Connect with us

Otomotif

Banyak yang Salah, Ini Beda Alphard dan Vellfire Menurut Toyota

Diterbitkan

pada

Beda Toyota Alphard dan Vellfire. Sebuah New Toyota Vellfire (kiri) dan New Toyota Alphard. Foto: Dok Toyota Astra Motor
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Toyota Alphard dan Vellfire memiliki kesamaan tampilan yang terkadang membuat orang sulit membedakannya. Namun demikian, kedua mobil yang sama-sama menyasar segmen MPV premium ini mempunyai perbedaan.

Lalu apa saja beda Alphard dan Vellfire? Berikut ulasannya menurut Toyota Astra Motor, agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia:

1.Formal vs cool

Alphard didesain sebagai Luxury MPV dengan nuansa lebih dynamic formal. Sedangkan Vellfire menampilkan nuansa cool, modern, dan high-tech.
Alphard sangat pas untuk kalangan mapan yang ingin ruang istirahat yang lebih lapang dan eksklusif. Sementara Vellfire didesain untuk kalangan mapan yang memilih Luxury MPV bergaya sporty dengan karakter agresif dan mewah.

Kosmetik aerokit di bagian depan dan belakang dipadukan dengan side moulding di bagian samping membuat penampilannya berkesan sporty. Alhasil, Vellfire begitu menggoda kaum muda yang sukses membangun usaha serta ingin tampil beda dan merasakan pengalaman unik berkendara.

2.Dominan vs agresif

Dari tampilan eksterior, Alphard dan Vellfire mengalami penyegaran tampilan cukup besar di tahun 2018. Lanjut di awal tahun 2020, kedua mobil ini memperoleh tambahan fitur Toyota Safety Sense serta sentuhan di sektor fitur hiburan.

Pada dasarnya, Alphard memiliki tampak depan yang dominan dengan gril ekstra besar dan futuristis. Sementara Vellfire, menggunakan gril dengan ornamen bilah horizontal yang kokoh dan agresif. Selain gril, perbedaan paling kentara adalah di sektor logo mobil yang ada di tengah gril keduanya yang mirip perisai dimana Vellfire menggunakan lambang Toyota, sedangkan Alphard menggunakan logo khusus sesuai arti dari namanya.

Lampu utama Alphard dan Vellfire juga dibedakan. Vellfire punya dua pasang rumah lampu yang diletakkan melintang dengan posisi terpisah atas-bawah, sedangkan Alphard cukup sepasang rumah lampu. Desain bumper depan dan bingkai rumah lampu kabut ikut dibedakan, selaras dengan konsep dasar keduanya.

Di samping, keduanya menggunakan pelek serupa dengan desain sporty. Pada bagian buritan, perbedaan tampak jelas dari desain rumah lampu Vellfire yang menyipit dominan bening. Sedangkan Alphard lebih moderat. Keberadaan bilah krom besar pada Vellfire menjadi pembeda berikutnya dan senada dengan gaya gril depan.

3.Alphard lebih panjang dari Vellfire

Yang banyak tidak diketahui orang, meski menggunakan sasis yang sama, ternyata dimensi keduanya sedikit berbeda. Alphard mencatat panjang 4.945 mm, sedangkan Vellfire memiliki panjang 4.935 mm. Selebihnya sama, lebar keduanya mencapai 1.850 mm, tinggi 1.895 mm, dan wheelbase 3.000 mm. Dimensi tersebut diciptakan guna memastikan penghuni kabin merasa nyaman sepanjang perjalanan.

Bagian kabin secara struktur tidak ada perbedaan pada kabin Vellfire dan Alphard. Perbedaan bisa dilihat dari aksen ornamen panel kayu. Vellfire menggunakan ornamen interior metal wood dengan dominasi interior dan jok warna hitam.

Sementara Alphard memakai ornamen interior metal brown wood pada tipe G dan X, serta jok berkelir beige cerah. Pada Alphard 3.5 Q sebagai flagship dilengkapi brown olive ash brull woodgrain dan kelir jok hitam.

