Connect with us

Hukum

Baru 2 Hari Bebas, Napi Asimilasi Berulah Curi Sepeda Motor

Diterbitkan

pada

Napi asimilasi, pelaku pencurian sepeda motor saat mendapatkan perawatan usai tertangkap. Foto: Dok Polres Pandeglang
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Kesempatan bebas dari penjara lebih cepat akibat pandemi corona nyatanya tak membuat pelaku kejahatan menjadi jera. Salah satunya adalah AS, ia kembali ditangkap, pria 30 tahun ini diciduk saat membawa kabur motor hasil curiannya.

AS berhasil ditangkap polisi bersama korban serta warga tepatnya di Jalan Raya Carita Anyer, depan SD Cibeureum, Desa Carita, Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten.

Kapolsek Carita Iptu Pipih Iwan Hermansyah membenarkan peristiwa penangkapan seorang pelaku curanmor di wilayah hukumnya. Namun tempat kejadian perkara (TKP) saat pelaku melakukan aksi berada di Kecamatan Jiput.

“Benar, TKP-nya di Jiput dikejar dapat di Carita,” ujar Pipih, Rabu (29/4/2020).

Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Herman mengatakan, pelaku harus berurusan kembali dengan hukum setelah aksinya kedua kalinya digagalkan petugas. Menurutnya, pelaku adalah residivis yang pernah berurusan dengan polisi dan telah dibui selama 9 bulan, ia berhasil menghirup udara bebas pada 26 April 2020 karena program asimilasi.

“Pernah dihukum kasus curanmor yang ditangani oleh Satreskrim Polres Pandeglang, dijatuhi hukuman 1 Tahun 6 bulan, dan menjalani 9 bulan karena asimilasi, keluar hari Senin 27 April 2020,” jelasnya.

Menurut Sofwan, pelaku mencuri sepeda motor jenis Yamaha KLX milik korban bernama Nunung Jubaedi, warga Kampung Talun, Desa Jiput, Kecamatan Jiput pada Rabu (29/4/2020) dini hari.

“Setelah korban mengetahui kendaraan miliknya hilang, korban langsung mengejar bersama rekannya yang bernama Eman alias Emon,” kata Sofwan.

Saat mengejar pelaku, korban berteriak maling hingga bertemu dengan anggota Polsek Jiput yang tengah berpatroli. Dari situ mereka beriringan dengan kendaaraan patroli polisi mengejar ke arah Caringin. Korban dan anggota Polsek Jiput juga menghubungi rekan-rekannya yang berada di wilayah Carita dan Labuan.

“Sambil di jalan Bripka Ade Kurnia (anggota Polsek Jiput) termasuk Eman dan korban menghubungi rekan-rekanya yang ada di sekitar Labuan maupun Carita,” terangnya.

Aksi AS yang merupakan warga Kecamatan Carita akhirnya terhenti setelah motor hasil curiannya kehabisan bensin, tepatnya di depan SD Cibereum. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap warga bersama anggota Polsek Carita.

“Motor korban kehabisan bensin, dan karena rekan-rekannya telah dihubungi maka pelaku tertangkap pertama kali oleh saudara Dwi Rion petugas Desa Carita dan anggota Polsek Carita,” imbuhnya. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Hukum

Ditangkap KPK Bareng Istri, Ini Profil Bupati Kutai Timur Ismunandar  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Kutai Timur Ismunandar. foto: kutaitimurkab.go.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Bupati Kutai Timur Ismunandar terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) pada Kamis (2/7/2020) malam. Ismunandar yang ditangkap oleh KPK bersama sang istri diduga terlibat korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji pengadaan barang dan jasa.

Dalam OTT KPK, Ismunandar diamankan bersama 7 orang lainnya termasuk sang istri dan Kepala Bappeda Kutai Timur. Ada delapan orang yang ditangkap di Samarinda dan Kutai Timur, serta sebanyak 7 orang diamankan di Jakarta.

Sosok Ismunandar sendiri sudah tak asing dalam pemerintahan Kalimantan Timur. Sebelum dilantik menjadi Bupati Kutai Timur periode 2016-2021 bersama wakilnya Kasmidi Bulang, suami dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur Encek UR Firgasih ini beberapa kali menduduki posisi strategis dalam pemerintahan.

Dikutip dari laman resmi Kutaitimurkab.go.id, Jumat (3/7/2020), Ismunandar memulai kariernya sebagai seorang birokrat dengan menduduki posisi sebagai Kasie Pengujian Dinas PU Provinsi Kalimantan Timur pada 1999. Dua tahun berselang tepatnya 2001, ia berganti posisi menjadi Kasie Perencanaan dan Program Dinas PU Kalimantan Timur.

