Connect with us

KRIMINAL BARSEL

Bawa Parang, ‘Pakde’ Pelaku Curanmor Akhirnya Diringkus Reskrim Polres Barsel

Diterbitkan

pada

Penangkapan tersangka oleh Rekrim Polres Barsel dan Reskrim Polsek Dusel di rumahnya. Foto: Digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK- Sat Reskrim Polres Barsel dibantu oleh Polsek Dusel berhasil mengamankan N alias Pakde, terduga pelaku pencurian motor (Curanmor), pada Minggu (26/1/2020) pagi.

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kasat Reskrim Polres Barsel AKP Yonals Nata mengatakan, pihaknya bersama Reskrim Polsek Dusel telah mengamankan Pakde di Pasar Lama Buntok di sebuah bengkel.

“Jadi lewat info yang didapat, kita langsung mengamankan tersangka Pakde saat sedang melakukan perbaikan motor hasil curiannya di sebuah bengkel di Pasar lama Buntok,” kata Yonals kepada Kanalkalimantan.com, di kantornya.

Ia juga mengungkapkan, saat diamankan tersangka sedang membawa senjata tajam berupa parang di pinggang sebelah kirinya. Namun ia tidak melakukan perlawanan.


Usai mengamankan pelaku, Resmob Polres Barsel dan anggota Reskrim Polsek Dusel langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Jl Barito Raya Buntok. Di lokasi tersebut ditemukan 2 kaleng cat pilok warna biru dan hitam, yang sebelumnya digunakan untuk mengecat warna sepeda motor hasil curian.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan meliputi :
1 Unit Sepeda Motor Yamaha Cripton
1 Unit Sepeda motor honda beat
1 Bilah senjata tajam jenis parang
1 Kaleng cat pilok warna biru
1 Kaleng cat warna hitam
1 Lembar baju warna biru
1 Lembar celana warna coklat
1 Buah topi warna abu-abu

Saat dilakukan pengembangan lebih lanjut, ternyata tersangka sebelumnya sudah pernah melakukan pencurian sepeda motor di TKP sama. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti lainnya diserahkan ke Polsek Dusel, untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. “Kini tersangka beserta barang bukti telah kita serahkan ke Polsek Dusel untuk dilakukan penyelidikan lebih mandalam lagi,” pungkas Yonals.(kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

KRIMINAL BARSEL

DSPMD Barsel Sosialisasi Perbup 34/2019 Terkait Kewenangan Desa

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

DSPMD Barsel menggelar pelaksanaan sosialisasi Perbup nomor 34 tahun 2019. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Barito Selatan (Barsel) menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 34 tahun 2019 kepada Kades dan perangkat desa, Senin (10/2/2020).

Plt Kepala DSPMD Barsel Haitami mengatakan, sosialisasi Perbup nomor 34 tahun 2019 ini, tentang daftar kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa di Kabupaten Barsel.

“Jadi sosialisasi ini terkait kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa untuk Kabupaten Barsel,” kata Haitami.

Ia mengatakan, adanya Perbup ini, maka setiap desa sudah ada pegangan terhadap yang menjadi kewenangan setiap desa yang ada di Barsel.

“Kita berharap setiap desa bisa paham akan kewenangan mereka berdasarkan aturan dari Perbup yang ada,” jelas Haitami. Para Kades pada 2 Maret 2020 mendatang akan mengikuti Bimtek terkait kewenangan terhadap peraturan desa masing-masing.

“Perbup ini nanti akan ditindak lanjuti lagi pada saat Bimtek terkait kewenangan desa dalam peraturan desa bulan depan,” sebut Haitami.

Perbup akan ditindaklanjuti dengan Perdes, hal-hal yang belum diatur oleh Perdes akan ditindaklanjuti oleh peraturan dari Kades.

“Jadi Perbup ini nanti akan ditindaklanjuti oleh Perdes, Perdes yang belum diatur akan ditindaklanjuti oleh peraturan Kades untuk mengetahu hak desa apa saja yang bisa dalam meningkatkan suatu PAD desa itu sendiri,” pungkas Haitami. (kanalkalimantan.com/digdo)

 

 

Reporter : Digdo
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL BARSEL

Kejar-kejaran di Atas Speedboat, Dorr ! Bandar Sabu Ini Tewas Ditembak

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Jenazah korban saat dibawa RS Jarse Buntok. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Bandar narkoba sabu berinisial B (40) warga Muara Pulau Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terpaksa diberi timah panas petugas Polsek Jenamas, setelah B berusaha melarikan diri menggunakan speedboat, Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 10.45 WIB. Akibat diterjang timah panah petugas, pelaku yang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) polisi itupun tewas.

