KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memakai baju serba hitam, demo digelar Aksi Kamisan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru, Kamis (30/9/2021) pukul 15.30 Wita.
Koordinator aksi, Ahmad Rizki mengatakan dalam aksi ini mereka mengenang kembali kilas balik pelanggaran HAM peristiwa 30 September 1965.
“Kami mengenang pelanggaran-pelanggaran HAM yang sering disebut G30SPKI yakni pembunuhan, pemusnahan, perbudakan, pengusiran atau pengusiran penduduk secara paksa, perampasan kemerdekaan atau kebebasan fisik lainnya secara sewenang-wenang, penyiksaan, pemerkosaan atau kejahatan seksual, penganiayaan dan penghilangan orang secara paksa,” katanya.
“Aliansi BEM se-Kalsel ini juga menilik mengenai pemberhentian 56 pegawai KPK dengan dalih terkontaminasi paham Taliban, kemudian direkrut menjadi ASN Polri agar bisa dikontrol negara,” sambungnya.
Baca juga : Sepak Terjang PKI di Kalsel, Murka Soekarno pada Hasan Basry Gara-gara Menolak Nasakom (1)
Kegiatan ini diikuti dari BEM Uniska, BEM Universitas Ahmad Yani, BEM Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, BEM ULM, dan BEM STIKER Borneo Lestari
Pada aksi ini para seluruh anggota secara bergantian melakukan orasi dan puisi di atas mimbar bebas. Hingga saat ini, aksi masih berlangsung. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Fakta terbaru terkait dugaan rudapaksa oleh tersangka Jumran, anggota TNI Angkatan Laut… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sejumlah pihak menyuarakan dugaan tindak femisida dalam kasus pembunuhan wartawati media daring… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menyatakan komitmennya untuk mengawal proses… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MUARA TEWEH – Di kala perayaan sukacita Idulfitri masih berlangsung, para insan PLN Unit… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kawanan Jurnalis di Banjarbaru bersama mahasiswa dan organisasi menggelar aksi solidaritas mengawal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Proses penyidikan kematian tak wajar wartawati media online di Banjarbaru, Juwita yang… Read More
This website uses cookies.