Connect with us

Kota Banjarbaru

Angkat Eksistensi Kerajinan Purun Olahan Pengrajin di Banjarbaru, Vivi Zubedi Kolaborasi dengan Zaskia Sungkar

Diterbitkan

pada

Vivi Zubedi berkolaborasi dengan artis ibu kota Zaskia Sungkar, mempromosikan hasil kreatifitas pengrajin lokal Banjarbaru. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Desainer fashion muslim Vivi Zubedi terus berupaya mengangkat eksistensi kerajinan purun yang merupakan hasil olahan para pengrajin kota Banjarbaru. Khususnya, berasal dari Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka.

Terbaru ini, Vivi berkolaborasi dengan artis ibu kota Zaskia Sungkar, dalam mempromosikan hasil kreatifitas pengrajin lokal tersebut. Melalui sejumlah sesi pemotretan, keduanya tampil stylish berbalut busana muslim kekinian dengan menampilkan aksesori tas yang berbahan dasar purun.

Purun sendiri adalah tanaman sejenis rumput yang banyak ditemukan di rawa-rawa atau tanah payau. Penampang batang purun yang berongga-rongga seperti bambu itu, lazim digunakan untuk anyam-anyaman di beberapa wilayah Indonesia, tak terkecuali juga di Banjarbaru.

Bagi Zaskia Sungkar yang juga saat ini menggeluti profesi desainer di dunia fashion, aksesori berbahan dasar purun merupakan wujud dari fashion berkelanjutan atau disebut sustainability.



“Sebagai desainer, sustainability buat aku adalah sebuah keseimbangan. Karena sekarang fashion juga harus memperhatikan nilai-nilai etis untuk lingkungan dan manusia. Jadi, nggak hanya sekedar pakain bagus dan pantas saja,” katanya.

Istri Irwansyah itu menceritakan awal mula dirinya mulai menggeluti kreasi produk purun dari Banjarbaru. Bermula saat dirinya tergerak hati untuk membuat sesuatu yang tak hanya diperjual-belikan.

Berangkat dari niat itu, ia kemudian saling bertukar pikiran dengan Vivi yang lebih dulu bermain di ranah sustainability fashion.

“Disitu akhirnya klop, karena kami satu visi dan misi. Sudah lama sahabatan juga, jadi kenal karakter desain masing-masing, baik itu warna maupun gaya. Dia bisa meyakinkan aku. Dengan membeli koleksi aksesori berbahan purun ini, kita ikut mensejahterahkan kelangsungan hidup para pengrajin,” ujarya.

Disisi lain, Vivi Zubedi menerangkan bahwa selain mempopulerkan sustainability fashion dari aspek lingkungan. Hal ini juga tak lepas dari niatnya untuk memberdayakan masyarakat Banjarbaru melalui ekonomi kreatif.

“Jadi sustain secara socio-cultural, karena fashion sangat erat dengan dunia itu,” tegas istri calon Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin itu.

Wanita berdarah Timur Tengah ini menjelaskan bahwa dengan menjadikan pengrajin purun sebagai supplier para desainer, artinya secara tidak langsung telah membantu mata pencarian masyarakat Banjarbaru.

“Karena kerajinan purun ini benar-benar tumpuan ekonomi mereka. Jadi sustainable secara bumi, dan sustainbale secara sosial juga,” harapnya.

Pada 2019 silam, Vivi Zubedi telah menghantarkan kerajinan purun asal Banjarbaru dalam ajang fashion show di Jakarta. Saat itu, Vivi menggebrak industri fashion melalui koleksinya yang disebut The Purun Label in Collaboration with Vivi Zubedi.

Tak cukup di pentas nasional, Vivi berniat mengenalkan purun ke dunia internasional. “Tak hanya sampai di sini, saat ini saya sedang mencoba membuka jalan perdagangan internasional.

Sudah ada beberapa buyers mancanegara yang berminat untuk memasarkan purun di negaranya. Mohon dukungan dan doa seluruh pihak, karena keberhasilan produk ini adalah keberhasilan UMKM, ekonomi kreatif, dan keberhasilan bangsa Indonesia juga,” ujar Founder & Head Director Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia kala itu. (Kanalkalimantam.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

132 Nakes Sudah Disuntik Sinovac, Kadinkes: Tak Ada Gejala Keluhan Permasalahan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyuntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Kota Banjarbaru. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Meski di tengah situasi sulit akibat banjir, upaya pelaksanaan vaksinasi di Kota Banjarbaru terus berjalan.

Penyuntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Banjarbaru saat ini tengah dikhususkan kepada kalangan tenaga kesehatan (Nakes).

Pelaksanaanya tersebar di 22 fasilitas kesehatan (Faskes) terdiri dari 10 Puskesmas, klinik, dan rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru, Rizana Mirza mengatakan, hingga 18 Januari 2021 kemarin, setidaknya ada 132 orang yang sudah disuntik vaksin.
Ia memastikan bahwa vaksin asal China itu tak menimbulkan gejala ataupun permasalahan terhadap ratusan Nakes.



