Connect with us

Kota Banjarmasin

Almarhum Irwan, Korban Kebakaran Pasar Batuah Kuripan Dimakamkan di Alkah Landasan Ulin

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Korban meninggal dunia dari musibah kebakaran Pasar Batuah Kuripan yakni Irwan Danil Rosyid (35) dibawa ke rumah orangtuannya di jalan Jafri Zamzam Komplek Grawiratama RT 39 Belitung Selatan, Banjarmasin, Rabu (13/11) pagi.

Dari pantauan di rumah duka, pelayat bergantian ke rumah duka mendo’akan almarhum Irwan, baik dari keluarga, sanak saudara maupun rekan kerabat almarhum.

Saat ditemui Kanalkalimantan di rumah duka, salah satu paman Irwan yaitu Agus bercerita, awal mulanya, keponakannya itu tengah menolong istri dan mertuanya keluar dari rumah saat musibah kebakaran terjadi di Pasar Batuah, jalan Veteran Kelurahan Kuripan pada Selasa (12/11) sore.

Saat hendak menolong keponakannya, Irwan tidak sengaja menyentuh kabel antena televisi yang berdekatan dengan atap seng. Apalagi, saat itu tengah terjadi hujan yang cukup lebat.



“Saat itu menyelamatkan keluarga dan mertuanya keluar dari rumah. Kemudian kembali lagi untuk menolong yang lain, secara spontan dan tidak sengaja memegang itu (antena televisi),” kata Agus saat berada di rumah duka, Rabu (13/11) pagi.

Baca: Satu Korban Jiwa dan 15 Rumah Hangus dalam Kebakaran di Pasar Batuah Kuripan

Tak ayal, derasnya hujan diduga adanya aliran listrik yang terhantar melalui antena televisi itu, membuat Irwan terpental dan nyawanya tidak dapat diselamatkan. “Dia (Irwan) tidak sempat tertolong. Sempat diberi pertolongan dengan pengait kayu, cuma Irwan sudah tiada,” tambah Agus.

Sementara orangtua Irwan, Santoso mengaku, dirinya tidak memiliki firasat apapun sebelum kematian sang anak. “Tidak ada firasat apa-apa,” kata Santoso.

Selama hidupnya, Santoso dikenal sebagai anak yang baik dan berbakti. “Selama hidupnya Alhamdulillah baik,” singkatnya.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, Santoso awalnya tidak menyangka bahwa sang anak turut menjadi korban jiwa lantaran kesetrum. “Iya awalnya kaget. Saya kira biasa-biasa saja, setelah ke RS Bhayangkara baru kaget. Istrinya yang mengabari saya,” katanya sambil berlalu.

Sebelum dimakamkan di alkah keluarga di jalan Golf Landasan Ulin, Banjarbaru, almarhum Irwan disholatkan di mushola Al Azhar tak jauh dari rumah orangtuanya. Dari pantauan, keluarga maupun kerabat berbondong-bondong mensholatkan Irwan sebelum diantar ke pemakaman. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarmasin

AWAS. Denda Rp100 Ribu Bayangi Pelanggar Protokol Kesehatan di Banjarmasin!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemko Banjarmasin menetapkan sanksi denda kepada pelanggar protokol Covid-19 Foto : fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin resmi menetapkan beberapa sanksi termasuk berupa denda terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan. Di antaranya tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi membeberkan, bahwa sanksi tersebut sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarmasin Nomor 60 tahun 2020. Dalam buku pedoman pelaksanaan dan penegak hukum protokol kesehatan pada masa pendemi Covid-19.

“Warga yang melanggar harus membayar denda sebesar Rp 100 ribu,” beber Machli, Senin (10/08/2020) siang.

Namun, menurutnya, sanksi berupa denda uang tunai itu bukanlah sanksi yang diutamakan. Karena, masih ada sanksi lain sebelum denda tersebut dikenakan kepada pelanggar.



“Ada beberapa sanksi lain selain denda, yakni berupa sanksi lisan, tertulis, atau sanksi menjalankan pekerjaan sosial seperti membersihkan tempat fasilitas umum,” jelasnya.

Machli menerangkan, sebelum mengenakan denda, pihaknya terlebih dahulu mengedepankan upaya persuasif dan edukatif kepada si pelanggar. “Memang sanksi denda ini sudah ditetapkan Pemko, ini adalah upaya terakhir. Tidak serta merta kita langaung menerapkan denda ini. Kita akan mengedepankan upaya persuasif dalam mengedukasi masyarakat tentang perwali ini,” jelasnya.

