Connect with us

Dispersip Kalsel

Anda Penyuka Anggrek? Ikuti Talkshow Virtual Anggrek Nusantara

Diterbitkan

pada

Dispersip akan melaksanakan Talkshow Virtual “Anggrek Nusantara" pada Rabu (21/10/2020). foto: dispersip kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMAMNTAN.COM, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan merupakan pusat persebaran anggrek khususnya di sepanjang pegunungan Meratus.

Keanekaragaman anggrek yang ada di Kalimantan Selatan merupakan kekayaan alam yang tak ternilai harganya sehingga perlu dipelihara dan dilestarikan. Anggrek saat ini di dunia merupakan salah satu tumbuhan yang terancam punah karena eksploitasi berlebih.

Bagi anda penggemar bunga anggrek, pada Rabu (21/10/2020) pekan depan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan akan melaksanakan Talkshow Virtual ke-18 mengangkat tema “Anggrek Nusantara Mengali Kekayaan, Keindahan, dan Potensi Untuk Kesejahteraan Bangsa”.

“Ini merupakan wujud transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Kita seperti tidak kehabisan ide untuk melakukan gebrakan demi gebrakan semangatkan mengiatkan literasi di Banua kita,” ujar Kadispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie.



Rencannya talkshow virtual itu akan membahasa tiga topik yaitu pemanfaatan dan pengembangan anggrek nusantara disampaikan oleh Dr Dewi Sukma SP MSi, dosen Bioteknologi Tanaman di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan juga sebagai peneliti anggrek nusantara.

Topik kedua yaitu keragaman, keindahan, dan potensi anggrek Kalimantan yang akan disampaikan  Ir Hj Rodinah MS, dosen Prodi Agronomi dan Kepala Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universita Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Akademisi ULM ini banyak bergelut didalam kultur jaringan anggrek hitam, anggrek tebu, anggrek bulan, serta kultur jaringan pisang talas.

Talkshow juga akan menghadirkan narasumber Romiyadi, owner Sahaja Orchids Bandung, juga dosen Prodi Agroteknologi di Universitas Winaya Mukti (Unwim) Sumedang, seorang pemulia tanaman anggrek, akan membahas topik teknik budidaya dan peluang sukses bisnis anggrek. (kanalkalimantan.com/bie)

Reporter : bie
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Dispersip Kalsel

Perkuat Fungsi Perpustakaan, Konsultan Perpusnas RI Berkunjung ke Kalsel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tim Konsultan Perpusnas RI kunjungan ke Perpustakaan Palnam. Foto : Dispersip Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebagai salah satu perpustakaan yang melaksanakan program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (PBIS), Perpustakaan Palnam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan mendapat kunjungan dari Tim Konsultan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, pada Kamis (8/10/2020).

Selain memonitor pelaksanaan program PBlS, kedatangan konsultan perpustakaan yang merupakan mitra Perpusnas RI ini, juga menggali dan mendiskusikan program yang telah dijalanakan, hingga perencanaan di tahun 2021.

Hal ini dilakukan, untuk penguatan peran perpustakaan, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat, melalui penggalakkan budaya literasi dan mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif, serta berkarakter, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024.

Selain itu, literasi yang digaungkan saat ini, tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis saja, namun juga dapat diterjemahkan sebagai kemampuan untuk mengatasi persoalan, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan.



Agar dapat memastikan transformasi dan inovasi ini tetap berjalan, diperlukanlah dukungan semua unsur dari tim sinergi provinsi, untuk mendorong lahirnya kebijakan keberlanjutan dan perluasaan program transformasi PBIS di tingkat kabupaten hingga desa.

“Peran para pemangku kepentingan di tingkat provinsi, serta komitmen dari pimpinan daerah, sangat penting dalam mendorong keberhasilan program prioritas nasional ini hingga ke tingkat kabupaten dan desa,” ungkap Nailu Farisya, Koordinator Wilayah Konsultan Perpusnas RI.

Didampingi Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie, Tim Konsultan Perpusnas RI melanjutkan monitring dan pendampingan pembuatan video cerita, terkait dampak pelaksanaan program PBIS di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sebagai perwakilan Kalsel yang sudah membuahkan hasil positif bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Perpustakaan Kabupaten HSU saat ini aktif mengimplementasikan PBIS, hingga mendapat bantuan dari Perpusnas RI, berupa komputer, pencetak, server, buku, rak buku. Termasuk dukungan untuk pengembangan kapasitas SDM berupa pelatihan bimbingan teknis.

“Mudah-mudahan kabupaten/kota yang lain, khususnya Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah dan Barito Kuala, yang mendapat bantuan sama seperti HSU, dapat lebih aktif mengimplementasikan PBIS untuk memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakatnya,” harap Bunda Nunung -sapaannya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Dispersip Kalsel

Dispersip Kalsel-ANRI Gelar Webinar Penyelamatan Arsip Lembaga Vertikal

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Webinar Penyelamatan Arsip Lembaga Vertikal di Provinsi Kalimantan Selatan yang akan dilaksanakan 15 Oktober 2020. Foto: dispersip
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berbagai gebrakan terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai salah satu lembaga kearsipan provinsi. Berkaitan dengan hal tersebut, Dipusipda Kalimantan Selan akan membahas strategi tersebut bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam acara “Webinar Penyelamatan Arsip Lembaga Vertikal di Provinsi Kalimantan Selatan” yang akan dilaksanakan 15 Oktober 2020.

Kegiatan ini akan mengudang seluruh lembaga vertikal di provinsi dan kabupaten/kota se Kalimantan Selatan dan Lembaga Negara sebagai induknya di pusat.

Sebagai pembicara dalam acara ini adalah Rudi Anton SH, MH, selaku Direktur Akuisisi Arsip Nasional Republik Indonesia dan Drs Tato Pujiarto selaku Koordinator Peyelenggaraan Arsip Statis di Lembaga Negara, Pemda, dan PTN Arsip Nasional Republik Indonesia.

Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie atau akrab dipanggil Bunda Nunung mengatakan, tujuan daripada webinar ini merumuskan strategi penyelamatan arsip lembaga vertikal di daerah. “Sebab peran dan kontribusi lembaga vertikal bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah Kalimantan Selatan,” tegasnya, Rabu (7/10/2020).



Ia mengatakan, sesuai dengan amanat UU 43/2009 pasal 22 ayat 4 Dipusipda wajib meaksanakan pengelolaan arsip statis yg diterima dari OPD, Lembaga Negara di provinsi dan kabupaten/ kota, perusahaan, orpol, ormas, dan perseorangan.

“Arsip statis adalah arsip yg memiliki nilaiguna kesejarahan sehingga dengan dikelolanya arsip statis berarti sejarah perjalanan Provinsi Kalimantan Selatan akan terekam dalam arsip statis yang dikelola tersebut,” jelasnya.

Sejarah Provinsi Kalimantan diisi oleh semua komponen yang berada di dalamnya. Dimana masing-masing menciptakan arsip. Salah satunya adalah lembaga vertikal baik yang berada di provinsi maupun kabupaten/kota se Kalimantan Selatan.

“Secara struktural, lembaga vertikal tersebut menginduk di bawah lembaga negara yang berada di Pusat, sedangkan secara fisik lembaga vertikal berada di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Memperhatikan hal tersebut, maka perlu dicari strategi penyelamatan arsip lembaga vertikal di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagaimana webinar yang akan digelar 15 Oktober mendatang. (Kanalkalimantan.com/ril)

Reporter : Ril
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->