Connect with us

HEADLINE

APBI: Ekspor Batu Bara Dilematis

Diterbitkan

pada

Batu bara Foto : net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Keinginan pemerintah agar ekspor batu bara digenjot menjadi dilema karena produsen terikat kewajiban pasokan minimal untuk dalam negeri sebesar 25%.

Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Pandu Sjahrir mengatakan pemerintah sudah menginstruksikan agar para produsen batu bara bisa menambah porsi ekspornya sejak akhir tahun lalu. Hal tersebut bertujuan untuk memperbaiki neraca transaksi berjalan yang mengalami defisit cukup dalam.

Namun, para produsen memiliki kewajiban untuk memasok ke pasar dalam negeri atau domestic market obligation/DMO sebesar 25% dari produksi. Dengan demikian, apabila porsi ekspor ditambah, maka pasokan domestik pun harus ikut ditambah.

Yang menjadi masalah, kebutuhan batu bara di dalam negeri masih belum tinggi. Di sisi lain, apabila produsen batu bara tidak bisa memenuhi DMO minimal 25%, maka akan terkena sanksi pada tahun berikutnya.



“Disuruh genjot produksi sejak Desember tahun lalu, tapi urusan DMO gimana? Ini yang jadi susah,” katanya, baru-baru ini, seperti diwartakan tempo.co.id.

Seperti diketahui, Kementerian ESDM mempertahankan persentase kewajiban DMO tahun ini sebesar 25% dari produksi yang disetujui.

Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 78 K/30/MEM/2019, persentase minimal tersebut akan diwajibkan untuk para pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang telah memasuki tahap operasi produksi.

Bagi perusahaan yang tidak memenuhi persentase minimal DMO tersebut, akan dikenakan sanksi berupa pemotongan besaran produksi dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) tahun depan. Menteri pun dapat menunjuk langsung produsen batu bara untuk memenuhi kebutuhan pengguna batu bara yang kesulitan mendapat pasokan.

Adapun keputusan yang ditetapkan pada 6 Mei 2019 tersebut berlaku surut sejak 1 Januari 2019. Dengan persentase sebesar 25%, maka kewajiban DMO tahun ini minimal 122,28 juta ton. Pasalnya, persetujuan produksi yang diberikan Kementerian ESDM tahun ini sebanyak 489,13 juta ton.

Sepanjang tahun lalu, realisasi DMO sebanyak 115 juta ton. Jumlah tersebut lebih rendah dari target sebanyak 121 juta ton. Meskipun begitu, Kementerian ESDM menyatakan realisasi DMO tersebut telah mencukupi kebutuhan dalam negeri. (tmp)

Reporter:Tmp
Editor:KK


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Pemakaman Standar Protokol Covid-19, Wali Kota Nadjmi Dikebumikan di Taman Makam Bahagia

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Nadjmi Adhani. Foto: dok.pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia di usia 50 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir dengan status pasien Covid-19, saat sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Pria kelahiran Banjarmasin tersebut telah berjuang melawan infeksi Covid-19 selama lebih dari dua pekan dan pada Senin (10/8/2020) sekitar pukul 02.30 Wita, dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Banjarbaru Dedy Sutoyo, mengatakan bahwa Wali Kota akan dikebumikan di Taman Makam Bahagia, yang berlokasi di jalan A Yani Km 24, Kecamatan Landasan Ulin.

“Beliau akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia. Untuk waktunya, kita masih belum beritahu, karena masih koordinasikan dengan pihak keluarga,” katanya, saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Senin dinihari.



Ihwal proses pemakamannya nanti, kata Dedy, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat, Wali Kota Banjarbaru meninggal dunia dalam kondisi terpapar Covid-19.

“Tentu proses penguburannya nanti akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Semoga beliau diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala,” lanjut Dedy.

Nadjmi Adhani menjabat Wali Kota Banjarbaru sejak 2016 lalu dan akan mengakhiri masa periode pada 2021 mendatang. Memimpin roda pemerintahan bersama Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, sosok Nadjmi begitu dikenal masyarakat, khusus program inovasi yang digalakkannya selama beberapa tahun terakhir. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

BREAKING NEWS. Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Foto : dok.pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kabar duka menyelimuti kota Banjarbaru, Senin (10/8/2020) dini hari, Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, meninggal dunia berpulang ke Rahmatullah.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kepala BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie, melalui keterangan di press room Covid-19 awak media kota Banjarbaru.

“Innalillahiwainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, pukul 02.30 Wita di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Zaini saat dihubungi Kanalkalimantan.com mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah dalam perjalanan menuju rumah sakit. Termasuk, para pejabat pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.



Sebagaimana diketahui, Nadjmi telah menjalani perawatan selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit, setelah dinyatakan terpapar Covid-19 pada Juli lalu.

Pada Minggu (9/8/2020) siang, kondisi kesehatan Nadjmi sempat menurun, lantaran kadar oksigennya dinyatakan rendah. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->