 

“Sudah 132 nakes yang mengikuti vaksinasi. Semuanya aman dan kondisi tubuhnya baik-baik saja,” kata Rizana, kepada Kanalkalimantan, Selasa (19/1/2021) pagi.
Ihwal pelaksanaan vaksinasi di Banjarbaru, menurut Rizana semuanya berjalan sesuai prosedur dan terjadwal. Meskipun ada beberapa kendala dalam proses administrasi yang perlu dievaluasi.

“Alhamdulillah, lancar saja. Kecuali kadang-kadang ada sedikit gangguan diaplikasi PCare-nya saat proses administrasi secara online,” bebernya.

Sebelumnya, Dinkes Banjarbaru mendata ada sebanyak 2.339 nakes yang akan menerima vaksin tahap pertama ini. Namun jumlah tersebut harus dipangkas menyisakan 1.953 nakes saja, lantaran sisanya tak memenuhi syarat sebagaiman ketentuan yang diatur Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Jadi ada 386 tenaga kesehatan di Banjarbaru yang tidak mengikuti vaksinasi tahap pertama. Karena terkendala komorbid. Lalu ada juga dari mereka yang pernah dinyatakan terkonfimasi Covid-19,” terang Kadinkes.

Merunut jadwal pelaksanaan vaksinasi di Banjarbaru, penyuntik vaksin terhadap kelompok nakes akan berlangsung dari Januari hingga Maret mendatang.

Kemudian dilanjutkan terhadap para tenaga pegawai pelayanan masyarakat. Misalnya, TNI, Polri, hingga pegawai negeri sipil (PNS).

Lalu, berakhirnya pada tahapan penyuntikan vaksin bagi masyarakat umum. Seluruh tahapan ini berlangsung dari April hingga tutup tahun 2021. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter: Rico
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Kalsel Bangkit, SMK Telkom Banjarbaru Galang Donasi Lewat Konser Amal Virtual

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

pagelaran konser amal SMK Telkom untuk korban banjir Kalsel Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Wujud keprihatinan atas korban banjir, SMK Telkom Banjarbaru berinisiatif lakukan penggalangan dana lewat ‘Konser Amal Virtual,’ Minggu (17/1/2021) pukul 19.30 -22.30 Wita.

Konser lewat aplikasi Zoom dan Youtube dimeriahkan oleh penampilan para siswa dan guru SMK Telkom Banjarbaru. Acara ini juga dihadiri secara virtual oleh Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Sindhu Aryanto.

Kepala Sekolah SMK Telkom Banjarbaru Dr Eko Suhartono, dalam sambutannya mengatakan, galang donasi ini sebagai bentuk inovasi yang dilakukan SMK Telkom Banjarbaru untuk mengubah sudut pandang orang bahwa pengumpulan donasi itu tidak hanya dilakukan dengan cara meminta sumbangan di pinggir jalan.

Melainkan ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk pengumpulan donasi, salah satunya adalah lewat konser amal virtual.
Selain itu beliau menambahkan tujuan dari acara ini adalah untuk mengajarkan siswa-siswi SMK Telkom Banjarbaru menjadi anak-anak yang memiliki rasa solidaritas yang tinggi. “Punya rasa empati yang luar biasa terhadap sesama dan mengajarkan bahwa apapun masalah yang dihadapi setidaknya kita sendiri harus berbuat,” tuturnya.



Dalam penampilan guru dan siswa-siswi SMK Telkom Banjarbaru sekitar 6 lagu akustik yang dibawakan dalam konser ini. Semuanya mendapat sambutan cukup hangat sedikitnya sekitar dari 300 penonton.

Selain menghadirkan acara musik, konser amal virtual ini, SMK Telkom Banjarbaru juga menghadirkan lelang hasil karya siswa. Dengan harga lelang yang berbeda-beda, salah satu karya siswa berbentuk lukisan dalam pigura laku terjual Rp 1.600.000.

Salah satu pembeli lelang, Widyatmoko mengungkapkan, dalam acara donasi ini adalah kegiatan donasi yang kreatif, karena selain bisa membantu para korban namun juga bisa memberikan hiburan bagi penonton.

“Konser amal virtual seperti ini sangat jarang diadakan di daerah Kalimantan Selatan, dan sangat mengapreasiasi acara galan donasi,” tuturnya.

Selain untuk menggalang dana, tujuan Konser Amal Virtual adalah untuk melatih siswa agar dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, percaya diri, dan rasa kepedulian terhadap sesama, serta melatih siswa untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah didapat.

Hal tersebut disampaikan M Rizki Pratama, salah satu Guru SMK Telkom Banjarbaru sekaligus Ketua Pelaksana Konser Amal Virtual. Rizki Pratama menginformasikan jumlah donasi sementara yang terkumpul hingga saat ini sebesar Rp24.456.100. dan akan terus bertambah hingga donasi ditutup nantinya.

Rizki menambahkan, SMK Telkom Banjarbaru masih menerima donasi baik itu berupa barang seperti makanan pokok / baju bekas layak pakai yang dapat langsung diantarkan langsung ke SMK Telkom Banjarbaru atau berupa uang yang bisa didonasikan pada Nomer Rekening (BNI) 0267664366 an. Ria Nur Handayani.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->