Connect with us

Unik

Banjir Menjadi Tamu yang Tak Diundang pada Resepsi Pernikahan di Barabai

Diterbitkan

pada

Banjir menjadi tamu tak diundang resepsi pernikahan di Barabai Foto: istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BARABAI, Tidak kurang dari 30 cm lagi air sampai ke pelaminan.  Namun kedua mempelai masih tetap terlihat bahagia dan tersenyum menjadi raja dan ratu sehari.  Mereka masih tetap bisa berbahagia dan berbagi suka cita kepada para tamu undangan yang datang memberikan ucapan selamat, meski para tamu pun juga harus ikut berbasah-basahan.

Adalah warga di Desa Aluan, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang menggelar resepsi pernikahan di tengah suasana banjir pada hari Minggu, (7/1) . Salah satu tamu undangan yang hadir, Ambar mengaku saat dia hadir air sudah menggenang. “Tinggal 10 jari lagi sampai ke pelaminan.  Warga setempat pun bergotong royong untuk membantu meninggikan tempat bersanding kedua mempelai agar tidak terkena genangan banjir,” ujarnya.

Salah satu anggota Taruna Siaga Bencana HST, Muhammad Banhur sempat mengabadikan foto momen-momen kedua mempelai yang sedang berbahagia tersebut.



“Resepsinya tadi pagi sampai siang.  Saya lupa nama pengantennya,” kata Banhur.

Dalam beberapa hari ini, sejumlah daerah yang ada di wilayah HST terjadi banjir akibat meluapnya air di beberapa sungai.  Banjir yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah tersebut, sehingga sungai-sungai yang ada tidak mampu menampung debit air.  Banjir juga terjadi di beberapa daerah lainnya seperti di Kabupaten Balangan dan Tabalong.

Di Kabupaten Balangan, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga drainase yang ada tidak mampu menahan debit air yang tinggi yang merendam puluhan rumah warga.  Di Tabalong banjir juga terjadi akibat meluapnya sungai Kinarum Desa Wirang, yang berakibat terendamnya jalan antar provinsi.  (hendera/abdullah/berbagai sumber).

Reporter: hendera/abdullah/berbagai sumber
Editor: Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Unik

Duh, Maskapai Thailand Ini Kini Banting Setir Jual Gorengan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Thai Airways mulai berniat membuat waralaba gorengan setelah mengalami kebangkrutan. Foto: bangkokpost
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Maskapai Thai Airways International banting setir menjadi penjual gorengan setelah mengalami kebangkrutan.

Menyadur dari Bangkok Post, Thai Airways International berencana untuk membuat waralaba versi populer patong-go atau adonan gorengan khas Thailand.

Waralaba gorengan maskapai tersebut dilaporkan sudah menghasilkan sekitar 10 juta baht atau sekitar Rp 4,7 miliar dalam penjualan per bulan.

Penjabat Presiden Thai Airways Chansin Treenuchagron mengatakan kepada wartawan bahwa adonan goreng yang mereka jual menjadi sangat populer.



Orang-orang bahkan rela antre panjang untuk membelinya setiap pagi, di lima gerai makanan maskapai di Bangkok yang bisa menghasilkan omset hingga 10 juta baht.

Melihat peluang tersebut, maskapai ini pun berencana untuk membuat waralaba stik adonan gorengnya, sehingga Thai Airways dan mitranya dapat saling mendapatkan keuntungan dari popularitas mereka.

Setiap kotak seharga 50 baht sekitar Rp 23.000 berisi tiga buah adonan goreng dan secangkir saus yang terbuat dari ubi ungu dan telur custard.

Kelima gerai tersebut saat ini berada di toko roti Puff & Pie maskapai di Pasar Or Tor Kor, kantor pusatnya di Distrik Chatuchak, gedung Rak Khun Tao Fa dan gedung Thai Catering di distrik Don Muang, dan cabang Silom Thai.

Gorengan produk Thai Airways tersebut juga dijual di dua gerai di Provinsi Chiang Mai. Rata-rata dijual di pagi hari, tapi beberapa outlet tidak setiap hari menjualnya.

Setelah bertahun-tahun salah urus keuangan, serta diperparah oleh pandemi Covid-19, maskapai ini memang akhirnya telah mengajukan status kebangkrutan dengan total utang mencapai 332,2 miliar baht (Rp 157,4 triliun).

Pengadilan Kepailitan Sentral Thailand telah memberikan persetujuan untuk restrukturisasi utang maskapai Thailand tersebut. (Kanalkalimantan.com/suara)

Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Hobi

Akhir Pekan Mancing Mania Bakal Ramaikan Lomba Memair di Keraton

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Lomba memair di desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, beberapa waktu lalu. foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Mancing mania Martapura dan sekitarnya kembali disajikan lomba memair -memancing ikan haruan dengan teknik casting-. Kali ini digelar di Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Minggu (6/9/2020).

Koordinator pelaksana lomba mamair, Fauzan Asniah mengatakan, lomba ini untuk semarak Kemerdekaan ke-75 RI dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1442 H.

“Penerapan protokol kesehatan Covid-19 wajib dilakukan, wajib pakai masker, jaga jarak serta disiapkan cairan disinfektan, ini penting mengingat masih pandemi Covid-19,”  katanya.

Untuk jumlah peserta yang sudah mendaftar ada sekitar 500 orang lebih, sementara target dari panitia sebanyak 600 peserta. Pihaknya masih membuka pendaftaran hingga Sabtu (5/9/2020) sore dan akan ditutup jika sudah memenuhi target peserta.



“Insyaallah target kita 600 peserta akan tercapai, karena sampai saat ini masih ada warga Kabupaten Banjar yang mendaftar,” katanya.

Panitia pelaksana sudah menyiapkan lokasi pancing. Sebelum acara dimulai mancing mania dilarang memulai memancing teknik casting di lokasi yang sudah ditentukan.

“Kita lihat minggu besok, sudah ada hadiah berupa tropi serta uang pembinaan jutaan rupiah,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->