4.Mesin

Untuk urusan tenaga, Vellfire memiliki 1 opsi mesin berkode 2AR-FE dengan volume 2.494 cc 4 silinder Dual VVT-i yang digunakan pada tipe 2.5 G. Tenaga yang dihasilkan mencapai 180 PS pada 6.000 rpm dan torsi 23,9 kgm pada 4.100 rpm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT. Mesin serupa juga dipakai oleh Alphard tipe 2.5 X dan 2.5 G.
Sementara Alphard di Indonesia dilengkapi 2 opsi mesin lainnya. Yang pertama adalah dapur pacu HEV berkode 2AR-FXE berkapasitas 2.494 cc 4 silinder Dual VVT-i. Unit ini memiliki dua pasang motor listrik di roda depan dan belakang berlabel Electric – 4WD (E-Four).

Mesin lain dipakai di model termewah 3.5 Q yakni unit berkode 2GR-FKS mengandalkan mesin 3.456 cc V6 Dual VVT-i yang sanggup menghasilkan tenaga hingga 300 PS pada 6.200 rpm dam torsi 36,8 kgm pada 4.700 rpm. Tenaga disalurkan sepenuhnya ke roda depan via transmisi otomatis 8-speed. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Otomotif

Harga Sepeda Bikinan Yamaha Ini Bikin Melongo, Lebih Mahal dari NMAX

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Yamaha Civante. Foto: Electrek
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Yamaha dikenal sebagai produsen otomotif dengan produk motornya yang cukup dikenal di masyarakat seluruh dunia.

Namun, Yamaha tak cuma fokus memproduksi sepeda motor saja. Yamaha juga bermain di segmen sepeda kayuh.

Bahkan baru-baru ini, Yamaha memperkenalkan sebuah produk sepedanya bernama Civante. Seperti dilansir dari electrek, Yamaha Civante ini merupakan produk sepeda listrik atau e-bike.

Sepeda produksi Yamaha ini memiliki tampang yang khas layaknya sepeda road bike dengan adanya handle bar. Bahkan frame-nya pun terlihat seperti road bike pada umumnya.

 

Yamaha Civante menggunakan drivetrain 10 kecepatan, rantai ganda, rem cakram hidraulik, dan shifter Shimano STI.

Tak hanya itu saja, e-bikes Yamaha selalu dilengkapi tampilan multi-fungsi LCD yang bisa melihat informasi seperti mode pedal assist, informasi baterai, kecepatan, odometer, jam, stopwatch, dan lainnya.

Yamaha Civante ini dibekali sebuah mesin penggerak PWSeries SE. Dengan mesin tersebut, sepeda ini diklaim bisa membuat genjotan pedal lebih halus.

Yamaha Civante. Foto: Electrek

“Civante akan memperkenalkan kelompok pengendara baru ke kualitas, kenyamanan, dan kinerja legendaris Yamaha serta meningkatkan dan mendiversifikasi pilihan ritel kami,” ujar Manager dan Marketing Yamaha’s Power Assist Bicycle group Drew Engelman.

Yamaha Civante dibekali baterai 500 Wh. Baterai ini dapat diisi dari 0-80 persen hanya dalam waktu satu jam.

Untuk harga, Yamaha Civante ini dibanderol 3.399 Dolar Amerika Serikat atau setara Rp 48,9 juta.

Harga ini ternyata mampu menyaingi harga Yamah NMAX yang dibanderol Rp 33,75 juta untuk versi tertinggi.

Hayo, kalau kalian suruh pilih, pilih Yamaha NMAX atau Yamaha Civante?. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Otomotif

Resmi Mengaspal di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harga Motor Kawasaki Ninja ZX-25R

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), pada Jumat (10/7/2020), resmi meluncurkan Ninja ZX-25R untuk pasar Indonesia.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), pada Jumat (10/7/2020), resmi meluncurkan Ninja ZX-25R untuk pasar Indonesia setelah sempat diperkenalkan di ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2019.

Di Tanah Air, Kawasaki Ninja ZX-25R hadir di Indonesia dalam dua tipe: standard dan Special Edition (ABS – SE). Harga Kawasaki Ninja ZX-25R dibanderol mulai Rp 96 juta dan Kawasaki Ninja ZX-25R (ABS SE) dipatok di angka Rp 112,9 juta.

Berikut spesifikasi Kawasaki Ninja ZX-25R :

Secara dimensi, Kawasaki Ninja ZX-25R memiliki panjang 1.980 mm, lebar 750 mm, tinggi 1.110 mm, wheelbase 1.380 mm, ground clereance 125 mm, dan tinggi jok 785 mm. Sementara roda depan berukuran 110/70-17 dan belakang 150/60-17. Tangki bahan bakarnya sendiri berkapasitas 15 liter.

