Connect with us

Barito Selatan

Beri Imbauan Warung Makan Tidak Operasional Secara Terbuka

Diterbitkan

pada

Satpol PP Barsel melakukan imbauan dan surat edaran yang ada di sejumlah warung dan rumah makan yang ada di Barsel. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BUNTOK, Pedagang maupun pemilik warung diminta tidak beroperasional secara terbuka saat bulan Ramadhan. Menindak lanjuti edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) nomor 331.1/419/Pol PP & Damkar/V/2019 terkait imbauan di bulan suci Ramadhan.

Kepala Satpol PP Damkar Barsel Edi Suharto mengatakan, sehubungan dengan adanya edaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Barsel, pihaknya dari Satpol PP melakukan imbauan terkait edaran kepada warung makan yang berjualan secara terbuka di bulan puasa.

“Kita berikan imbauan terlebih dahulu kepada seluruh pedagang, agar kiranya bisa berjualan dengan tidak secara terbuka di bulan puasa ini,” kata Edi kepada Kanalkalimantan.com, Senin (13/5/2019).

Ia juga mengatakan, selain kepada rumah makan dan restoran, pihaknya memberikan imbauan kepada cafe atau tempat hiburan untuk batasan buka serta larangan merokok disembarang tempat pada siang hari.

“Kiranya kepada semua tempat hiburan bisa tahu batasannya di bulan Ramadhan dan para perokok bisa menghargai untuk tidak merokok disembarang tempat,” ujar Edi.

Lebih lanjut, ia juga meminta semua masyarakat Barsel tidak terkecuali anak-anak, kiranya bisa tidak membunyikan petasan yang mengganggu ketertiban umum, seperti orang beribadah dan juga saat orang ingin istirahat.

“Jangan asal memainkan petasan, sehingga bisa mengganggu ketertiban umum terutama saat orang menjalankan ibadah dan istirahat,” tegas Edi.

Ditambahkan olehnya untuk saat ini pihaknya masih melakukan sebatas imbauan namun kiranya bisa ditaati, demi saling menjaga dan menghormati sesama umat.

“Untuk selanjutnya jika memang dilanggar imbaun yang ada, kita akan melakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku nanti,” pungkas Edi. (digdo)

Reporter:Digdo
Editor:Bie

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Barito Selatan

Kapolres Barsel: Pertanian Hidroponik Bisa Jadi Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kapolres Barsel bersama jajaran anggotanya memanen hasil pertanian tanaman hidroponik di Rujabnya. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Guna menjaga ketahanan pangan, pertanian hidroponik bisa jadi salah satu upaya yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah yang mencanangkan program pertanian bermetode hidroponik.

“Kiranya lewat pertanian hidroponik ini bisa jadi salah satu upaya kita dalam menjaga ketahan pangan di tengah pandemi covid-19 ini,” kata Devy kepada Kanalkalimantan.com, di Rujab Kapolres Barsel, Selasa (2/6/2020).

Ia juga menyampaikan pertanian hidroponik diharapakan mampu menjadi salah satu solusi bagi masyarakat. Terutama guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan pangan apabila pandemi Covid-19 ini terus berkepanjangan. Ini karena pertanian dengan sistem hidroponik dapat dilakukan oleh semua warga. Selain tidak membutuhkan media atau lahan luas, sistem pertanian ini juga bisa dilakukan dengan cara sederhana dan tidak memerlukan biaya besar.

“Harapan kita, di tengah masa pandemi Covid-19 ini, apabila terjadi kelangkaan pangan, ini hasil pertanian hidrponik bisa dimanfaatkan untuk bertahan hidup dan ini juga bisa kita bagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan,” ujar Devy yang sedang panen bersama hasil pertanian hidroponik di Rujab Kapolres.

Ia juga mengungkapkan bahwa program pertanian yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan ini sendiri, merupakan salah satu program yang sudah ia gagas semenjak awal tahun 2020. “Hari ini kita melaksanakan giat panen hasil pertanian hidroponik, yang sebenarnya sudah kita rilis sejak bulan Januari, ini sudah panen untuk yang kesekian kalinya ini,,” beber Devy.

Meskipun terbatas, dalam giat yang diikuti oleh beberapa jajaran Polres itu, Kapolres dan para anggota memanen beragam sayuran hasil pertanian. Mulai daun mint, pachoi, dan selada, serta dua jenis ikan yang dibudidayakan di kolam yaitu mujaer dan patin.

