Connect with us

ACT KALSEL

Aksi Solidaritas Pemuda Kalsel untuk Korban Tsunami di Banten dan Lampung

Diterbitkan

pada

Aksi penggalangan dan untuk korban tsunami di Banten dan Lampung Foto : rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Aksi solidaritas untuk menolong korban tsunami di Banten dan Lampung terus digalang sejumlah pihak. Termasuk para mahasiswa dari Forum Studi Islam (FSI) Ulul Albab FMIPA ULM, Minggu (30/12). Bersama dengan Aksi Capat Tanggap (ACT) melalui Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Korda Banjarbaru, mereka menggalang dana bertempat di Masjid Al Baytar ULM, Jalan Unlam III Banjarbaru.

Menurut Ketua Umum FSI Ulul Albab  FMIPA UNLAM Muhammad Rais, acara yang dikemas dalam muhasabah akhir tahun ini, diyakini berbeda dari kegiatan penggalanga dana yang dilakukan oleh kebanyakan orang lainnya. Mengingat digelar di lingkungan masjid dengan menyasar mahasiswa dan umum di kampus ULM itu sediri.

“Alhamdulillah ada donasi yang terkumpul  Rp 1.770.400 walaupun nominalnya tidak terlalu besar namun semoga dapat bermanfaat untuk korban tsunami Banten, lampung, Selat Sunda pada 22 Desember yang lalu,” harapnya.

Sementara itu Perwakilan ACT Kalsel Afik Bagustiana mengatakan sangat berterimakasih kepada FSI Ulul Albab  FMIPA UNLAM yang sudah ikut peduli dan berupaya menggalangkan dana untuk korban tsunami di Banten lampung dan Selat Sunda.



“Adapun bantuan yang kami terima pada hari ini, akan langsung kami sampaikan untuk korban-korban bencana yang berada di Banten, Lampung Selat Sunda dan sekitarnya,” akunya.

Ditambahkan Afik, dalam beberapa hari kedepan pihaknya juga akan melakukan aksi menggalangkan dana kembali di kawasanTaman Air Mancur Van Der Pijl Banjarbaru dengan menggandeng beberapa fakultas, organisasi dan komunitas lainnya.

“Pada Jum’at (4/1) sampai dengan Sabtu (5/1) nanti kita juga akan kembali mengadakan penggalangan dana dikawasan Taman Air Mancur Van Der Pijl Banjarbaru,” pungkasnya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ACT KALSEL

Mahrita Terpaksa Ngutang demi Penuhi Kebutuhan Keluarga

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mahrita, warga Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat. foto: act kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Senyum merekah terpancar dari wanita berjilbab hijau. Ia terlihat begitu bahagia saat relawan Rumah Yatim Area Kalimantan Selatan memberinya bantuan, Kamis (15/7/2020) lalu.

Diketahui, wanita berusia 50 tahun itu bernama Mahrita, seorang warga Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Di usia sudah setengah abad, ia masih harus menjalani kehidupan yang pilu karena di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.  Mahrita harus membesarkan ketiga anaknya seorang diri, sejak berpisah dengan suaminya 25 tahun lalu.

Baca juga: STOP PRESS. Pengendara Motor Tewas di Jalan A Yani Km 33, Diduga Laka Tunggal



 

Mahrita hanyalah seorang buruh harian, sementara anak pertamanya kini tak lagi bekerja karena terdampak pandemi Covid-19. Sementara anak keduanya hanyalah seorang tukang parkir dengan penghasilan yang tak seberapa. Akhirnya dengan terpaksa Mahrita seringkali meminjam uang kepada para tetangga. Semua itu ia lakukan demi mencukupi kebutuhan makan anak dan kedua cucunya.

“Dengan kondisi seperti itu, ibu Mahrita terpaksa menitipkan anak bungsunya ke salah satu panti asuhan yang ada di Palangka Raya, karena tidak mampu membiayai sekolah dan hidup anaknya,” tutur Lingga, relawan Rumah Yatim Kalsel.

Baca juga: ‘Sakit Kepala’ Petarung Independen di Pilkada 2020, Calon Parpol Mulai Lobi Limpahan Suara!

Melihat kondisi ekonomi Mahrita, keluarga ini layak mendapatkan santunan gharimin yang disalurkan oleh Rumah Yatim Kalsel. bantuan tersebut disalurkan untuk membantu melunasi hutangnya. Karena demi bertahan hidup, ia rela berhutang kepada tetangga.

Ibu Mahrita begitu bahagia atas bantuan yang disalurkan Rumah Yatim, karena dengan santunan ini Ibu Mahrita dapat meringankan beban hidup keluarganya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim yang telah memberikan santunan ini kepada saya, semoga mendapatkan keberkahan dan dilancarkan rezekinya oleh Allah SWT,” ucapnya. (actkalsel)

Reporter : actkalsel
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

ACT KALSEL

Penuhi Panggilan Kemanusiaan, Relawan MRI-ACT Turut Tangani Banjir Tanah Laut

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

relawan MRI-ACT memberikan bantuan kepada korban banjir di Tanah Laut Foto: act
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – Banjir yang melanda Kabupaten Tanah Laut sejak Sabtu (11/7/2020) kemarin, menyebabkan 1.349 rumah terendam. Ribuan keluarga terpaksa bertahan atau bahkan memilih untuk mengungsi. Dilaporkan juga beberapa ruas jalan dan jembatan terputus aksesnya.

Merespon hal tersebut, relawan MRI-ACT Tanah Laut bersegera ikut membantu warga yang terdampak banjir. Fuad Amin selaku Ketua MRI-ACT Tanah Laut bersama anggota lainnya sejak Sabtu (11/7) sore ikut berjibaku membantu mengevakuasi warga. “Warga mulai mengungsi ke rumah saudara yang tidak terdampak, lumayan sih ketinggian air sudah ada yang sampai dada orang dewasa,” ujar Fuad.

Malamnya, tim emergency response ACT-MRI Kalsel juga segera meluncur ke lokasi. Bersama BPBD, tim segera mendirikan posko. “Rencana, hari ini (12/7) akan dibuka dapur umum untuk warga,” terang Muhammad Riadi, Komandan Rescue ACT-MRI Kalsel.



Riadi menambahkan bahwa saat ini kebutuhan mendesak warga adalah makanan siap saji, obat-obatan, sembako, dan selimut. (Kanalkalimantan.com/act)

Reporter : act
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->