Connect with us

Kabupaten Banjar

Bawa Benih Jagung, Minibus Plat Merah Ringsek Masuk Jurang

Diterbitkan

pada

Evakuasi mobil minibus KIA Travello yang masuk ke jurang di Kecamatan Aranio. Foto : rendy
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Membawa benih jagung menuju desa Sungai Luar, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, mobil minibus berplat merah milik Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar, rusak parah. Ini setelah mobil penumpang tersebut terjun bebas lalu, kemudian terjungkal balik ke jurang sedalam 10 meter. Beruntung tak ada korban jiwa, karena hanya dikemudian seorang sopir bersama satu penumpang lainnya.

Menanggapi mobil penumpang yang digunakan untuk mengangkut benih jagung tersebut, Sekda Banjar IGN Yudiana ternyata baru mengetahui dan mendengar kabar tersebut dari awak media.

“Saya baru mengetahui hal itu,  kalau rusak dan bisa diperbaiki kita perbaiki, namun yang jelas saya akan koordinasi dulu masalah ini ke Dinas TPH Banjar, ya paling tidak dalam 5 hari belakangan terakhir inilah,” akunya.

Di tempat terpisah, dikonfirmasi Kanalkalimantan.com di kantornya, Kepala Dinas TPH Banjar, Mochammad Fachry irit bicara bahkan tidak berkomentar banyak mengenai ringseknya mobil dinas tahun 2007 yang sempat dipakai Sekretariat DPRD Banjar tersebut.

“Enggak usah lah mas, itu musibah, enggak sengaja terjadi,” singkatnya.


Ditanya awak media dalam rangka apa mobil minibus tersebut dikirim kesana dan kelayakan mobil saat dibawa melintasi daerah ketinggian di Kecamatan Aranio, Fachry mengatakan mobil tersebut waktu itu digunakan untuk mengantarkan benih jagung dan sebelumnya memang sering digunakan bolak balik melintasi daerah tersebut.

Masih di tempat yang sama, Nasrun pengemudi sekaligus korban yang sempat berada di dalam minibus yang ikut masuk ke dalam jurang bercerita sedikit tentang kejadian waktu itu.

“Kejadiannya itu tepatnya bertepatan pada Sabtu 1 Juni yang lalu,  mobilnya itu sempat mogok diganjal bannya, entah kenapa mobil itu tidak tahan dan masuk ke jurang,” ujar sang sopir mini bus, Rabu (12/6).

Lebih jauh Nasrun menceritakan kondisi mobil KIA Travello tersebut mengalami rusak parah dan sekarang diletakan di gudang belakang dengan ditutupi terpal di Dinas TPH Banjar. Sementara atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,  bahkan dirinya yang waktu itu sempat di dalam mobil ikt terjungkal balik tidak sedikitpin mengalami cidera.

“Alhamdulillah saya tidak mengalami luka dan cidera,  waktu itu padahal saya sendiri yang ada di dalam mobil hingga terbalik masuk ke jurang, saya hanya peluk setir dengan sabuk pengaman di badan,  syukurnya masih selamat,” katanya. (rendy) 

Reporter : Rendy
Editor : Bie

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kabupaten Banjar

PSBB Berlanjut atau Normal Baru di Kabupaten Banjar, Sekda: Kita Tunggu Petunjuk

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sekda Banjar HM Hilman. Foto: mckominfo banjar
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Banjar tinggal sehari, sejak dimulai 16 Mei lalu.

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Banjar HM Hilman mengakui, daerah ini masih memberlakukan PSBB mendekati saat berakhir.

“Kita menunggu sepertinya apa petunjuk new normal. Namun tidak jauh dari upaya mengubah perilaku kehidupan sosial agar bisa bersahabat dengan Covid-19, tetapi protokol harus dipenuhi. Dari PSBB, pada kehidupan sosial dimana secara bertahap akan dilonggarkan. Mungkin pusat-pusat perdagangan, juga pelaksanaan ibadah disesuaikan,” ujarnya

Hilman menambahkan, saat ini tempat karantina positif Covid-19 namun tidak bergejala di Bapelkes dan Ambulung Banjarbaru sudah penuh, dan diharapkan agar desa tangguh Covid-19 bisa mengupayakan lokasi khusus di desa masing-masing untuk sementara menampung Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Desa tangguh juga perlu mempersiapkan diri sambil mengoptimalkan Guest House Sultan Sulaiman dan Gedung Kemenag Indrasari,” ujarnya.

