat baik antara kebijakan pemerintah dengan dunia pendidikan.

15. Adipura

Sebuah penghargaan bergengsi di bidang tatakelola lingkungan dan kebersihan yang sudah beberapa kali diraih Banjarbaru.

16. Kota Layak HAM

Diberikan kepada Kabupaten/ Kota yang memiliki kepedulian terhadap penegakan ham dalam upaya pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat

17. Kelurahan Guntung Paikat yang dinobatkan sebagai kelurahan terbaik se Indonesia

Sebuah kebanggaan dan prestasi yang membuktikan komitmen Banjarbaru memajukan pembangunan di tingkat keluarhan.

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HUT BANJARBARU

Foto Hari Jadi ke-20 Kota Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Konvoi motor custom Hari Jadi ke-20 Banjarbaru. foto : humpro banjarbaru

Tarian Baegal Banjarbaru. foto : humpro banjarbaru

Penyerahan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA). foto : humpro banjarbaru

Konvoi motor custom Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. foto : humpro banjarbaru

Tarian Baegal. foto : humpro banjarbaru

Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani bersama Ketua TP PKK Banjarbaru. foto : humpro banjarbaru

Kemeriahan Hari Jadi ke-20 Banjarbaru ditutup dengan pelepasan balon ke udara. foto : humpro banjarbaru

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HUT BANJARBARU

Luncurkan Inovasi Pelayanan Kesehatan PSC 119, Hari Jadi ke-20 Banjarbaru Pemenang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Peringatan Hari Jadi ke-20 kota Banjarbaru di halaman Balaikota. foto : humpro banjarbaru
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Peringatan Hari Jadi ke-20 kota Banjarbaru meriah, meski hujan mengguyur kota Idaman ini, Jum’at (19/4/2019) siang. Momen hari jadi digunakan Pemkot Banjarbaru menunjukan inovasi pelayanan kesehatan.

Dikatakan Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani inovasi pembangunan untuk kesehatan masyarakat terus ditingkatkan. Seperti di luar negeri sana yang memilik 911 (nine one one), Pemkot Banjarbaru juga punya 119 (one one nine) resmi mulai hari ini.

“Kota Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan, memiliki layanan public safety center (PSC) 119 yang siap memberikan pelayanan antar jemput pasien,” lanjutnya.

Diketahui aplikasi layanan ini adalah sebuah sistem pelayanan pasien gawat darurat dengan sistem jemput bola, dimana pasien mendapat tindakan pertama dari medis. Mobil layanan kesehatan ini siap 24 jam kapan saja menjemput pasien yang berada di seluruh kecamatan di Kota Banjarbaru untuk dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit.

Mobil unit ambulance sudah disiapkan di tiap kecamatan, sudah berjalan melayani pasien yang memang sudah tidak bisa ditangani di rumah.

“Semoga semangat untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan dapat terus kita tingkatkan demi mewujudkansumber daya manusia yang terdidik, sehat, berdaya saing dan berakhlak mulia,” beber Najdmi.

Selain itu, Nadjmi Adhani juga menyampaikan berbagai penghargaan juga diraih selama tahun 2018. Tercatat ada 17 penghargaan yang diraih sepanjang tahun 2018 diantaranya Sakip Predkiat B, Opini WTP, Bakti Koperasi dan UKM, Kota Layak Anak, Manggala Karya Kencana dan lain-lain.

Dikatakan Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, kota Banjarbaru terus berkembang seiring dengan bertambah pesatnya pertambahan penduduk dan pertumbuhan lahan terbangun.

“Hal ini mendorong pemerintah kota secara aktif menghidupkan kampung-kampung tematik untuk meningkatkan kunjungan ke kota Banjarbaru,” katanya.

Pada kesempatan sama, juga diresmikan gedung TIK Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru, Mess L, dan Kantor Kecamatan Landasan Ulin di Jalan Kenanga. Penyerahan secara simbolis Kartu Identitas Anak atau KIA, penyerahan bus sekolah bantuan dari Kementerian Perhubungan RI, penyerahan bantuan alat pemadam kebakaran kepada masyarakat peduli api, penyerahan penghargaan koperasi berprestasi tingkat Kota Banjarbaru. Serta penyerahan Juara Lomba Evaluasi Kelurahan Tingkat Kota Banjarbaru tahun 2019 dan lomba TPS Gembira dalam rangka Pemilu 17 April lalu. (rico)

