Connect with us

Film

Avengers 4: End Game Dibuka dengan Duka Iron Man

Diterbitkan

pada

Game telah mulai dirilis treilernya. Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Trailer perdana Avengers 4, yang secara resmi diberi judul Avengers: End Game, telah dirilis untuk merayakan capaian 10 tahun Marvel dalam membangun Cinematic Universe-nya. Dalam trailer berdurasi 2 menit 26 detik ini digambarkan sepenggal cerita setelah satu dekade terakhir usai peristiwa Infinity War.

Dilansir kompas.com, trailer pun dibuka dengan menampilkan Tony Stark sebagai Iron Man yang berada di pesawat luar angkasa dalam perjalanan ke bumi usai pertempuran sengit melawan Thanos di planet Titan seperti yang sudah diceritakan dalam film sebelumnya yang dirilis awal tahun ini.

Selain itu, banyak pahlawan terkuat di bumi yang kehilangan teman-teman dekat mereka karena memudar menjadi debu akibat jentikan jari Thanos.

Trailer perdana ini sukses membuat para penggemar semakin penasaran dengan apa yang akan terjadi pada para pahlawan super di akhir pertempuran melawan Thanos nanti. Hal ini tak lepas dari keberhasilan Marvel menyimpan rapat-rapat detail tentang Avengers: End Game sejak mereka mulai shooting pada tahun lalu.

Avengers 4 menandai film terakhir dalam generasi terkini Marvel Cinematic Universe (MCU). Ini terdiri dari 22 film, termasuk Spider-Man: Homecoming dan Captain Marvel yang akan datang.

Avengers 4 akan dilaporkan menjadi film Marvel terakhir untuk beberapa aktor utama, termasuk Chris Evans, yang tampaknya mengucapkan selamat tinggal kepada karakternya, Captain America, awal tahun ini di Twitter.

Para aktor Avengers lainnya, termasuk Robert Downey Jr, Mark Ruffalo, Scarlett Johansson, Jeremy Renner, dan Chris Hemsworth belum mengatakan apakah mereka bakal pergi setelah Avengers: End Game.

Avengers: End Game akan dirilis pada April, lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebelumnya akan ada Captain Marvel yang dirilis sebelum diikuti oleh Spider-Man: Far From Home.(cel/kom)

Reporter: cel/kom
Editor: Cell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Film

De Oost (The East) Sebuah Film Sejarah Kerja Sama Belanda-Indonesia, Bercerita Tentang Kekejaman Westerling

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Karakter Raymond Westerling yang diperankan oleh Marwan Kenzari. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Sineas muda asal Belanda berdarah Maluku-Indonesia, Jim Taihuttu baru saja merampungkan sebuah film sejarah bertema kekejaman Raymond Westerling.

Jim yang juga terkenal sebagai seorang musisi musik EDM bersama grupnya Yellow Claw, berhasil menarik perhatian pecinta film dan kritikus film dengan sebuah karya bertema sejarah kelam penjajahan Belanda atas Indonesia.

Karakter Raymond Westerling yang diperankan oleh Marwan Kenzari. Foto: ist

De Oost (The East) mengambil sudut pandang dari seorang prajurit Belanda bernama Johan, yang diperankan aktor Belanda, Martijn Lakemeier. Johan merupakan tentara Belanda yang berada dalam pasukan di bawah komando Raymond Westerling yang datang ke Indonesia pada 1946. Dalam trailer singkat film De Oost, kita juga diperlihatkan dengan kekejaman yang dilakukan oleh tentara Belanda terhadap rakyat Indonesia.

Pada awalnya, Johan dikisahkan sangat mengagumi gaya kepemimpinan karismatik dari Westerling yang dibintangi oleh pemeran Jafar di film Aladdin (2019). Namun, seiring perang memanas, Johan jadi enggak bisa membedakan batas antara yang baik dan buruk lagi. Hal ini karena Westerling selalu membungkam rakyat Indonesia yang dia anggap pemberontak dengan cara yang kejam dan tanpa ampun.

Sekadar mengingatkan, Raymond Westerling merupakan seorang komandan pasukan Belanda yang memiliki julukan “Si Turki” karena lahir di negara tersebut. Di Indonesia, dirinya dikenal karena tragedi pembantaian Westerling yang merupakan peristiwa pembunuhan terhadap ribuan warga sipil di Sulawesi Selatan pada rentang waktu 1946-1947. Nah, peristiwa tersebut lah yang nantinya bakal diangkat ke dalam filmnya.

De Oost direncanakan tayang pada 10 September mendatang di Belanda. Sekitar 90 persen proses pengambilan gambar dari film ini dilakukan di Indonesia. Berdasarkan daftar pemain film De Oost di IMDb, aktor Tanah Air seperti Lukman Sardi dan Putri Ayudya juga bakal ikut terlibat sebagai pemeran di dalam film ini.

