Connect with us

Kriminal Banjarmasin

Berhasil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Polda Diapresiasi DPRD Kalsel

Diterbitkan

pada

DPRD Kalsel mengapresiasi keberhasilan Polda mengungkap narkoba skala besar Foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Keberhasilan jajaran Dit Resnarkoba Polda Kalsel dalam mengungkap peredaran narkoba jaringan internasional pada akhir Januari lalu, diapresiasi penuh oleh DPRD Provinsi Kalsel. Ini terlihat saat Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, di sela-sela pemusnahan narkoba di Mapolda Kalsel di Banjarmasin, Jumat (14/2/2020) pagi.

“Kami atas nama DPRD Provinsi Kalsel yang beranggotakan 55 orang mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polda Kalsel yang telah berhasil mengungkap sedikitnya 34,7 kilogram,” kata Supian.

Menurutnya, jumlah narkoba yang berhasil digagalkan peredarannya oleh Dit Resnarkoba Polda Kalsel, telah menyelamatkan sedikitnya 274.724 warga Kalsel yang terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: 34 Kg Narkotika Jaringan Internasional Dimusnahkan Polda Kalsel, 12 Tersangka Diamankan



“Kami berharap kepada Polda Kalsel, ini tidak berhenti sampai di sini. Masyarakat juga diharapkan turut serta membantu kinerja polisi untuk bisa mengungkap peredaran narkoba,” harapnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal kinerja kepolisian dalam mengungkap peredaran narkoba di Kalsel. Apalagi, belum lama ini, kepolisian berhasil mengungkap peredaran narkoba terbesar dalam sejarah Polda Kalsel, yakni 32,5 kilogram sabu dengan tersangka NAZ pada 18 Januari 2020.

“Mudah-mudahan ini yang terakhir kasus peredaran narkoba khususnya di Kalsel. (Dengan ada kasus ini) bisa jadi pelajaran bagi masyarakat. Ke depan kami mendukung kinerja Polda Kalsel,” pungkas Supian. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kriminal Banjarmasin

Rangkap Profesi, Jukir Sambil Edar Sabu di Banjarmasin Dicokok Polisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

GMA ditangkap polisi karena simpan sabu. Foto : satresnarkoba Polresta Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Terlibat dalam bisnis haram peredaran narkotika jenis sabu, seorang juru parkir (jukir) di jalan Hasanuddin, Banjarmasin Tengah, diringkus Satresnarkoba Polresta Banjarmasin pada Kamis (17/9/2020) lalu.

“Terduga pelaku GMA (38) kami tangkap saat ingin membuang barang bukti berupa satu paket sabu, tak jauh dari tempatnya mangkal,” terang Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Wahyu Hidayat, Senin (21/9/2020).

Melihat gerak-gerik terduga pelaku yang mencurigakan pada saat diamankan, petugas kembali melakukan penyisiran disekitaran TKP. “Sekitar 15 meter dari tempat pelaku diamankan petugas mendapati 11 paket sabu yang disimpan di dalam kotak rokok,” ucap Wahyu.

Untuk total keseluruhan barang bukti yang diamankan yakni 12 paket narkotika jenis sabu siap edar 3,34 gram. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 650 ribu.



Penangkapan GMA (38), warga jalan Sungai Baru, Banjarmasin Tengah itu, bermula ketika petugas mendapati informasi dan melakukan lidik. “Kini GMA dibawa ke Mapolresta Banjarmasin guna pemeriksaan hukum lebih lanjut,” tandasnya.

GMA dikenakan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

 

Reporter: Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kriminal Banjarmasin

Jual Gas 3 Kg Lebihi HET, Wanita Pemilik Pangkalan di Basirih Diciduk Polisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel mendapati pangkalan menjual LPG 3 Kilogram di atas harga eceran tertinggi (HET), Kamis (17/9/2020). foto; humas polda kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MK (45) karena kedapatan menjual LPG 3 Kilogram di atas harga eceran tertinggi (HET), Kamis (17/9/2020) pukul 22.30 Wita.

MK, seorang pemilik pangkalan LPG 3 Kg ini diamankan di tempat usahanya Komplek Purna Sakti Jalur Utama I, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin. Petugas menemukan barang bukti berupa LPG 3 Kg bersubsidi sebanyak 76 tabung, LPG 3 Kg bersubsidi (kosong) sebanyak 157 tabung, spanduk harga HET 1 lembar, log book pangkalan LPG 3 Kg Hasan dari bulan Januari sampai Agustus 2020 masing-masing 1 bundel.

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa LPG 3 Kg bersubsidi (isi) sebanyak 18 tabung dan LPG 3 Kg bersubsidi (kosong) sebanyak 2 tabung.

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’I menjelaskan pengungkapan oleh Jajaran Subdit 1 Tindak Pidana Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel ini karena yang bersangkutan memperdagangkan LPG 3 KG bersubsidi kepada konsume pengecer dengan di atas HET dengan harga Rp 30 ribu per tabung.



Dengan melebihi ketentuan harga penjualan ke konsumen pengecer, wanita pemilik pangkalan ini telah melanggar Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 10 huruf (a) UU RI No.8 tahun 1999 tentang perlindungan lonsumen Jo Peraturan Presiden Republik Indonesia No.71 tahun 2015 tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan penting.

Polda Kalsel pun mengimbau pangkalan LPG tidak menjual gas LPG 3 Kg di atas HET, tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan LPG 3 Kg. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->