Connect with us

kriminal banjarbaru

Berlagak Seperti Mahasiswa, Residivis Curanmor Ini Akhirnya Dibekuk Polres Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Tersangka curanmor Ahmad Armasin dan barang bukti 1 unit Roda 2 Vario warna merah hitam. Foto: Polres for Kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Unit Resmob Polres Banjarbaru diback up Unit Resmob Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil menangkap pelaku curanmor pada hari Sabtu (28/3/2020), di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HST).

Unit Resmob Polres Banjarbaru yang dipimpin Iptu Alhamidie, saat itu mendapat informasi bahwa pelaku curanmor yang sebelumnya beraksi di Asrama Mahasiswa Candi Laras, Kelurhaan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, pada bulan Agustus lalu, adalah warga Kabupaten HST. Dengan bekal informasi tersebut, petugas melakukan pengejaran dan koordinasi dengan Unit Resmob Polres HSU.

“Sesampai di sana personil kami langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Ahmad Armain (31) di rumahnya yang beralamat di Jalan Norman Umar, Desa Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, kabuapaten HST,” ucap Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah.

Terkait modus, kata Kasat Reskrim, saat itu pelaku beraksi dengan bergaya layaknya mahasiswa dan mencari pintu atau jendela kost yang tidak terkunci. Kemudian pelaku masuk dan mengambil kunci sepeda motor dan kemudian membawa motor korbannya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kasubbag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati, saat dikonfirmasi menerangkan pelaku adalah residivis yang sudah 5 kali keluar masuk penjara dengan modus slip kost-kostan atau asrama mahasiswa. Dimana pemiliknya sedang lengah kemudian ia masuk dan mengambil kunci motor serta barang-barang milik korbannya.

“Saat ditangkap pelaku mengaku beraksi seorang diri dan sudah beraksi 2 kali dimana TKP satunya masuk wilayah hukum Polres Banjar dan saat ditangkap petugas mengamankan barang bukti 1 unit Roda 2 Vario warna merah hitam,” pungkas AKP Siti.

Atas aksinya, Ahmad Armasin di jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun, tegasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

kriminal banjarbaru

Pria 30 Tahun Tewas di Loktabat Utara, Diduga Akibat Tenggak Miras Oplosan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi miras. foto: kanalkalimantan/andy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Seorang pria meninggal dunia diduga menenggak minuman keras (miras). Peristiwa ini terjadi di jalan Kebun Karet, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara pada Kamis (2/7/2020) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun Kanalkalimantan, korban meninggal dunia berinisial A (30), warga jalan Bina Putra, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin. Penyebab tewasnya korban diduga lantaran miras yang dikonsumasi ialah minuman oplosan.

Menelisik kabar ini, Kanalkalimantan.com menghubungi Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas Polres Banjarbaru Iptu Tajudin Noor, Jumat (3/7/2020) sore. Dirinya membenarkan kejadian tersebut.

“Benar tadi malam seorang pria tewas saat menenggak miras. Saat ini, kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini,” kata Iptu Tajudin Noor, melalui sambungan telepon.

Ihwal penyebab tewasnya korban, kata Iptu Tajudin, pihaknya belum dapat memastikan bahwa hal itu dikarenakan miras oplosan. Pasalnya saat itu A meminum miras bersama tiga temannya, dan ketiga teman A dalam kondisi baik-baik saja.

Sore itu, korban membeli miras dan membawanya ke jalan Kebun Karet untuk dikonsumasi bersama tiga temannya. Tiba-tiba korban mulai mengalami sakit dan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru. Malam itu juga korban dinyatakan meninggal dunia.

“Kita belum dapat memastikan bahwa penyebabnya miras oplosan. Soalnya ketiga temannya baik-baik saja. Kami juga telah mendatangi si penjual miras dan yang bersangkutan mengklaim tidak menjual miras oplosan,” lanjut Kassubag Humas.

Peliknya lagi, saat pihak kepolisian akan melakukan otopsi jenazah, pihak keluarga korban rupanya menolak. Kini, kejadian yang masih menimbulkan tanda tanya ini tengah ditangani Satreskrim Polres Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

kriminal banjarbaru

Simpan Ratusan Botol Miras Siap Jual di Kamar, AS Diciduk Polres Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ratusan miras yang berhasil diamankan Polres Banjarbaru Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dua hari terakhir, Satuan Sabhara Polres Banjarbaru mengungkap peredaran minum keras di beberapa lokasi.

