Connect with us

Kabupaten Banjar

Begini Prilaku Pengendara di Martapura Setelah Sosialisasi Physical Distancing di Traffic Light

Diterbitkan

pada

Sosialisasi physical distancing di marka lalu lintas oleh Dishub Banjar. Foto: Dishub Banjar for kanalkalimantan.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sepekan sudah pelaksanaan sosialisasi physical distancing di marka jalan, traffic light di Kota Martapura. Hasilnya? Sebagian besar pengendara sudah menaati aturan, tanpa harus diatur oleh petugas.

“Tanpa dijaga petugas masyarakat sudah mulai mengerti tentang protokol kesehatan berkendara,” ujar Kabid LLPD, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, Faisal ST MM, Selasa (8/9/2020).

Dia berharap dengan sosialisasi yang dilaksanakan selama seminggu, sejak 2 September 2020 tadi, bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya jaga jarak di masa pandemi Covid-19 ini.

Setelah sosialisasi ini, dia mengatakan, imbauan akan terus dilakukan menunggu pemberlakuan new normal dari pemerintah untuk Kabupaten Banjar khususnya.



Pantauan kanalkalimantan.com, sejumlah pengendara dua yang berhenti saat lampu merah di traffic light perempatan Sekumpul langsung menempati posisi sesuai garis yang dibikin Dishub Banjar beberapa hari sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dishub Banjar Drs H Aspihani MAP, menjelaskan, sosialisasi dilakukan dalam rangka persiapan menuju era tatanan baru (new normal).

“Maka kami, Dinas Perhubungan dan Polres Banjar serta dibantu oleh Saka Bhakti Husada binaan Dinas Kesehatan melaksanakan sosialisasi physical distancing di marka lalu lintas untuk pengguna roda dua dan roda empat pada saat menunggu di traffic light dengan simulasi jaga jarak sesuai dengan marka jalan yang disiapkan,” katanya.

Harapannya, sambung Aspihani, semua pengendara roda dua dan roda empat dapat memahami dan mengerti social distancing dan physical distancing dalam berkendara.

“Tidak hanya di tempat-tempat umum dan nantinya dapat menekan angka penyebaran virus corona di jalan raya,” ujar dia. (kanalkalimantan.com, dhani)

Reporter : Dhani
Editor : Dhani


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

Personel Polres Banjar Bersama Satpol PP Banjar Kembali Laksanakan Ops Yustisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

operasi yustisi yang digelar aparat gabungan terkait protokol COVID-19 di Kabupaten Banjar Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Personel Polres Banjar bersama Tim Duta Perubahan Perilaku Satpol PP Kabupaten Banjar, kembali melaksanakan Operasi Yustisi di wilayah Kabupaten Banjar, Selasa (27/10/2010) malam.

Adapun rutenya dimulai dari Mako Mapolres Banjar, menuju Jln Sekumpul, dan berakhir di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun Alun Ratu Zaleha Martapura.

Pantuan Kanalkalimantan.com, di lokasi masih ada warga yang tidak taat protokol kesehatan seperti memakai masker saat berada diluar rumah.



 

 

 

Terdapat dua orang remaja laki laki, dan satu orang ibu yang tidak menggunakan masker. Maka petugas langsung memberikan tindakan sanksi berupa hukuman Push up serta squat jump.

Setelah menjalankan hukuman, para remaja berserta ibu tersebut lansung diberikan masler oleh petugas.

Ketika ditanya petugas kenapa tidak menggunakan masker, selalu yang jadi alasan para warga tersebut dengan alasan tertinggal, lupa bawa, dan lupa menaruh.

Kasat Sabhara AKP Avan Suligi melalui Ipda Didik selaku Pawas (Pengawas), mengatakan, kita memberikan imbauan kepada setiap pemilik warung makan, agar setiap pelanggan yang ingin berbelanja, diwajib kan menggunakan masker.

Ia juga mengatakan, agar setiap warung memasang banner yang bertuliskan protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, serta menyediakan alat cuci tangan berserta sabun nya.

“Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Banjar, agar selalu mentaati protokol kesehatan, wajib menggunakan masker saat bepergian keluar rumah. Terapkan 3M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Ini Kronologi Tabrakan Maut Truk Vs Motor di Martapura

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Lakalantas menyebabkan seorang pengendara motor meninggal.  Foto: emergency
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kecelakan maut yang terjadi di Jalan A Yani Km 38,950 Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar di depan Komplek Pangeran Antasari (Kompas), menyebabkan satu perempuan meninggal dunia, Selasa (27/10/2020) sore.

Diketahui korban ada dua orang merupakan pasangan suami istri, yakni Gazali Rahman (51) dengan Herlinawaty (51), merupakan warga jalan Danau Terati nomor 07 RT 01, Desa Tangga Ulin Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo melalui Kanit Laka Lantas Polres Banjar Ipda Alfian Noor mengatakan, sebuah sepeda motor Suzuki Shogun Nopol DA 4211 FR yang kendarai oleh Gazali Rahman (51) berboncengan dengan istrinya Herlinawaty (51) datang dari arah Banjarbaru menuju Hulu Sungai.

“Saat itu sepeda motor yang dikendarai Gazali berada pada jalur kiri. Ketika melewati jalan bergelombang, sepeda motor tersebut mengalami slip dan terjatuh ke kanan jalan,” kata Ipda Alfian Noor kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (27/10/2020) malam.



Lebih lanjut ia juga menjelaskan, akibat kejadian itu pengendara dan penumpangnya tertabrak oleh mobil truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi DA 8209 HF yang dikemudikan oleh Arif Rahman yang berada di lajur kanan. Setelah slip sepeda motor pasautri itu mengenai ban belakang sebelah kiri truk Fuso yang datang dari arah Banjarbaru menuju arah Hulu Sungai (searah).

Pengemudi mobil truk Mitsubishi Fuso sempat melarikan diri, petugas kepolisian melakukan pengejaran dan berhasil dicegat di depan rumah makan H Fauzan.

“Kita langsung melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut, dan berhasil kita cegat di depan rumah makan H Fauzan,” katanya.

Korban Gazali Rahman mengalami luka yang cukup serius, dan dilarikan ke RSUD Ratu Zalecha guna dilakukan perawatan lebih lanjut.

“Untuk korban Gazali Rahman mengalami luka pada bagian dahi sebelah kanan benjol, tangan sebelah kanan patah, pipi kanan lecet kaki kanan lecet dan dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura,” ungkapnya.

Sedangkan Herlinawaty mengalami luka yang cukup parah, sehingga menyebabkan dia menginggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Ratu Zalecha.

“Korban Herlinawaty mengalami luka pada tangan kanan patah terbuka, mulut, hidung keluar darah, meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSUD Ratu Zalecha,” ungkapnya.

Pantuan Kanalkalimantan.com, di grup emergency untuk jenazah Herlinawaty diantar menggunakan unit EBR (Emergency Banjar Response) ke rumah duka di Amuntai. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter: Wahyu
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->