Connect with us

Kota Banjarbaru

Bandara Internasional Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Operasi Katarak dan Sulur Gratis

Diterbitkan

pada

Operasi katarak gratis yang digelar Bandara Syamsudin Noor Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bandara Internasional Syamsudin Noor menggalang bantuan bina lingkungan berupa pengadaan operasi katarak dan sulur gratis di RS AU Sjamsudin Noor, Sabtu (28/11/2020) pagi.

Sebanyak total 31 orang peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 21 orang peserta operasi katarak dan 10 orang peserta operasi sulur. Para peserta merupakan masyarakat di sekitar area bandara.

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya manajemen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar bandara. Kami berharap penyaluran bina lingkungan melalui program ini bermanfaat bagi para peserta agar memiliki penglihatan yang lebih jelas dan lebih produktif nantinya,” terang Amiruddin Florensius, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Para peserta telah menjalani sejumlah pemeriksaan pada screening yang diselenggarakan pada pekan lalu RS AU Sjamsudin Noor. Tercatat lebih dari 80 orang pendaftar telah menjalani proses tersebut.



Salah seorang peserta mengungkapkan kebahagiaannya usai menjalani operasi, “Saya berharap setelah ini saya dapat melihat lebih jelas lagi. Saya sangat bahagia mendapatkan kesempatan ini,” ujar Abdul Hafiz.

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dengan penerapan prosedur protokol kesehatan yang berlaku saat ini. Masing-masing peserta maupun panitia yang terlibat wajib menjalani rapid test terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan hari ini.

Selain itu, penggunaan masker juga diwajibkan untuk semua pihak yang terlibat. Penyediaan handsanitizer, tempat cuci tangan, dan jaga jarak juga diperhatikan. Selama kegiatan berlangsung pun diinformasikan himbauan menerapkan protokol kesehatan secara berkala.

“Kami sangat bahagia melihat para peserta antusias mengikuti kegiatan ini dan patuh mengikuti protokol kesehatan. Semoga kita semua sehat selalu,” pungkas Amir. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Pastikan Layanan Pengungsi Banjir Terpenuhi, Wali Kota Tinjau Posko Relawan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan meninjau Posko pengungsi banjir, Rabu (27/1/2021). Foto; humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memastikan pengungsi banjir terlayani dengan baik, Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan meninjau Posko pengungsi banjir, Rabu (27/1/2021).

Dua Posko yang dikelola relawan banjir yang dikunjungi Wali Kota Banjarbaru. Yakni Posko Komplek Suga RT 12 RW 03 -depan Depo Arsip Banjarbaru-, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, dan Posko pengungsian di Jalan Golf Swargaloka, Komplek Wella Mandiri RT15 RW 03, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan.

Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan, semangat kegotongroyongan kepedulian masyarakat Kota Banjarbaru sudah terlihat yang sejak tsunami Aceh, gempa Jawa, Bali dan Lombok. Pun pada saat pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul jelas sekali sebagai daerah tetangga ikut terlibat.

“Seperti saat ini kita kembali bersama-sama, bahu-membahu membantu pengungsi akibat bencana banjir,” kata Darmawan Jaya Setiawan.



“Alhamdulilah dapur umum ini terus-menerus menyuplai makanan bagi warga dan pengungsi yang terdampak banjir tidak hanya di wilayah Sungai Ulin saja, tapi juga di beberapa wilayah di Kota Banjarbaru lainnya bahkan ke Kabupaten Banjar,” katanya saat berada di Posko Komplek Suga.

Saat berada di Posko pengungsi Komplek Wella Mandiri, Wali Kota juga melihat pengungsi banjir Kabupaten Banjar dari Sungai Tabuk terlayani dengan baik. “Tadi ulun bertanya sendiri mereka merasa nyaman, merasa nyaman artinya tentu tidak senyaman di rumah, namanya pengungsian tapi ketika ditanyakan kenapa pian nyaman kami di sini, nyaman dan dilayani dengan baik ujar para pengungsi,” beber Wali Kota.

Semua relawan di Kota Banjarbaru bisa menangani para pengungsi dengan baik. “Itu semua berkat para relawan, TNI, Polri, kemudian organisasi kemanusiaan yang bekerjasama dengan pemerintah,” akunya.

Di Posko relawan banjir Komplek Wella Mandiri awal mula ada 191 pengungsi, sekarang tersisa 150 pengungsi.
“Para pengungsi yang sudah kembali ke rumah, mereka harus survei dulu kondisi di rumahnya kalau situasinya sudah memungkinkan baru kembali ke rumah,” pungkas Wali Kota Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/bie)

 

Reporter : Bie
Editor : Kk

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Banjarbaru Diperpanjang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Status tanggap banjir di Kota Banjarbaru diperpanjang. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Meski banjir berangsur surut, hujan masih melanda wilayah Banjarbaru dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat pemerintah setempat harus memperpanjang status masa tanggap darurat.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarbaru Zaini Syahranie menyatakan bahwa status tanggap darurat bencana banjir awalnya diberlakukan dari tanggal 11 hingga 27 Januari. Dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, ia telah mengusulkan perpanjangan status tersebut.

“Status tanggap darurat berakhir hari ini. Namun karena kita melihat cuaca hujan masih melanda Banjarbaru dan sekitarnya, maka kita usulkan untuk diperpanjang,” ujar Zaini kepada Kanalkalimantan, Rabu (27/1/2021) siang.



Adapun usulan perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir ini tinggal menunggu persetujuan Wali Kota Banjarbaru. Zaini menyebut perpanjangan status ini berlaku selama sepekan atau tepatnya hingga 3 Februari mendatang.

“Jika sudah disetujui oleh Wali Kota, maka nama statusnya berganti dari tanggap darurat menjadi transisi darurat kepemulihan bencana banjir. Ini berlaku selama sepekan,” bebernya.

Menilik data BPBD Banjarbaru, bencana banjir pada awal tahun 2021 ini telah berdampak pada 2.018 kepala keluarga (KK) atau 8.296 jiwa. Untuk bangunan rumah yang terdampak tercatat 1.971 unit.

Tak hanya itu saja, bencana banjir tahun ini juga memporak-porandakan sejumlah infratstur perkotaan. Tercatat 15 akses jalan terendam dan 9 akses jalan lainnya mengalami kerusakan. Parahnya lagi 1 jembatan juga runtuh akibat terjangan kuatnya arus sungai. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->