Guna memperbanyak hasil produksi pertanian untuk menjalankan program ketahanan pangan ini, dirinya kini sudah menyiapkan lahan, yang rencananya dijadikan tempat menanam singkong, jagung, ketela dan beberapa komiditi pertanian lainnya. “Di Mapolres atas, kita sudah menyiapkan lahan, di situ kita akan tanami singkong, jagung, ketela dan beberapa sayuran lainnya agar kita bisa survive ‘bertahan’ selama masa pandemi ini. Harapan kita nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan serta untuk di konsumsi oleh para anggota Polres,” pungkas Devy.(kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Barito Selatan

DPRD Provinsi Dapil IV Apresiasi Sekber Barsel dalam Tangani Dampak Sosial Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kunjungan DPRD Provinsi Dapil IV ke Sekber Barsel dan Bupati Barsel menyerahkan laporan penyaluran kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng perwakilan dari Tim Reses Dapil IV. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Anggota DPRD Kalteng Dapil IV melaksanakan kunjungan ke beberapa dinas di wilayah Barito Selatan (Barsel). Salah satunya mengunjungi Sekretariat Bersama (Sekber) dalam penanganan sosial terkait covid-19 di kantor Disnakertrans setempat.

Anggota DPRD Dapil IV sekaligus Wakil Ketua DPRD H Jimmy Carter mengatakan, Sekber yang terbentuk dari tujuh dinas yang bertugas menangani dampak sosial pandemi covid-19 menjadi terobosan sangat baik.

“Kita mengapresiasi keberadaan Sekber ini karena merupakan terobosan baik bagi Kabupaten Barsel dalam menangani masalah sosial,” kata Jimmy kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (2/6/2020).

Menurut Jimmy, Sekber ini sangat berperan dalam hal memantau penyaluran bantuan yang ada ke masyarakat serta memastikan tepat sasaran. “Kita menganggap Sekber ini sangat baik sekali keberadaan terutama dalam hal pendataan sekaligus pemantaun terkait penyaluran dari seluruh bantuan yang ada baik dari Pusat, Provinsi, Kabupaten hingga lewat bantuan dana DD,” ujarnya.

Di tempat sama, Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri menyampaikan terimakasih atas kunjungan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng beserta rombongan Dapil IV wilayah Das Barito. “Kita sangat berterima kasih atas kunjungan DPRD Provinsi Dapil IV ke Barsel guna melihat sejauh mana perkembangan Barsel terkait penanganan covid-19,” ucap Eddy Raya.

Ia mengatakan merupakan tanggung jawab bersama dari segala pihak dalam melawan memerangi covid-19 ini hingga berakhir. Kini mulai memasuki new normal, kiranya laporan-laporan yang telah disampaikan kepada pihak DPRD Provinsi bisa berguna.

“Kiranya laporan yang telah kita sampaikan ke beberapa pihak bisa berguna. Termasuk bantuan yang kita salurkan bisa bermanfaat dalam menghadapi pandemi covid-19 ini,” pungkas Eddy Raya. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Barito Selatan

Pasca Penyerangan Mapolsek Daha Selatan Polres Barsel Lebih Waspada

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK Foto : Digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Kapolres Barito Selatan, AKBP Devy Firmansyah SIK mengingatkan seluruh anggotanya untuk lebih waspada dalam hal pengamanan, terlebih dengan adanya kejadian penyerangan yang menimpa Mapolsek Daha Selatan wilayah Polda Kalsel.

“Antisipasi terhadap anggota kita, seperti kejadian di Mapolsek Daha Selatan, apel pagi ini kita arahkan kepada seluruh anggota Polres Barsel untuk lebih ekstra waspada lagi dalam bertugas,” kata Devy kepada kanalkalimantan.com, di Buntok Senin (1/6/2020).

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan apel pagi itu pihaknya sekaligus mengecek semua sarana prasarana kelengkapan Polres Barsel seperti ranmor untuk kesiapan dinas di lapangan.

“Kita pastikan semua sarana prasarana kesiapan Dinas Polres Barsel semua siap sehingga semua stay saat bertugas di lapangan,” ucap Devy.

Untuk pelaksanaan tugas di lapangan semua penugasan wajib buddy system, agar bisa saling menjaga dan saling mengingatkan saat menjalankan tugasnya.

“Saat bertugas semua wajib buddy system demi ke amanan dalam menjalankan tugas dan kiranya sesama anggota bisa saling menjaga dan saling mengingatkan,” pinta Devy.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Barsel kiranya menjaga situasi di Barsel tetap kondusif tentu tidak luput dari kerja sama semua pihak.

Oleh karena itu untuk menghindari hal yang tidak di inginkan kiranya bila ada sesuatu yang mencurigakan di lingkungan masyarakat, bisa laporkan ke Pos Polres tedekat. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Dhani

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->