Karakter utama film De Oost ‘Johan’ diperankan aktor Belanda, Martin Lakemeier. Foto: Ist

Sebuah trailer (cuplikan) dari film De Oost ini pun sudah bisa anda saksikan melalui kanal Youtube resmi film De Oost. Cuplikan singkat berdurasi kurang dari 50 detik tersebut dibuka dengan narasi doa oleh karakter bernama Johan (Martin Lakemeier).

Anda pecinta film bertema sejarah? Maka film De Oost adalah sebuah referensi film yang wajib anda tonton. (kanalkalimantan.com/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Film

Giliran ‘Black Widow’ Tunda Tayang Perdana Imbas Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Film Black Widow tunda tayang gara-gara covid-19 Foto: cinemablend
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – “Black Widow” adalah film Disney terbaru yang mengubah tanggal rilisnya karena virus corona. Dilansir Variety, Rabu (18/3/2020), film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson itu dijadwalkan tayang pada 1 Mei 2020, namun untuk tanggal penayangan barunya belum diketahui.

Disney juga telah menarik drama “The Personal History of David Copperfield yang dibintangi oleh Dev Patel dan “The Woman in the Window” yang seharusnya rilis pada 8 Mei dan 15 April. Kedua film tersebut belum dipastikan tanggal pengganti rilisnya.

Sebelumnya, Disney telah menunda “Mulan”, “The New Mutants” dan “Antlers”. Dengan menangguhkan penayangan “Black Widow”, diharapkan tidak akan mengganggu waktu rilis film besar lainnya.

Langkah ini memang tidak bisa dihindari sejak bioskop di beberapa negara bagian termasuk New York, New Jersey, Ohio, Pennsylvania dan Washington diperintahkan untuk tutup.

“Black Widow” sendiri diperkirakan telah menghabiskan biaya produksi sebesar 150 juta dolar hingga 200 juta dolar Amerika Serikat seperti film Marvel lainnya.

Selain Scarlett Johansson, film ini juga dibintangi oleh Florence Pugh, David Harbour, O-T Fagbenle, William Hurt, Ray Winstone dan Rachel Weisz. Film arahan sutradara Cate Shortland itu mengambil latar kisah setelah kejadian “Captain America: Civil War”.

Sementara itu, beberapa studio juga telah menunda rilis film-film besar seperti Universal dengan “Fast and Furious 9”, MGM dengan “James Bond: No Time To Die” dan Paramount dengan “A Quiet Place 2”.(Kanalkalimantan.com/cel)

 

Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Film

Billie Eilish Curi Perhatian Lewat Aksi No Time To Die

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Billie Eilish membawakan untuk pertama kali lagu tema film ke-25 James Bond, No Time to Die, dalam ajang Brit Awards 2020. foto: dailymail
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Billie Eilish membawakan untuk pertama kali lagu tema film ke-25 James Bond, No Time to Die, dalam ajang Brit Awards 2020 yang dilangsungkan Rabu (19/2/2020) lalu.

Eilish menyanyikan No Time To Die bersama dengan orkestra milik Hans Zimmer dan mantan gitaris The Smiths, Johnny Marr.

Dalam acara penghargaan ini, Eilish menang di kategori ‘International Female Solo Artist’. Ia juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh penggemarnya dengan emosional. “Aku merasa sangat dibenci akhir-akhir ini. Ketika aku berada di atas panggung dan melihat kalian semua tersenyum kepadaku, itu sungguh membuatku ingin menangis. Aku ingin menangis sekarang.” ujarnya.

Penampilan Billie Eilish membawakan No Time to Die ini pun menarik perhatian penonton juga penggemarnya.

Sebelumnya, penyanyi berusia 18 tahun ini mengatakan bahwa ia sangat gugup untuk menyanyikan No Time To Die di Brit Awards 2020. Eilish merasa lagu No Time to Die sangat aneh untuk dinyanyikan di depan umum, ditambah lagi ia harus menyanyikan nada-nada yang belum pernah dinyanyikan sebelumnya.

Dilansir dari NME, pembuatan lagu ini juga melibatkan sang aktor pemeran James Bond, Daniel Craig. “Dia punya andil besar dalam lagu ini,” ujar Eilish.

“Kami belajar dari sini, bahwa ia sangat terlibat. Kami belum bertemu dengannya, tetapi ia harus menyukai lagu ini terlebih dahulu sebelum bisa dilanjutkan.” tambahnya.

Finneas, kakak dari Billie Eilish yang jadi produser lagu ini menambahkan: “Ia harus menyukai lagu ini. Jika Daniel tidak menyukainya, tidak akan jadi.”

Ia juga mengungkap bahwa lagu ini ditulis dan direkam dalam sebuah bus ketika tur di Texas dan menghabiskan waktu tiga hari untuk produksinya. (gid/end/cnnindonesia)
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->