Connect with us

Kota Banjarbaru

Antisipasi Tahanan Kabur, Ruang Tahanan Mapolsek Banjarbaru Timur Diperiksa

Diterbitkan

pada

Personel Polsek Banjarbaru Timur melakukan pemeriksaan ruangan serta penghuni tahanan, Selasa (29/09/2020). foto: humas polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Antisipasi hal yang tidak diinginkan, personel Polsek Banjarbaru Timur melakukan pemeriksaan ruangan serta penghuni tahanan, Selasa (29/09/2020).

Pengecekan dilaksanakan untuk memastikan kelayakan ruang tahanan serta pengamanan personel. Upaya ini merupakan atensi Kapolsek agar anggota yang melaksanakan tugas jaga selalu memperhatikan dampak negatif, adanya tahanan di Mapolsek.

“Jadi perlu adanya peningkatan dalam pengawasan keamanan ruangan tahanan serta penjagaan tahanan,” kata Plh Kapolsek Banjarbaru Timur Iptu Hadi Suprayetno.

Ia berharap kepada seluruh anggota, terutama personel yang melaksanakan tugas jaga (SPKT), selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, juga selalu respon cepata melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaanya, tas mau pun ransel, di saat jam kunjungan (besuk tahanan).



Tentunya sesuai dengan SOP, yang di lakukan dengan simpati dan humanis serta untuk tetap terapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Personel jaga harus selalu siap siaga untuk pengamanan Mapolsek, dan pengamanan penjagaan tahanan, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” tegas Plh Kapolsek. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kota Banjarbaru

Antisipasi Libur Panjang, Tempat Wisata Jadi Sasaran Utama Protokol Kesehatan Pemko Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pjs Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E Rondonuwu Foto: Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dalam mengantisipasi terjadinya penyebaran dan lonjakan kasus Covid-19, saat berlangsungnya libur panjang hingga beberapa hari ke depan.

Antispasi itu mencangkup seluruh tempat wisata, tempat hiburan, serta fasilitas publik yang ada di wilayah Banjarbaru. Tak hanya itu saja, bahkan, rekayasa arus lalu lintas juga telah dipersiapkan demi mengurai kepadatan di beberapa ruas jalan.

Pjs Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E Rondonuwu, menuturkan bahwa antisipasi utama selama berlangsung libur panjang ialah tempat-tempat wisata yang ada di Banjarbaru. Ia menekankan bahwa penerapan protokol kesehatan Covid-19 menjadi harga mati di seluruh lokasi tersebut.

“Sasaran utama protokol kesehatan yakni di Danau Seran, Danau Cermin, Amanah Borneo Park, dan tempat wisata lainnya. Untuk tempat hiburan seperti cafe dan karaoke itu menjadi sasaran Satpol PP dan Dinas Pariwisata,” tegasnya.



Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie, mengungkapkan bahwa untuk pihaknya sendiri bertugas memantau lokasi, khususnya area parkir di kawasan fasilitas publik yang biasanya dijadikan tempat berkumpulnya berbagai komunitas motor.

Lokasi yang menjadi sasaran yakni di bundaran Simpang Empat, Lapangan Murjani, kasawan Minggu Raya, hingga Jalan Pangeran Hidayatullah yang berada di Kecamatan Banjarbaru Utara.

“Atas perintah Pjs Wali Kota Banjarbaru, kami diminta membantu memantau lokasi keramaian khususnya agar menegur bagi komunitas-komunitas sepeda motor yang biasanya parkir di area-area tersebut. Hal ini bertujuan untuk memecah kerumunan,” terangnya, Rabu (28/10/2020).

Khusus untuk rekayasa arus lalu lintas, kata Yani, pihaknya belum ada rencana menerapkannya sementara waktu ini. Sebab, berdasarkan keputusan rapat beberapa waktu lalu, pihak Dishub dan Polres Banjarbaru lebih dulu melihat perkembangan situasi di lapangan.

“Untuk rekayasa lalu lintas, sementara ini belum ada rencana diterapkan. Itu tergantung situasi di lapangan. Saat ini kita fokus memberikan himbauan kepada komunitas yang parkir berkerumun di titik-titik tertentu agar menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Pemko Banjarbaru juga memfokuskan pemantauan di pusat perbelanjaan Q-Mall Banjarbaru. Rencananya, tim terpadu yang melibatkan sejumlah stakeholder di lingkungan pemerintah akan melakukan pemeriksaan protokol kesehatan secara rutin saat aktifivitas perberlanjaan tengah berlangsung. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Dua Pelanggaran Ini Jadi Target Satlantas Polres Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Satlantas Polres Banjarbaru mengedepankan upaya preventif dalam Operasi Zebra Intan 2020. Foto: Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Operasi Zebra Intan 2020 mulai digelar sejak Senin (26/10/2020). Khusus di kota Banjarbaru, ada dua jenis pelanggaran yang menjadi prioritas sasaran penindakan dalam operasi yang akan berlangsung hingga 8 November mendatang.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru AKP Apriyansa Sinatra mengatakan dua pelanggaran prioritas itu adalah pengendara melawan arus dan pengendara tidak memakai helm.

“Ini adalah tindakan represif yang menjadi prioritas utama untuk selama berlangsungnya Operasi Zebra Intan 2020. Operasi kali ini polanya hunting system atau patroli keliling. Jadi tidak melakukan razia di satu tempat,” kata Kasat Lantas Polres Banjarbaru, Selesa (27/10/2020) siang.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran utama yakni di U-turn ruas jalan yang dilintasi pengendara untuk memutar arah. Seperti di jalan A Yani, tepat di depan Pasar Bauntung Banjarbaru.



 

Meski demikian, AKP Aprianyansa menuturkan dalam operasi kali ini, pihaknya lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif ketimbang melakukan tilang pelanggaran.

“40 persen preemtif atau sifatnya edukasi, sosialisasi, 40 persen preventif atau pencegahan yang dilaksanakan dengan turjawali, yaitu pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, dan 20 persen penindakan dengan tilang dan sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan dalam operasi kali ini, pihaknya juga melakukan razia yang mengedepankan pendisplinan protokol kesehatan Covid-19. Seperti halnya menyasar pengendara yang tak menggunakan masker.

“Saya pribadi menilai masyarakat Banjarbaru sebenarnya sudah mulai disiplin menggunakan masker. Tetapi banyak juga yang menganggap kalau sudah pakai masker, maka tidak masalah kalau tidak menggunakan helm. Itu stigma yang berkembang di masyarakat dan itu salah. Jelas padangan seperti itu salah,” tegas Kasatlantas.

Satuan Polres Banjarbaru sendiri fokus memberikan sosialisasi dan pendidikan soal lalu lintas kepada masyarakat. Dibuktikan dengan adanya papan-papan imbauan yang ditampilkan selama perlaksanaan operasi razia berlangsung. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->