Kendati bagitu, mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu mengatakan, dalam Perwali tersebut belum diatur akan dikemanakan uang hasil denda tersebut. Uang denda yang akan terjadi sumber pendapatan atau ke kas daerah, dan masyarakat membayarnya melalui e-tilang.

Di samping itu, ia berpendapat, bahwa penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan itu merupakan dorongan bagi masyarakat agar selalu taat dan disiplin menjalankan upaya untuk menghindari paparan Covid-19. Machli mengaku, saat ini pihaknya tengah gencar-gencarnya melakukan sosialisasi terkait hal tersebut kepada warga yang tinggal di kota Banjarmasin.

“Dalam penegakan disiplin ini, nanti kita sosialisasikan terlebih dahulu secara berjenjang kepada warga,” ujarnya.

Sedangkan untuk aparat pengawasan serta penegakkan Perwali tersebut pihaknya akan memakai petugas dari Satpol-PP Kota Banjarmasin dibantu dengan aparat dari TNI-Polri.

“Dalam penerapannya kita menugaskan aparat gabungan untuk bisa mengawasi penerapan disiplin protokol kesehatan ini di masyarakat,” tandas Machli. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan, Mahasiswa UMM Bagikan Masker dan Vitamin C

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

mahasiswa UMM Malang memberikan ‘new normal kit’ kepada masyrakat untuk mengingatkan apa yang harus dibawa dalam keseharian. Foto: tim PMM Kelompok 52
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 52 periode 4, bekerjasama dengan tim Promosi Kesehatan Puskesmas 9 November Banjarmasin, menggelar gerakan peduli kesehatan pada masa adaptasi baru atau juga dikenal new normal. Kegiatan berupa penyuluhan terkait pentingnya menjalankan protokol kesehatan di di Pasar Pengambangan, Banjarmasin, Kamis (6/8/2020).

Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi masyarakat menggunakan media pengeras suara di masjid Al-Karramah. Pemilihan masjid ini dikarenakan satu lingkup dengan pasar sehingga edukasi mengenai masa adaptasi baru tersampaikan secara meluas.

Menurut Meilia Aisya, selaku koordinator kelompok 52 dengan dosen pembimbing lapangan Yaris Adhial Farjrin, mengatakan, PMM Bhaktimu Negeri mengatakan, tingkat kasus Covid-19 di Banjarmasin terus meningkat.

“Memasuki masa adaptasi baru bukan berarti kehidupan kembali normal seperti sebelum pandemi, tetapi masyarakat harus konsisten menerapkan protokol kesehatan hingga saat ini,” katanya.



Tidak hanya pemerintah dan tenaga kesehatan, masyarakat juga memiliki peranan penting dalam memutus rantai penularan virus corona.

Oleh karena itu, para mahasiswa diantaranya Meilia bersama Siti Nurlaili, Nadia Nabilah, Andi Ika Patriasih, dan Andi Zainuddin Japeri, memberikan pemahaman mengenai protokol kesehatan selama masa adaptasi ini.

“Pasar Jejumput di wilayah Pengambangan menjadi sasaran kami dalam memberikan edukasi kepada pedagang maupun pembeli yang belum menerapkan protokol kesehatan. Kami mengingatkan pentingnya menggunakan masker dan menjaga jarak di pusat perbelanjaan khususnya pasar selama masa adaptasi baru,” terangnya.

Edukasi secara langsung dengan memberikan pamflet berisi tentang protokol kesehatan dan hal-hal yang perlu dilakukan selama masa adaptasi baru.

“Tim kami juga memberikan New Normal Kit berisi handsanitizer, masker kain, vitamin C serta pamflet. Pembagian tersebut turut diberikan edukasi secara verbal kepada para pedagang, sehingga mereka memahami apa saja yang harus selalu dibawa selama new normal,” katanya.

Pembagian brosur juga dilakukan untuk mengajak masyarakat mengikuti Instagram Live yang akan diselenggarakan keesokan harinyadengan tema “Peranan Masyarakat dalam Menangani Covid-19” bersama narasumber dari bagian promosi Kesehatan Puskesmas 9 Nopember.

Harapannya masyarakat dapat ikut serta dalam upaya memutus rantai penularan serta mampu menerima informasi faktual yang disampaikan dan ikut serta dalam mengedukasi orang terdekat seperti keluarga ataupun tetangganya. (Kanalkalimantan.com/rls)

 

Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->