Connect with us

KRIMINAL BARSEL

Arena Judi Dadu Digrebek, Polisi Ringkus Seorang Bandar, Lainnya Kocar-kacir

Diterbitkan

pada

Penangkapan perjudian dadu gurak oleh Polsek Gunung Bintang Awai dibantu Sat Reskrim Polres Barsel. Foto: polsek gunung bintang awai
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Para penjudi di pasar desa mingguan Tabak Kanilan dibuat kocar-kacir, menyusul arena judi dadu gurak digrebek anggota Polres Barito Selatan.

Tim Buser Sat Reskrim Polres Barsel bersama Unit Reskrim Polsek Gunung Bintang Awai melakukan penggrebekan judi dadu gurak pada Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB, di RT 9 RW 2 Desa Tabak Kanilan.

Arena judi dadu gurak ini diduga sudah lama dilakukan warga. Setiap kali pasar dibuka sekali dalam sepekan, warga memanfaatkannya dengan menggelar judi dadu gurak.

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Gunung Bintang Awai Iptu Rahmat Saleh S SH MH menjelaskan, pengrebakan arena judi dadu gurak ini berawal dari laporan masyarakat setiap hari pasar di Desa Tabak Kanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai, sering dimanfaatkan beberapa warga untuk melakukan perjudian dadu gurak.



Tersangka EKT, bandar judi dadu yang dibawa ke Mapolsek Gunung Bintang Awai. foto: polsek gb awai

“Lewat informasi tersebut kita dibantu Sat Reskrim Polres Barsel langsung melakukan penyelidikan dan berdasarkan informasi yang sudah akurat langsung mengatur strategi untuk penangkapan,” kata Rahmat kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (2/8/2020).

Ia mengungkapkan, dengan startegi matang pihaknya langsung mendatangi TKP dan langsung menangkap bandar judi inisial EKT (44). EKT tidak dapat berkutik bersama beberapa orang yang ikut bermain judi dadu gurak di TKP yang langsung diamankan.

“EKT bersama beberapa orang lainnya langsung kita amankan dan dibawa ke Polres Barsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum. Sesuai pasal 303 KUHPidana dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun,” beber Rahmat.

EKT, tersangka bandar judi dadu beserta barang bukti. foto: polsek gb awai

Selain mengamankan tersangka bandar judi dadu gurak, turut diamankan SLM (63), KMY (36), MRD (51), diduga ikut bermain dadu gurak. Sementara pemain lainnya sempat melarikan diri dan identitasnya sudah didapatkan dalam proses penyidikan.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah lapak dadu, sebuah handuk warna biru, 3 buah biji dadu, 1 piring besar warna putih, 1 buah mangkok plastik warna biru, 1 buah tas warna coklat dan uang tunai sejumlah Rp 162.000.

Karena perjudian merupakan penyakit masyarakat, Polsek Gunung Bintang Awai akan menindak tegas apabila masih ada perjudian di wilayah hukum Polsek Gunung Bintang Awai.

“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan, kepada masyarakat sebagai mitra dalam memelihara Kamtibmas dengan melaporkan setiap gangguan Kamtibmas,” tandas Rahmat. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter: digdo
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KRIMINAL BARSEL

Sempat Buang Tiga Paket Sabu, RH Dibawa ke Mapolsek Jenamas

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penangkapan RH (kiri) bersama barang bukti. Foto: polsek jenamas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Polsek Jenamas meringkus RH (48) seorang pria asal Desa Rantau Bahuang, Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan, karena kepemilikan narkotika jenis sabu.

Sebelum ditangkap pelaku sempat membuang barang bukti tiga buah plastik klip bening yang disimpan dalam kotak rokok ke padang rumput sekitar lokasi penangkapan, pada Minggu (2/8/2020).

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Jenamas Ipda Miftah Khoiri Muti SSos membenarkan telah mengamankan RH yang mana saat melakukan penggeledahan di lokasi, ditemukan tiga paket kecil sabu.

“Saya dan Kanit Reskrim bersama personel mendapati pelaku bersama barang buktinya memiliki Narkotika jenis sabu,” kata Miftah kepada Kanalkalimantan.com, Senin (3/8/2020).



Dari hasil penyelidikan di lapangan, selaian mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa tiga paket sabu yang belum diketahui beratnya, satu buah pipet kaca, satu buah HP dan uang tunai Rp 800 ribu.

Tersangka telah dibawa ke Mapolsek Jenamas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dikenakan pasal 114 Ayat (1) Jo 112 Ayat (1) atau pasal 127 UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

“Tersangka sekaligus bersama barang bukti kini sudah kita bawa ke Polsek Dusel, untuk dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkas Miftah. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter: digdo
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL BARSEL

DSPMD Barsel Sosialisasi Perbup 34/2019 Terkait Kewenangan Desa

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

DSPMD Barsel menggelar pelaksanaan sosialisasi Perbup nomor 34 tahun 2019. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Barito Selatan (Barsel) menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 34 tahun 2019 kepada Kades dan perangkat desa, Senin (10/2/2020).

Plt Kepala DSPMD Barsel Haitami mengatakan, sosialisasi Perbup nomor 34 tahun 2019 ini, tentang daftar kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa di Kabupaten Barsel.

“Jadi sosialisasi ini terkait kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa untuk Kabupaten Barsel,” kata Haitami.

Ia mengatakan, adanya Perbup ini, maka setiap desa sudah ada pegangan terhadap yang menjadi kewenangan setiap desa yang ada di Barsel.



“Kita berharap setiap desa bisa paham akan kewenangan mereka berdasarkan aturan dari Perbup yang ada,” jelas Haitami. Para Kades pada 2 Maret 2020 mendatang akan mengikuti Bimtek terkait kewenangan terhadap peraturan desa masing-masing.

“Perbup ini nanti akan ditindak lanjuti lagi pada saat Bimtek terkait kewenangan desa dalam peraturan desa bulan depan,” sebut Haitami.

Perbup akan ditindaklanjuti dengan Perdes, hal-hal yang belum diatur oleh Perdes akan ditindaklanjuti oleh peraturan dari Kades.

“Jadi Perbup ini nanti akan ditindaklanjuti oleh Perdes, Perdes yang belum diatur akan ditindaklanjuti oleh peraturan Kades untuk mengetahu hak desa apa saja yang bisa dalam meningkatkan suatu PAD desa itu sendiri,” pungkas Haitami. (kanalkalimantan.com/digdo)

 

 

Reporter : Digdo
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->