Connect with us

News Video

300 Kg Sabu Jaringan Malaysia Dimusnahkan Polda Kalsel

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu tangkapan dari jaringan Malaysia-Kaltara-Kalsel di kantor Satpas Ditlantas Polda Kalsel, Rabu (2/9/2020).

Sabu dengan berat hampir 300 kilogram tersebut dimusnahkan dengan cara diaduk dengan air detergen dan campuran bahan kimia sianida dengan menggunakan truk pengaduk beton. Cairan tersebut dituang ke dalam sebuah lubang yang kemudian ditimbun kembali dengan menggunakan eksavator.

Sebelumnya diberitakan , publik digegerkan dengan pengungkapan ratusan kilogram sabu yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel dihalaman salah satu hotel di kawasan Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Kamis (6/8/2020).

Barang haram tersebut diduga berasal dari Malaysia yang dibawa melalui Kaltara yang kemudian akan diedarkan di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Dalam operasi tersebut kepolisian berhasil mengamankan 4 orang tersangka yang merupakan kurir dan penerima batang. (kanalkaimantan.com/putra)



 


Reporter: Putra
Editor: Andy
Motion Graphic: Yuda

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

News Video

Penegakan Hukum Disiplin Protokol Kesehatan Kota Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

News Video, Penegakan Hukum Disiplin Protokol Kesehatan Kota Banjarmasin. Foto: Grafis/yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah melalui sosialisasi selama tiga pekan, Pemko Banjarmasin resmi memberlakukan Perwali Nomor 68 Tahun 2020 mulai Selasa (1/9/2020).

Perwali ini mengatur tentang penegakan hukum disiplin protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah kota Banjarmasin. Perwali ini akan berlaku hingga Kota Banjarmasin dinyatakan zona hijau dari Covid-19.

Pantauan Kanalkalimantan.com di pasar Pekauman, jalan Rantauan Darat, Banjarmasin Selatan, aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kota Banjarmasin mendapati masyarakat yang tidak kenakan masker. Alhasil, warga itu pun dikenakan sanksi, dari teguran hingga sanksi fisik seperti push up.

Sementara itu, saat meninjau lokasi razia di Pasar Pekauman, Dandim 1007/ Banjarmasin Kolonel Czi M Leo Ardiansa Saragi mengatakan, sanksi bertujuan agar memberikan efek jera kepada masyarakat. Karena, menggunakan masker bertujuan untuk melindungi dirinya sendiri dan orang lain.



Dandim menambahkan, nama-nama masyarakat yang terjaring akan masuk database yang dicatat oleh aparat Satpol PP Kota Banjarmasin. Nantinya, jika didapati mengulang kesalahan yang sama, maka tidak menutup kemungkinan akan diberikan sanksi berupa denda Rp 100 ribu.(kanalkalimantan/Fikri)

 

Reporter: Fikri
Editor: Andy
Motion Graphic: Yuda


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->