Selain itu, Jaring Pengaman Sosial (JPS) terutama untuk keluarga pasien Covid-19 sudah semestinya dibantu kebutuhan ekonomi hidupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith meminta kepada rekan jurnalis Banjar melalui medianya sebagai mitra Kominfo agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak panik secara berlebihan namun tetap waspada dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

“Menjaga jarak tanpa harus mengucilkan, dengan kejadian Covid-19 selayaknya kita tingkatkan lagi semangat kesetiakawanan sosial dan semangat gotong royong,” tuturnya. (kanalkalimantan.com/bie)

Reporter : bie
Editor : kk

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Bantuan Suplemen untuk Tenaga Medis Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Hj Nency Oktavia, menyalurkan bantuan suplemen kesehatan kepada tenaga medis penangan pasien Covid-19 di halaman RSUD Ratu Zalecha. Foto: mckominfo banjar
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjar, Hj Nency Oktavia, menyalurkan bantuan suplemen kesehatan kepada tenaga medis penangan pasien Covid-19 di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha, Martapura, Sabtu (23/5/2020).

Penyerahan bantuan suplemen tersebut diterima oleh Direktur RSUD Ratu Zalecha, dr Topik Norman Hidayat dan perwakilan Kepala Puskesmas Martapura 1.

“Mudah-mudahan dapat membantu daya tahan tubuh para tenaga medis di garda terdepan dalam menangani wabah Covid-19 ini,” ungkap Hj Nency Oktavia.

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang suplemen kesehatan.

“Suplemen kesehatan ini terbuat dari kulit kerang mutiara, yang kaya akan ion kalsium untuk menutrisi sumsum tulang belakang sebagai pabrik sel darah, yang sangat membantu sekali untuk memperkuat daya tahan tubuh tenaga medis penaganan Covid-19,” jelas dia.

Nency berharap dengan adanya bantuan suplemen tersebut dapat menjaga imun tubuh tenaga medis yang berjuang melawan covid-19 serta berharap pandemi covid-19 segera berakhir dengan cepat.

Adapun bantuan suplemen berjumlah 30 box yang diserahkan untuk tenaga medis penangan covid-19 senilai Rp45 juta kepada RSUD Ratu Zalecha dan 30 box untuk tenaga medis penangan covid-19 senilai Rp45 juta kepada Puskesmas Martapura 1. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar)

Reporter : mckominfobanjar
Editor : dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Begini Dukungan Wabup Banjar pada PSBB di Kabupaten Banjar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur (kiri) berbincang dengan petugas Posko Desa Cindaialus. Foto: saidi mansyur for kanalkalimantan
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dukungan dari semua pihak terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah dilakukan di sejumlah daerah mutlak dilakukan.

Rabu (20/5/2020) malam, Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menunjukkan dukungan dan perhatiannya dengan mengunjungi sejumlah posko PSBB, di antaranya di Kecamatan Kertakhanyar dan Kecamatan Martapura Kota.

Suasana akrab terjalin saat kunjungan yang dilakukan Saidi malam itu. Layaknya petugas, wabup juga sempat berinteraksi dengan sejumlah pengendara yang melewati posko di Desa Cindaialus, Kecamatan Martapura Kota.

Mengenakan sarung tangan dan masker, dalam kesempatan itu Saidi juga memberi dan menyerahkan masker kepada sejumlah pengendara yang lewat.

“Alhamdulillah, malam tadi dalam suasana PSBB ini saya sempat mengunjungi teman-teman yang menjalankan tugas di Posko Pencegahan Covid 19 yang ada di Kabupaten Banjar,” ujar Saidi, Kamis(21/5/2020) sore.

Saidi merasa senang dan bangga melihat semangat petugas posko yang penuh dedikasi menjalankan tugas melaksanakan PSBB, sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman virus Covid-19.

Terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Saidi mengaku sangat mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat Kabupaten Banjar. Walaupun masih ada ditemui pelanggaran-pelanggaran.

Pada kesempatan itu, dia mengimbau, agar semua pihak memperhatikan kesehatan dengan meningkatkan pola hidup bersih sehat.

“Saat ini yang paling penting adalah kita harus lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam menjaga kesehatan.
Ayo gunakan masker saat beraktivitas, dan sering-sering cuci tangan. Mudah-mudahan melalui pelaksanaan PSBB, permasalahan Covid 19 di Kabupaten ini dapat kita tanggulangi dan tuntaskan,” harap dia. (kanalkalimantan.com/dhani)

 

Reporter : Dhani
Editor : Dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->