Masih di tahun yang sama, pria lulusan S2 Universitas Gadjah Mada jurusan Perencanaan Kota dan Daerah ini terkena mutasi menjadi Kabag TU Dinas PU Pemkot Bontang. Hanya 4 bulan berselang, Ismunandar langsung dipromosikan jabatan menjadi Kadis PU Pemkot Bontang.

Di Pemkot Bontang, Ismunandar juga sempat menjadi Asisten Administrasi Pembangunan. Kemudian pada 2003 ia dimutasi menjadi Kadis PU Pemkab Kutai Timur.

Sejak itulah karier Ismunandar di pemerintahan Kutai Timur semakin cemerlang. Ismunandar juga pernah menduduki posisi sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan Kutai Timur 2004-2006, kemudian Ismunandar juga dipercaya menjadi Asisten Ekonomi Pembangunan Kutai Timur selama empat tahun yakni sejak 2006 hingga 2010.

Kedudukan Ismunandar semakin memuncak. Ia didapuk menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur pada 2010 hingga 2015 hingga akhirnya ia memberanikan diri maju dalam Pilkada Kutai Timur dan sukses meraih posisi orang nomor satu di Kutai Timur.

Tak hanya malang melintang di dunia birokrasi, Ismunandar juga memiliki riwayat organisasi yang cukup banyak. Hingga kini, Ismunandar dipercaya menjadi Ketua PC Nahdlatul Ulama Kutai Timur sejak 2006.

Ismunandar juga menjadi Ketua Dewan Kesenian Daerah Kutai Timur dan Ketua Umum PSSI Kutai Timur sejak 2011. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Hukum

OTT Bupati Kutai Timur, KPK Ciduk 7 Orang di Jakarta dan 8 di Samarinda

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi gedung KPK. foto: Suara.com/Ema Rohimah
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menangkap sebanyak tujuh orang termasuk Bupati Kutai Timur Ismunandar bersama istri dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Jakarta, pada Kamis (2/7/2020) malam.

“Untuk beberapa pihak yang diamankan di Jakarta, saat ini sudah berada di Gedung KPK sebanyak tujuh orang dan masih dalam pemeriksaan tim KPK, di antaranya Bupati Kutim beserta istrinya,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dikonfirmasi, Jumat (3/7/2020).

Selain di Jakarta, KPK juga melakukan kegiatan di dua lokasi lainnya yakni Samarinda dan Kutai Timur. Di mana sebanyak delapan orang ditangkap di sana.

Baca juga: Terungkap! KPK Tangkap Bupati Kutai Timur saat Bareng Istri di Hotel  

“Pihak-pihak yang diamankan di Kutim dan Samarinda sebanyak delapan orang,” sebut Ali.

Menurut Ali, untuk delapan orang yang ditangkap di Samarinda dan Kutai Timur. Kini masih dilakukan pemeriksaan di Polres Samarinda. Namun, rencana akan di terbangkan ke Jakarta siang ini.

“Dilakukan pemeriksaan di Polresta Samarinda. Akan segera dibawa ke Jakarta dan perkiraan tiba di Jakarta pada siang ini,” kata Ali.

Baca juga: KPK Tangkap Bupati Kutai Timur dalam OTT di Kaltim

Adapun OTT pejabat di Kalimantan Timur, terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kutai Timur.

Adapun jumlah barang bukti yang disita salah satunya adalah sejumlah uang yang belum diketahui jumlahnya. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Hukum

Terungkap! KPK Tangkap Bupati Kutai Timur saat Bareng Istri di Hotel    

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi gedung KPK. foto: suara.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengatakan bahwa Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, Ismunandar, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama sang istri beserta seorang Kepala Bappeda di sebuah hotel di Jakarta.

“Semalam kita amankan sang bupati beserta istrinya dan seorang kepala Bappeda dari sebuah hotel di Jakarta,” ujar Nawawi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (3/7/2020).

Selain itu, kata dia, turut pula diamankan sejumlah pihak di Samarinda dan Kutai Timur.

“Pihak lainnya kita amankan di Kutim dan Samarinda,” kata Nawawi sebagaimana dilansir Antara.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa OTT yang dilakukan terhadap Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur Ismunandar, pada Kamis (2/7/2020) malam, terkait dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji pengadaan barang dan jasa.

“Betul tadi malam ada giat tertangkap tangannya para pelaku korupsi berupa menerima hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Firli dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat.

Baca juga: KPK Tangkap Bupati Kutai Timur dalam OTT di Kaltim

Dia mengatakan tim KPK masih bekerja di lapangan dan memastikan perkembangan dari kegitan tangkap tangap tersebut akan disampaikan kembali.

“Kami akan sampaikan semuanya setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti selesai,” kata Firli. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->