Reporter:rico
Editor:bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HUT BANJARBARU

Geber Motor Custom, Paman Birin-Nadjmi Cs Konvoi di Hari Jadi ke-20 Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aksi konvoi motor custom Paman Birin bersama Nadjmi Adhani di Hari Jadi ke-20 Kota Banjarbaru, Jum’at (19/4/2019). foto: humpro banjarbaru
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Jum’at siang 19 April 2019, Kota Banjarbaru tampak lebih meriah dari biasanya. Perayaan Hari Jadi ke-20 Kota Banjarbaru meriah terpusat di depan Balaikota di lapangan Murjani.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-20 Kota Banjarbaru dihadiri Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, Sekdako Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi dan Ketua DPRD Kota Banjarbaru H AR Iwansyah.

Sejumlah kepala daerah se Kalimantan Selatan berbaur bersama mantan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, kepala SKPD, Camat, Lurah se Kota Banjarbaru dan tamu undangan lainnya.

Dua dekade dan berbagai inovasi selama kepemimpinan Nadjmi dan Jaya di tampilkan melalui videotron berukuran besar.

Namun sebelum itu, ada moment menarik saat kehadiran para pejabat daerah di acara tersebut. Gubernur Kalsel bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, Walikota Banjarbaru, Wawali Banjarbaru dan Ketua DPRD Banjarbaru melakukan konvoi menuju lokasi acara.

Rombongan berkonvoi dengan menggeber motor custom klasik. Mengenakan seragam sasirangan bermotif senada. Semuanya memukai tamu undangan maupun pengunjung puncak peringatan hari jadi.

Tiba di muka panggung utama, Gubernur, Walikota, Wawali dan Ketua Dewan melepas helm masing-masing. Mereka lalu menyapa para tamu dan warga yang memadati depan Balaikota Banjarbaru.

Ketua Panitia Hari Jadi ke 20 Kota Banjarbaru, Drs H Said Sobari menyampaikan berbagai kegiatan dan lomba diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 20, bersama seluruh lapisan masyarakat bersatu bersama-sama memeriahkan hari jadi Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan, di usia yang ke-20 tahun, Kota Banjarbaru terus bersemangat untuk berbenah dan menata diri dengan segala daya upaya menuju kota yang ramah dan nyaman bagi penduduknya.

Visi “Mewujudkan Kota Banjarbaru Sebagai Kota Pelayanan Yang Berkarakter”, kota ini berupaya dan berencana dengan seksama melalui tahapan yang sistematis dan terbuka untuk mewujudkan visi itu. “Duapuluh tahun bukan waktu yang singkat bagi Kota Banjarbaru meniti kemandirian sebagai daerah otonom,” ujar Nadjmi.

“Saya dan pak Darmawan Jaya Setiawan, sudah melewati tahun ketiga mengemban amanah membangun Banjarbaru, tepatnya 3 tahun, 2 bulan, 3 hari, memimpin Kota Banjarbaru tercinta ini, bahu membahu menghadirkan banyak perubahan positif untuk kota ini,” beber Nadjmi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin mengatakan bahwa kedatangannya di Harjad sebagai bentuk apresiasinya kepada Pemkot Banjarbaru.

“Banjarbaru kelihatan hasil pembangunannya. Apalagi kota Banjarbaru ini sering disebut miniaturnya Indonesia, lantaran beragam masyarakatnya,” pujinya. Paman Birin juga turut menyoroti pemilihan tagline Banjarbaru yang mendeklarasikan sebagai Banjarbaru Pemenang.

“Jangan bermimpi jadi pemenang, kalau tidak memiliki nilai juang. Nah ini saya lihat jadi spirit kota Banjarbaru untuk bergerak menjadi pemenang,” sebutnya.

Setelah Walikota dan Gubernur berikan sambutan, Nadjmi meminta tamu untuk maju ke depan menari tarian Baegal Banjarbaru.

Meski hujan turun, aksi tarian baegal massal sukses membuat suasana halaman Balikota riuh.

Nadjmi menyebutkan tarian Baegal salah satu simbol kebudayaan atas keberagaman Banjarbaru. Makanya ia menyematkan tarian Baegal dalam kegiatan ini. Acara ditutup dengan pelepasan balon sebagai penanda penutup kemeriahan puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru. (rico)

Reporter:rico
Editor:bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->