Connect with us

Kabupaten Banjar

Begini Cara Pemadam Kebakaran di Martapura Mempererat Silaturahmi

Diterbitkan

pada

Latihan bersama sejumlah BPK di Martapura Kota. Foto: Wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kawasan saluran Irigasi Riam Kanan, tepatnya di dekat jembatan Sungai Paring, Martapura Kota, Jumat (26/6/2020) sore dipadati puluhan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari Martapura Kota.

Masing-masing menumpangi unit atau mobil pemadam dan berjejer di tepi saluran irigasi. Bukan karena ada kebakaran, mereka menggelar latihan bersama.

Ya. Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kota Martapura menggelar latihan gabungan pemadam kebakaran se Kota Martapura.



Pantauan kanalkalimantan.com, pada pukul 17:00 Wita, latihan gabungan tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang sedang melintas.

Seorang anggota pemadaman kebakaran yang ditemui menyebutkan, latihan itu dilakukan seminggu sekali, yaitu setiap Jumat mulai pukul 17:00 Wita.

Eko 03 SAM, salah satu anggota pemadam kebakaran, mengatakan, untuk dana latihan tersebut dari uang pribadi masing-masing BPK ada yang swasta ada yang swadaya diperoleh dari hasil sumbangan suka rela warga sekitar dari uang bensin unit maupun uang untuk bahan bakar mesin.

“Latihan gabungan ini guna menjalin silaturahmi antar BPK yang dirangkul oleh Damkar Martapura Kota. Adapun Pemadam yang ikut serta latihan kurang lebih 30 unit BPK/PMK/DAMKAR biasaya adalah BPK Sa’dah, BPK Menpat, BPK Kompas, BPK Sekumpul, BPK Tajam, BPK Sam, BPK Keraton dan Masih banyak lainnya yang tidak bisa disebutkan semuanya,” papar Eko.

‘Tetuha’ pemadam kebakaran di Martapura, seperti Ahmad Karim 01 Kompas dan Sabarudin 01 HR juga ikut dalam kegiatan sore itu.

“Mereka semua di bawah naungan Bumi Selamat Rescue atau Buser 690 Kabupaten Banjardan kegiatan ini guna mempererat tali silaturahmi antar pemadam,” ujar Ahmad Karim. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Dhani
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

Rampas HP Pengungsi di Masjid Al Karomah, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pelaku diamankan polisi setelah babak belur dimassa mencuri hp pengungsi. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sungguh tega, RH (30) mencuri hand phone salah seorang korban terdampak banjir di pengungsian Masjid Agung Al Karomah Martapura, Senin (18/1/2020) pukul 12:00 Wita.

Sontak saja, para pengungsi yang mengetahui aksi pelaku langsung dihajar hingga babak belur dihajar warga.

Diketahui pelaku RH (30), warga jalan Martapura Lama, RT 02 RW O2, Desa Tangkas, Kecamatan Martapura Barat.

Kapolsek Martapura Kota AKP Suroto melalui Kanit Reskrim Polsek Martapura Kota Iptu B Munhte membernarkan, akan hal tersebut.



 

 

“Benar, kejadian tersebut terjadi jam 12 malam, di tempat pengungsian Masjid Al Karomah Martapura,” ucap Muhte kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (19/1/2021) siang.

Pantuan Kanalkalimantan.com, di rungan Satreksrim Polsek Martapura Kota, pelaku saat diintrogasi pihak kepolisian, pelaku menjawab berbelit-belit.

M Riski Abdilah, (20) korban menceritakan kronologis kepada Kanalkalimantan.com, sesudah membuat laporan di rungan Satreskrim Polsek Martapura Kota.

“Saya waktu itu mau pergi ke toilet, sesudah ke toilet, tepat di tengah tangga masjid, pelaku langsung mengambil saya yang saat itu saya simpan di kantong baju gamis saya,” bebernya.

Kemudian, lanjut korban menjelaskan, ketika hp itu tiba-tiba di tangan pelaku, pelaku berkata jangan berisik orang lagi pada tidur, sembari menujuk ke lantai bawah pengungsian sedang terlelap tidur. “Saya jawab, kembalikan hp saya dulu, kemudian pelaku mengusir saya ke atas sambil mendorong badan saya,” tutur korban.