Informasi yang diterima Kanalkalimantan.com, awalnya pihak kepolisian melakukan giat patroli di wilayah Jalan Karang Anyar, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru. Di lokasi tersebut, ada ratusan botol miras yang diamankan.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasat Sabhara Polres Banjarbaru, Iptu Suko, mengatakan pihaknya mengamankan belasan dus miras berbagai jenis dan merek diangkut dari sebuah kamar di kediaman pribadi tersangka berinisial AS.

“Laporan dari masyarakat bahwa di rumah tersangka sering adanya transaksi juak beli miras. Untuk itu kemarin kita tindak lanjuti dan ditemukan ratusan botol miras yang masih tersegel di dalam kardus di kamar tersangka,” katanya, Rabu (1/7/2020) siang.

Adapun dari hasil pemeriksan petugas, ratusan botol miras ilegal tersebut bernilai mencapai jutaan rupiah. Terbuktinya giat tangkap tangan ini, membuat AS digiring petugas ke Mapolres Banjarbaru beserta barang bukti.

Pada hari ini, AS menjalani sidang Tipiring di Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru. Hakim yang memimpin jalannya sidang memvonis AS bersalah. “Tersangka divonis tiga bulan kurungan dengan masa percobaan satu tahun. Artinya jika AS kembali melakukan pelanggaran selama setahun ini, maka akan langsung dipidana kurungan tiga bulan,” jelas Suko.

Selama beberapa bulan terakhir, Satuan Sabhara Polres Banjarbaru memang terus terus menggelar patroli rutin yang ditingkatkan. Alhasil pihaknya beberapa kali mendapati indikasi terkait pelanggaran seputar minuman keras.

“Tadi malam (kemarin) kita juga mendapati tuak yang ditinggal kabur pemiliknya ketika kita patroli rutin. Lokasi di sebuah warung Angkringan di Trikora. Jadi memang patroli rutin ini kita tambah intensitasnya,” tegasnya.

Adapun patroli rutin ini kata Suko selain menyasar pelanggaran kamtibmas di masyarakat juga mengingatkan warga soal protokol pencegahan Covid-19. “Kita tekankan untuk hidup disiplin agar bisa mencegah Covid-19,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

kriminal banjarbaru

HE Menjambret Sendiri, Tiga Penadah Ikut Diboyong Polisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

HE ditangkap karena melakukan aksi penjambretan. Foto: polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Unit Resmob Satuan Reskrim Polres Banjarbaru mengungkap kasus penjambretan di jalan A Yani Km 27 pada 15 Mei 2020 lalu. Bahkan, dalam kejadian tersebut, korban mengalami cidera akibat terjatuh dari kendaraan.

Informasi diterima Kanalkalimantan.com, peristiwa penjambretan terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, saat korban berkendara dari arah Banjarmasin menuju Banjarbaru. Tiba-tiba, korban dipepet seorang pria tak dikenal, yang kemudian menarik tas miliknya.

Aksi jambret ini mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motor. Sementara pria tak dikenal itu berhasil mengambil tas korban yang berisi sejumlah uang dan surat berharga.

Tiga penadah hasil barang kejahatan dari HE. Foto: polres banjarbaru

Berdasar laporan tersebut, Unit Resmob melakukan penyelidikan, hingga akhirnya pada Rabu (24/6/2020) dini hari, pelaku utama bernisial HE warga jalan Kuranji, Kecamatan Landasan Ulin, ditangkap sedang melakukan aksi oleh polisi.

“Dari hasil interogasi, pelaku HE telah melakukan aksi jambret sebanyak 3 kali,” kata Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas Iptu Tajudin Noor.

Belum selesai sampai di situ, polisi kemudian melakukan pencarian barang bukti hasil kejahatan HE. Rupanya polisi mendapati 3 orang lainnya yang terlibat. Ketiga orang ini berperan sebagai penadah barang curian tersebut.

Adapun ketiga penadah yang di amankan berinsial SU (33) warga kota Banjarbaru, MA (41) dan MU (30), keduanya merupakan warga Kabupaten Banjar.

Iptu Tajudin Noor mengatakan baik itu pelaku jambret dan penadah kini diamankan di Mapolres Banjarbaru guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Kami imbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap aksi kejahatan saat diperjalanan dan hati-hati dalam membeli suatu barang, jangan karena tergiur harga yang murah hingga mengabaikan asal usul barang tersebut,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->