Sedangkan M (26) satu pelaku lainnya sempat berhasil kabur ke dalam hutan, namun berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolsek Jenamas. Guna kepentingan penyidikan maupun penyelidikan, sejumlah barang bukti (barbuk) seperti satu buah senapan angin kaliber 5, dua buah pisau, satu buah selempang warna hijau tua berisikan uang Rp 25 juta dan satu paket sabu diamankan di kantor polisi.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, penangkapan terhadap kedua pelaku hingga akhirnya satu pelaku tewas ditembak seperti adegan film.

Bermula, Polsek Jenamas mendapat laporan dari masyarakat bahwa speedboat yang diduga pelaku bandar sabu bernama B dan M yang berasal dari Muara Pulau, Kalsel memang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) Polsek Jenamas.

Saat keduanya melintas di sungai Barito wilkum Polsek Jenamas, sejumlah petugas melakukan pengejaran dan ditemukan speedboat milik pelaku sedang berada di pinggir sungai Barito di Desa Rangga Ilung dan bersembunyi di balik pohon dengan posisi speedboat ke arah depan.

Personel Polsek Jenamas dipimpin Kanit Reskrim Bripka Tumi Prasitu kemudian mendekat ke speedboat milik diduga pelaku tersebut. Melihat ada polisi mendekat, pelaku mencoba melarikan diri sehingga hampir menabrak speedboat milik polisi.

Salah satu pelaku sempat mengarahkan senapan angin ke arah speedboat Polsek Jenamas. Melihat hal tersebut membahayakan, selanjutnya personel Polsek Jenamas berupaya memberikan tembakan peringatan tiga kali ke atas dan pelaku tetap berupaya melarikan diri menuju wilayah Kelurahan Rantau Kujang, Kecamatan Jenamas.

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmamsyah SIk. foto : digdo

Saat melarikan diri menggunakan speedboat itu, tiba-tiba arah speedboat diputar berbalik mengarah dan menabrak speedboat milik Polsek Jenamas, hingga mengakibatkan salah satu personel Polsek Jenamas Briptu M Rizal terjatuh ke sungai Barito.

Karena membantu menyelamatkan Briptu M Rizal. Kemudian, salah satu personel Polsek Jenamas mencoba menembakkan ke arah mesin speedboat milik pelaku dengan jarak kurang lebih 50 meter dengan posisi speedboat yang sedang berjalan.

Karena terkena tembakan, speedboat milik pelaku menepi ke pinggir sungai. Saat didekati, pelaku bernama B sudah terkapar bersimbah darah lantaran diterjang timah panas petugas. Sedangkan M, sempat kabur ke dalam hutan, namun akhirnya berhasil di tangkap.

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK dikonfirmasi kanalkalimantan.com membenarkan kejadian itu. “Benar satu bandar narkoba di Kecamatan Jenamas ditembak, dan satunya lagi sudah diamankan,” tegasnya singkat.(kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL BARSEL

Punya 3 Paket Sabu, Kirim Pria Ini ke Polres Barsel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tersangka S pemilik 3 paket sabu yang ditangkap Polres Barsel. Foto : polres barsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BUNTOK, Tim Satresnarkoba Polres Barito Selatan (Barsel) berhasil meringkus S (46) yang diduga sebagai pengedar sabu, Jumat (22/11) sekitar pukul 06.15 WIB di Jalan Kelurahan Rt 029 Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barsel.

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kasatresnarkoba Iptu Sanip mengatakan, pelaku diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pria yang mencurigakan.

“Setelah kami lakukan penyelidikan, pria yang dimaksud saat dilakukan pemerikasaan waktu penangkapan serta penggeledahan kedapatan satu paket plastik klip kecil diduga sabu di saku celana belakang sebelah kiri,” kata Sanip kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (23/11).

Ia mengatakan, selain di saku celana belakang S, juga ditemukan dua paket di dalam tas ransel warna hitam milik pelaku.  “Jadi selain di saku celana belakang kita juga mendapatkan 2 paket sabu dalam tas ransel milik S,” beber Sanip.

Ditambahkan olehnya saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Barsel dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dikenakan pasal 112 Ayat (1) atau Pasal 114 Ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tetang Narkotika dengan ancaman hukuman lima tahun ke atas.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila mengetahui adanya peredaran Narkoba atau kegiatan yang mencurigakan agar dilaporkan untuk segera ditindak lanjuti sebagai langka awal dalam pengawasan peredaran obat-obat terlarang,” pungkas Sanip. (digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->