 

Mesin Kawasaki Ninja ZX-25R adalah DOHC 4-silinder segaris memiliki kubikasi total 249,8 cc. Mesin yang digendong mampu menyalurkan tenaga 49,3 Hp pada 15.500 rpm dengan torsi maksimal 22,9 Nm di putaran 14.500 rpm.

Rangka Kawasaki Ninja ZX-25R menggunakan teralis yang dibuat dengan bahan high tensile steel berkualitas. Desain sasisnya terinspirasi dari motor balap Kawasaki di ajang World Superbike.

Ia dilengkapi dengan part-part terbaik, seperti SFF-BP (Separate Function Fork –Big Piston) 37 mm besutan Showa di bagian depan dan swing arm banana berpadu horizontal back link monoshock.

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), pada Jumat (10/7/2020), resmi meluncurkan Ninja ZX-25R untuk pasar Indonesia.

Selain itu, Kawasaki Ninja ZX-25R juga dibekali fitur-fitur teknologi mutakhir seperti Kawasaki Traction Control (KTRC) yang meningkatkan performa sport riding dan memberikan ketenangan saat menghadapi permukaan jalan tidak rata.

Juga ada mode Three-Rider Selectable yang menawarkan berbagai tingkat instrusi yang dapat dipilih sesuai dengan situasi riding dan preferensi pengendara.

Yang juga menarik adalah Kawasaki Quick Shifter untuk akselerasi tanpa hentakan dan deselerasi yang cepat dan mudah. Saat riding di jalan raya pengendara tidak perlu menggunakan kopling terus menerus, sehingga memberikan kenyamanan pada pengendara.

“Fitur ini hanya tersedia pada tipe special edition, berfungsi di atas 2500 rpm,” ujar Michael C Tanadhi, Head Sales & Promotion PT. KMI.

Ada juga Electronic Throttle Valves (ETV) yang dilengkapi dengan high-spec ECU. Peranti itu dapat mengontrol volume bahan bakar (via fuelinjector) dan udara (via throttle valves) ke mesin, sehingga memberikan respon mesin yang halus. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Otomotif

AC Mobil Keluarkan Bau Apek saat Pertama Kali Dinyalakan, Ini Asalnya

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mengoperasikan AC Mobil  pertama setelah lama diparkir. Sebagai ilustrasi foto: Shutterstock
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Penyejuk udara atau air conditioning (AC) merupakan bagian penting pada mobil. Bahkan hampir dipastikan komponen ini selalu digunakan sepanjang pengguna berkendara di negara dua musim seperti Indonesia.

Dalam pemakaiannya, mungkin saja pemilik pernah merasakan ada bau kurang sedap saat AC baru dinyalakan. Hal ini pastinya membuat kabin menjadi terasa kurang nyaman saat sudah siap mengaspal di jalan raya.

Nah, pertanyaannya: apakah penyebab AC berbau saat baru pertama kali dinyalakan?

Menurut Susanto, Product Manager PT Cipta Gemilang Bersama (Denso), penyebab bau adalah evaparator yang kotor.

Mengoperasikan AC Mobil  pertama setelah lama diparkir. Sebagai ilustrasi foto: Shutterstock

“Sumber AC berbau saat nyala pertama adalah evaporator yang kotor. Apalagi posisi parkir mobil di bawah sinar matahari panas terik. Saat AC menyala pertama kali pasti bau ini akan sangat terasa,” jelas Susanto kepada Suara.com –jaringan Kanalkalimantan.com.

Untuk menghindari hal ini, ia menyarankan untuk memasang filter kabin. Jika AC sudah terlanjur mengeluarkan bau, sebaiknya dilakukan perawatan atau pembersihan setiap tiga bulan.

“Evaporatornya sendiri bisa dibersihkan. Tapi biayanya mahal bisa mencapai Rp1,3 juta,” kata Susanto.

Terakhir, ia menyarankan untuk tidak memarkir mobil di tempat yang terik dan berdebu. Karena dampaknya AC akan mengeluarkan bau kurang sedap atau biasanya berbau apek.

“Posisi parkir sebaiknya di tempat yang teduh bila siang hari,” tutup Susanto. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->