Connect with us

Sport

360 Starter Ikuti 17 Kelas di Kejurda Bupati Cup Race 2019

Diterbitkan

pada

Panitia Kejurda Bupati Cup Race 2019 di sirkuit Batuah Buntok. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BUNTOK, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bupati Cup Race 2019 dihelat di sirkuit Batuah Buntok, seri terakhir untuk Kejurda di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun ini.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurda Bupati Cup Race 2019 Eddy Purwanto mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Barsel menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Kejurda kali ini.

“Kita sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Barsel diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah,” kata Eddy Purwanto, di sirkuit Batuah Buntok Sabtu (30/11).

Ia mengungkapkan, peserta Kejurda kali ini di luar ekspektasi pihaknya. Prediksi pihaknya peserta yang ikut sekitar 200-250, namun respon dari para starter hingga 360 pendaftar di Kejurda kali ini.



“Ini sudah melebihi target kami dan ini sangat luar biasa bagi kami karena respon dari para pebalap yang ikut lebih dari target yang kami harapkan,” beber Eddy.

Lebih lanjut olehnya bahwa pihaknya juga sangat berterimakasih atas dukungan segala pihak, baik pemerintah daerah, perusahaan dan pihak lain yang ikut mendukung dan membantu kegiatan ini hingga terlaksana.

“Kita ucapkan terimakasih atas dukungan segala pihak, hingga acara ini dapat terlaksana,” ucap Eddy.

Ia sangat berbangga atas banyaknya partisipasi dari kawan-kawan yang ikut hadir dalam ajang kali ini, selain dari Kalteng ikut pula bahkan dari Kalsel hingga Kaltim meramaikan acara kali ini. Selain itu untuk Kejurda kali ini di akui oleh PP IMI untuk mencetak rekor dalam Seri Kelas yang membuka kelas balap hingga 17 kelas.

“Kita patut berbangga karena banyaknya partisipasi yang ikut meramaikan hingga dari Kalsel dan Kaltim bahkan dengan full tim, selain itu pengakuan dari IMI pusat bahwa Kejurda kita mencetak rekor dengan mengadakan 17 kelas,” ujar Eddy.

Ditambahkan untuk kegiatan hari ini pihaknya memasuki babak kulaifikasi untuk menentukan babak starting grid besok, dimana akan menentukan posisi masing-masing pebalap di babak final.

“Jadi hari ini masuk kualifikasi penentuan starting grid untuk besok langsung memasuki babak final,” pungkas Eddy. (digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sport

eSport  Cup HSU 2020, Ajang Gamers Lokal Unjuk Aksi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ajang eSport yang berlangsung selama dua hari pada 8-9 Agustus 2020, diikuti sedikitnya 50 tim se Kabupaten HSU. foto; dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gamers alias pecinta game online di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diberi ruang menunjukkan bakat unjuk kebolehan bertarung virtual.

Seperti yang baru saja digelar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) bertajuk eSport Cup HSU 2020.

Ajang eSport yang berlangsung selama dua hari pada 8-9 Agustus 2020, diikuti sedikitnya 50 tim mulai dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi se Kabupaten HSU.

Kepala Disporapar HSU H Fajeri Rifani mengatakan, kegiatan eSport Cup HSU 2020 dinaungi Disporapar HSU digelar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75.



“Secara fisik banyak kegiatan pertandingan olahraga tidak dilaksanakan, namun kami dari Disporapar HSU tetap melaksanakan kegiatan game online, seperti catur, kartu bridge dan game PUBG,” kata Fajeri.

Event eSport ini tidak hanya sekedar bermain game online namun ada sisi positif lain yang dapat diambil seperti melatih kecerdasan strategi dan kerjasama tim dalam bermain.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, kedepannya akan ditingkatkan kegiatan event ini untuk para remaja di HSU,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua eSport HSU Muhammad Maulana mengakui antusias gamers di HSU untuk mengikuti event eSport Cup HSU ini cukup tinggi. Dimana endaftaran dibuka hanya untuk 25 tim, namun diubah menjadi 50 tim karena banyaknya yang ikut ambil bagian.

“Melebihi perkiraan kami, awalnya 25 tim yang akan kami pertandingkan, malah menjadi 50 tim yang ikut serta, itupun masih banyak yang tidak bisa ikut,” ujar Maulana.

Ia menambahkan alasan memilih game PUBG, karena Player Unknown Bettelgrounds (PUBG) menyesuaikan momen dalam rangka HUT Kemerdekaan RI.

“Kerena tidak semua game masuk kategori eSport, ada banyak game yang hanya sekadar hiburan,” kata Maulana. Pihaknya berharap eSport selain game PUBG  bakal diadakan secara berkelanjutan dengan berbagai macam ketegori game, seperti Mobile Legend dan Free Fire.

“Tentunya menjadi game sebuah prestasi, bukan hanya bermain game sekadar membuang waktu saja, karena sekarang sudah ada jenjang lomba eSport hingga level dunia,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Sepak Bola

Coret 11 Pemain, Shin Tae-yong Genjot Persiapan Timnas U-19  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Suasana latihan timnas U-19 di Jakarta kemarin (11/8/2020). Foto: PSSI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Jelang menghadapi event besar sepak bola di level usia 19 tahun, timnas Indonesia bersama pelatih asal Korsel Shin Tae-yong terus memantapkan persiapan melalui pemusatan latihan.

Seperti diketahui, timnas U-19 digembleng di TC ini untuk mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang akan berlangsung 14-31 Oktober di Uzbekistan. Garuda Muda berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.

Dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (10/8/2020), pelatih Shin Tae-yong telah mencoret 11 nama dari daftar pemain yang telah mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, setelah mendapat informasi dari pelatih Shin Tae-yong, 11 pemain ini dikembalikan ke klub. “Sisa pemain yang ada akan mengikuti TC hingga kami berangkat ke luar negeri (Korea Selatan/Eropa),” katanya.



Tactical briefing timnas U-19 bersama Shin Tae-yong dan tim pelatih. Foto: PSSI

Sementara itu, pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong mengatakan, 11 pemain ini memang tidak dipilih melanjutkan TC bersama Timnas U-19 . Meski begitu, ia tetap mengikuti perkembangan 11 pemain itu, maupun pemain lainnya yang belum dipanggil ikut TC timnas U-19.

“Mereka tidak bisa dikatakan kalah bersaing, namun kami harus mengurangi dan memilih pemain yang akan lanjut ke TC selanjutnya terutama ke luar negeri (Korea Selatan/Eropa),” kata Shin Tae-yong.

“Pada pekan ini kami sudah memberikan peningkatan materi dalam latihan. Selain itu, kami juga akan mengasah mental dan terus memberikan nutrisi yang baik kepada pemain,” pungkas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Daftar 11 Pemain yang dipulangkan dari timnas U-19 Indonesia:

  1. Sutan Diego Zico (Persija Jakarta)
  2. Hamsa Medari Lestaluhu (Bhayangkara FC)
  3. Kartika Vedhayanto Putra (PSIS Semarang)
  4. Muhamad Rifaldo Lestaluhu (Mitra Kukar)
  5. Muhammad Darmawan (PPLP DKI)
  6. Arya Putra Gerryan S (Borneo FC)
  7. Figo Sapta Fahrezi (Persija Jakarta)
  8. Miftahul Husyen (Bhayangkara FC)
  9. Deka Muhammad Toha (ASAD 313)
  10. Mahmud Cahyono (PPLP DKI Jakarta)
  11. Alif Jaelani (Barito Putera).

(kanalkalimantan.com/andy)

Reporter : andy
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->