Connect with us

Seni Budaya

“Bapalas Padang” Tanaharum HSU Tampil di Banjarmasin Art Week III 2024

Diterbitkan

pada

Penampilan teater kontemporer Sanggar Seni Tanaharum HSU alam event Banjarmasin Art Week (BAW), Sabtu (16/11/2024) malam, di kawasan Menara Pandang Banjarmasin. Foto: diskominfohsu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pertunjukan teater kontemporer dari Sanggar Seni “Tanaharum” Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil menarik perhatian puluhan penikmat teater Banjarmasin Art Week (BAW) III, Sabtu (16/11/2024) pukul 20.30 Wita, di Menara Pandang Banjarmasin.

Seni teater kontemporer bertajuk ‘Bapalas Padang’ (Clear the mind) yang ditulis oleh Nada Kamilah dan disutradarai Yudhi Galih, ditambah dengan musik gong tradisional dan lampu sorot yang dramatis, pertunjukan ini mendapat respon positif dari para penonton.

Sanggar Seni Tanaharum HSU mengangkat latar belakang kultur kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan di dalam mengolah lahan pertanian atau istilah Banjar “Padang/huma”, sedangkan “Bapalas” memiliki arti membersihkan.

Baca juga: FDM Banjarmasin Resmi Terakreditasi Pemantau Pilkada 2024

“Bapalas Padang adalah ritual saat akan membersihkan tanah huma untuk ditanami. Membersihkan dari pohon dan rumput serta meminta izin kepada semua makhluk yang ada di tempat itu beserta izin Allah SWT,” jelas Nada Kamilah kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (17/11/2024) siang.

Pertunjukan ini juga menyoroti tentang kondisi sosial-kultural masyarakat dengan isu-isu kekinian.

“Bapalas Padang simbol dari keharmonisan pikiran manusia, alam dan semua hal metafisis. Antara doa dan harapan, antara nafsu dan keinginan, antara baik dan buruk semua adalah siklus yg harus dijalani dalam kehidupan,” tambahnya.

Baca juga: Paslon Mukhyar-Awan Tawarkan Janji Tarif Parkir Turun di Banjarmasin 

Dalam sinopsis disebutkan, Bapalas Padang adalah sebuah upacara, ketika mantra-mantra suci dan pengorbanan ritual telah kehilangan daya magisnya. Penyangkalan atas realitas menggiring keraguan terhadap keadilan. Di tengah pusaran putus asa, menggema seru untuk kembali memeluk keikhlasan, penerimaan, dan penghargaan terhadap siklus kehidupan. Mari membersihkan Padang. Padang Pikiran.

Sementara Yudhi mengaku bersyukur pertunjukan kali ini mendapat respon positif dari para penonton, meski proses latihan yang minim.

Baca juga: Aku Suka RCTI: Temukan Berita Terhangat Hanya di Infotainment RCTI!

“Untuk latihan kita empat kali,” bebernya.

Sekadar diketahui pertunjukan seni teater ini merupakan salah satu bagian dari agenda Banjarmasin Art Week, yang juga dimeriahkan dengan pentas seni lai, seperti musik, seni tari, pameran seni lukis, dan pasar seni digelar di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 10-17 November 2024. Pekan seni yang dilaksanakan Dewan Kesenian Banjarmasin itu menjadi panggung baru bagi seni dan budaya di ”Kota Seribu Sungai”.(Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->