Kemudian korban naik ke atas, lalu ada orang lain yang melihat korban didorong. “Ada apa, saya jawab tidak tahu, saya kira orang itu orang gila karena penampilan sama rambutnya seperti itu. Lalu saya bilang dengan sangat terpaksa hp saya diambil, paman tersebut langung menyuruh saya untuk ambil lagi hp milik saya,” jelasnya.

Masih dalam keterangan pelaku, lalu korban turun mau mengambil hp itu, tidak tahunya massa yang lain juga ikut pada turun, langsung pelaku digebukin oleh warga, ditanya warga hp tersebut diamankan. Langsung, warga mencari di dalam tas pelaku, ditemukanlah hp tersebut di bawah tas.

Sementara dari keterangan pelaku, saat diintrogasi polisi, pelaku menyebutkan, dirinya bersama temannya mau pergi Banjarmasin, kemudian karena cuaca sedang hujan, dirinya bersama temannya berteduh di Masjid Al Karomah.

“Saya cuma minjam saja hp tersebut, mau menelpon keluarga saya, untuk jemput saya di Martapura. Korban tidak mau meminjami hp tersebut, lalu saya ambil paksa di kantong bajunya. Korban langsung ke atas ketakutan,” jawabnya saat dimintai keterangan oleh pihak kepolsian.

Kini, tersangka bersama temannya sudah diamankan ke Mapolsek Martapura Kota, untuk teman tersangka, polisi masih melakukan pemeriksa terhadap teman tersangka. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter: Wahyu
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Hibur Pengungsi Banjir di Stadion Demang Lehman, Rian D’Masiv: Jangan Menyerah!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyanyi Rian D’Masif saat menghibur pengungsi di Demang Lehman Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA– Ada suasana berbeda di lokasi pengungsian di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Senin (18/1/2021). Di tengah musibah yang dialami, warga terdampak jadi terhibur dengan datangnya penyanyi Rian D’Masiv di tengah-tengah mereka.

Penyanyi yang terkenal dengan tembang ‘Jangan Menyerah’ ini, menghibur pengungsi di Stadion Demang Lehman. Ia membawakan sebuah lagu berjudul ‘Esokkan Bahagia’ dengan gitar akustik yang disandangnya.

“Lagu ini saya berikan khusus bagi saudara-saudara saya di Kalsel. Jangan menyerah,” ujarnya.
Kehadiran Rian ini memang membawa kebahagiaan tersendiri bagi para pengungsi. Setidaknya, untuk sejenak mereka bisa melupakan derita yang dialami karena rumah dan hartanya yang terendam banjir.

Kehadiran Rian ini, beberapa saat telah sebelumnya Jokowi berserta rombongan tiba di Stadion Demang Lehman. Pada kesempatan tersebut, Jokowi memberikan makanan siap saji berupa kue kepada anak kecil. Sekitar 13 menit Jokowi meninjau para pengungsi.



Saat ini, Stadion Demang Lehman ditempati pengungsi dari 15 Desa di Kabupaten Banjar. Mereka terdiri laki-laki dewasa ada 229 jiwa, anak-anak 99 jiwa, balita 37 jiwa. Total pengungsi laki laki ada 358 jiwa. Sedangkan pengungsi perempuan dewasa sebanyak 321 jiwa, anak-anak 66 jiwa, balita 25 jiwa. Total jumlah pengungsi perempuan ada 421 jiwa. Sementara total keseluruhan jumlah pengungsi di Stadion Demang Lehman ada 779 jiwa.

Dalam kunjungannya ke Kalsel, Jokowi terpaksa mengurungkan niatnya untuk meninjau posko pengungsian di Masjid At Takwa, Pekauman Hulu akibat turunnya hujan.

Akan tetapi Jokowi tetap menyapa masyarakat yang tinggal dan berkumpul di sekitar area jembatan. Sembari menyapa Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadi membagikan masker dan makanan siap saji ke masyarakat.

Usai membagikan sembako, Jokowi bertolak ke Jembatan Mataraman yang putus akibat arus banjir yang deras. Sebelumnya jembatan ini bisa dilewati kembali oleh roda dua dan empat pada, Kamis (14/1/2021), tetapi tidak bertahan lama jembatan kembali putus, pada Minggu (17/1/2021) pagi. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->