Connect with us

Kanal

Angkutan Sungai di Pelabuhan Tiwingan Riam Kanan Minim Pelampung Keselamatan

Diterbitkan

pada

Sebagian besar perahu yang mengantarkan wisatawan di Riam Kanan belum dilengkapi pelampung pengaman. Foto: Rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Kabupaten Banjar memang memiliki banyak tawaran untuk berwisata. Di Riam Kanan saja misalnya , terdapat banyak sekali pilihan destinasi yang bisa dikunjungi. Mulai Pulau Sirang, Pulau Pinus, Bukit Batas, Sei Luar Villa, Gunung Batu, hingga Bukit Tabuan. Namun sebagian besar objek wisata yang disuguhkan tersebut untuk bisa mencapai suatu tempat tujuannya, harus menggunakan perahu atau kapal tardisional yang berada di sebuah Pelabuhan Tiwingan.

Di sana, terlihat puluhan angkutan sungai atau danau di sebuah penyeberangan Riam Kanan  berjajaran dan bersusun rapi. Namun ketika Kanalkalimantan.com memantau beberapa kapal angkutan wisata itu, masih sedikit ditemui pelampung keselamatan yang tentunya merupakan sebuah kewajiban setiap kapal wisata untuk berjaga-jaga jika terjadi suatu hal yang tak diinginkan.

Ya, berbagai faktor penyebab utama kecelakaan kapal di antaranya akibat dari jumlah penumpang yang melebihi kapasitas angkut, faktor teknis, pengelolaan lalu lintas, human error, serta faktor alam seperti cuaca buruk, merupakan permasalahan yang sering dianggap sebagai penyebab utama dalam kecelakaan kapal.



Nampak dua dari 10 kapal yang berada di Pelabuhan Riam Kanan tersebut tidak menyediakan pelampung keselamatan. Sedangkan tujuh kapal dengan hanya 2-3 pelampung dan sisanya lagi menggunakan 1 pelampung keselamatan di setiap perahunya. Itu pun tak semua pelampung keselamatan memenuhi standar yang seharusnya. Sehingga hanya menjadi sebuah pajangan di kapal tersebut.

M Andri, salah seorang mahkoda kapal mengatakan tak begitu mengerti tentang pengadaan pelampung keselamatan yang ada di setiap kapal. Ada beberapa yang diberi dengan cuma-cuma oleh pemerintah, namun ada pula yang membeli sendiri ucapnya, sebagai jaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tak di inginkan. “Namun karena harga pelampungnya yang lumayan mahal makanya mungkin tidak setiap kapal mempunyai palampung ,” ungkapnya.

Salah seorang penyewa kapal, Muhammad Iqbal  dan 11 rombongan temannya yang ingin berpergian ke objek wisata Bukit Batas mengatakan agak sedikit khawatir juga jika terjadi suatu yang tak di inginkan. “Misalnya ketika kapal yang di tumpangi terbalik,  jika hanya menggunakan 2-3 pelampung tentunya tidak memenuhi dan harapannya hal tersebut menjadi sebuah perhatian bagi pemerintah Kabupaten Banjar yang mengelola objek wisata ini sebagai pertimbangkan keselamatan juga diutamakan,” harapnya. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

32 Tim Berlaga di Turnamen Mini Soccer Dandim 1011 Cup 2020

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Turnamen Mini Soccer Dandim 1011 Cup 2020 resmi dimulai. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 TNI digelar turnamen mini soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020 di lapangan Futsal HB 88, yang dibuka secara resmi Jum’at (25/9/2020) sore.

Mini Soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020, dilaksanakan selain mengembangkan olahraga juga mengusung misi lain yaitu misi kemanusiaan, charity sport for humanity. Pembukaan mini soccer dilakukan Dandim 1011/KLK Letkol Inf Ary Bayu Saputro disaksikan pejabat Kodim 1011/KLK, Danramil serta peserta turnamen mini soccer.

Dandim Kapuas memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang sudah hadir dan siap untuk bertanding dengan tim masing-masing. “Alhamdulillah open turnamen mini soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020 ini diikuti 32 klub termasuk dari provinsi tetangga Kalimantan Selatan, ini patut di apresiasi,” ungkap Letkol Inf Ary Bayu Saputro.

Menurut Dandim 1011 turnamen mini soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020 antar klub tersebut diselenggarakan selain dalam rangka menyambut HUT TNI Ke 75, juga memotivasi dan mensupport pembinaan olahraga mini soccer di Kabupaten Kapuas ini.



“Insyaallah melalui event seperti ini, akan lebih giat untuk berolahraga dan tidak memikirkan apalagi sampai terjerumus ke dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Dandim juga memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang sudah hadir dan siap untuk bertanding dengan tim masing-masing.

Menurutnya, turnamen mini soccer antar club tersebut diselenggarakan selain dalam rangka menyambut HUT ke-75 TNI, juga untuk memotivasi dan mensupport pembinaan olahraga khusus mini soccer disamping olahraga yang lain.

“Tetap semangat, jaga sportifitas dan selamat bertanding,” teriak Dandim Kapuas memberikan semangat.(kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: Ags
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Polisi Kirim Sampel Kebakaran Plaza Beringin Buntok ke Puslabfor

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Puing kebakaran 24 kios yang terbakar di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari. foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari, Polsek Dusun Sulatan (Dusel) mengirim sampel dugaan asal titik api ke Puslabfor Polri di Jakarta.

Kapolres AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Iptu Suranto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menghubungi SOPD terkait dalam hal ini Damkar Barsel sehingga bisa segera memadamkan api.

“Sekitar pukul 03:15 api sudah besar dan pada pukul 04:00 WIB api sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Barsel dibantu Damkar Plaza dan warga setempat,” kata Suranto kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya usai api berhasil dipadamkan pihaknya langsung mengamankan TKP dengan memberi police line di area TKP, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



 

Kapolsek Dusel Iptu Suranto (kanan). foto: digdo

“Kita sudah berikan police line mengamankan TKP untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kebakaran,” jelas Suranto.

Ia mengungkapkan terkait penyebab kebakaran pihaknya juga telah mengambil sampel yang diduga asal titik pusat api, sampel ini langsung dikirim ke Puslabfor Polri.

Baca juga: Lelap Dini Hari Warga Buyar, Api Lumat 24 Kios di Plaza Beringin Buntok

“Jadi terkait penyebab kebakaran sementara masih dilakukan penyelidikan sambil menunggu hasil kiriman sampel ke Jakarta, mudah-mudahan secepatnya kita mendapatkan hasilnya,” beber Suranto.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk 24 pemilik kios yang menjalani pemeriksaan, sekaligus pendataan apa saja kerugian mereka akibat kebakaran ini.

“Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan, namun untuk sementara pasca kebakaran ini untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materi saja,” pungkas Suranto. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->