Connect with us

Infografis Kanalkalimantan

Bagaimana Cara Kerja Vaksin Covid-19 di Tubuh?

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Indonesia merencanakan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 selama 15 bulan dimulai pada Januari 2021 hingga Maret 2022.

Menurut rencana tersebut, gelombang pertama vaksinasi akan dilakukan dalam periode Januari-April 2021 terhadap 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas pelayanan publik, dan 21,5 juta lansia.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksin virus corona buatan perusahaan asal China, Sinovac halal digunakan. Keputusan ini diambil usai Komisi Fatwa MUI menggelar sidang pleno untuk membahas aspek kehalalan vaksin Covid-19 pada Jumat siang (8/1/2021).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan bahwa pemerintah bakal melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama setelah adanya rekomendasi dari Badan Pengawasam Obat dan Makanan (BPOM) dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).



Ma’ruf pun berharap agar keputusan status kehalalan terhadap vaksin Sinovac bisa ke luar sebelum 13 Januari 2021 atau saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik vaksin asal China itu.

Lalu apa yang akan terjadi pada tubuh seseorang yang telah mendapatkan vaksinasi, berikut infografisnya.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Infografis Kanalkalimantan

UPDATE. Data Banjir Kota Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banjir besar yang terjadi di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Seletan (Kalsel) menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi ke lokasi relatif aman.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru menyebutkan, saat ini ada sebanyak 8.547 pengungsi luar daerah yang tinggal di Banjarbaru.

Sebagian besar meraka berasal dari Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Sedangkan untuk pengungsi asal Banjarbaru sendiri kini sudah tidak ada.

Berikut data lengkapnya dalam infografis.



 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Infografis Kanalkalimantan

Yuk! Siapin Tas Siaga Bencana Agar Kita Siap

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Siapkan tas siaga bencana atau Emergency Preparedness. Foto: grafis kanalkalimantan/yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bencana apapun jenisnya datang tak terduga. Karena itu kita harus selalu siap siaga menghadapinya dan mensiasatinya. Salah satu caranya dengan mempersiapkan diri dengan tas siaga bencana atau Emergency Preparedness Kit, yaitu tas berisi kumpulan barang-barang kebutuhan dasar rumah tangga yang dipersiapkan sebelum terjadi bencana dan diperlukan dalam keadaan darurat.

Tas siaga bencana diperlukan setelah terjadi keadaan darurat, bersiaplah untuk kondisi terburuk untuk bertahan setidaknya dalam kurun waktu selama 72 jam (3 hari pertama) yang diperlukan dalam keadaan darurat.

Untuk mempersiapkan tas siaga bencana, Anda tinggal menyimpan semua barang yang diperlukan ke dalam kantong plastik kedap air dan memasukkannya ke dalam tas ransel.

Kebutuhan dasar minimum yang direkomendasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI untuk dimasukkan ke dalam tas siaga bencana yang pertama adalah dokumen-dokumen penting seperti foto copy kartu keluarga, tanda pengenal (KTP, SIM, paspor), polis asuransi, buku tabungan, dan surat/sertifikat berharga dengan ijazah dimasukkan ke dalam plastik kedap air.



Berikutnya berisi perbekalan antara lain air minum kemasan, makanan siap saji, pakaian ganti (baju lengan panjang, celana panjang, pakaian dalam), senter dan baterai cadangan, dan kotak P3K.

Kemudian ada perlengkapan lain seperti uang tunai, kertas dan pensil, foto anggota keluarga, tas ransel, peluit untuk memberi sinyal bantuan, jas hujan plastik, pisau lipat serba guna, tali nilon, peta, serta telepon seluler dengan pengisi daya (charger) plus baterai cadangan/power bank.

Berikut detailnya dalam Infografis diatas.

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->