Connect with us

Pilkada Banjarbaru

Bersiap Jalani Tes Kesehatan, Aditya Datang Dijemput Wartono di Bandara Syamsudin Noor

Diterbitkan

pada

Wartono di Bandara Syamsudin Noor menunggu pasangannya di Pilkada Banjarbaru, Aditya datang. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, bakal calon Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin rencananya akan datang dari Jakarta ke Banjarbaru guna mejalani tes kesehatan lanjutan.

Ia nantinya akan dijemput pasangannya Wartono, di Bandara Syamsudin Noor, Rabu (16/9/2020) siang.

“Alhamdulillah, informasi terakhir yang kita terima, pak Aditya sudah sehat. Beliau siap menjalankan aktivitas dan kembali melanjutkan proses tahapan pencalonan di Pilkada,” ujarnya.

“Setibanya pak Aditya di Banjarbaru, kita akan melengkapi sejumlah dokumen syarat pencalonan. Salah satunya yakni tes kesehatan,” lanjut Wartono.



Sebagaimana diketahui, setelah dinyatakan terpapar Covid-19 dari hasil swab, Aditya diberi dispensasi menunda pelaksanaan tes kesehatan tanggal 11 September lalu. Ia juga sebelumnya tak menghadiri proses pendaftaran di KPU Banjarbaru akibat terpapar virus, pada 4-6 September lalu.

Atas hal ini, KPU Banjarbaru pun menunda proses verifikasi dokumen syarat pencalonan pasangan Aditya-Wartono. Sementara, dokumen syarat pencalonan dua pasangan lainnya yakni Martinus-Jaya dan Iskandar-Iwansyah sudah lebih dulu dinyatakan lengkap.

Kendati demikian, Wartono optimis pihaknya masih dapat mengejar ketertinggalan dalam proses tahapan Pilkada. Ia juga memastikan bahwa untuk hasil tes kesehatan dirinya telah dinyatakan memenuhi syarat.

“Insyal Allah, Pak Aditya akan menjalani tes kesehatan pada 17-18 September. Kita harap prosesnya bisa berjalan lancar dan hasilnya cepat keluar. Sehingga kita bisa mengejar proses verifikasi hingga penetapan paslon Wali Kota dan Wakil Wali,” kata Ketua DPC PDIP Banjarbaru ini. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Pilkada Banjarbaru

Darmawan Jaya Menyapa Para Relawan di Posko Pemenangan HMJ

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Calon wakil wali kota Banjarbaru Darmawan Jaya saat mengunjungi salah satu posko pemenangan HMJ Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Calon Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan mendatangi posko pemenangan di beberapa kelurahan di lima kecamatan yang ada Kota Banjarbaru, Minggu (27/9/2020).

Kedatangan pasangan dari Calon Wali Kota Haji Martinus ini, dimulai di posko pemenangan Landasan Ulin Timur, kemudian ke posko Landasan Ulin Utara, lalu posko Loktabat Utara, serta posko Sungai Tiung dan Cempaka ini. Silaturahmi dilakukan untuk 3 hal yakni bersilaturahmi, berkoordinasi dan berkonsulidasi dengan para relawan.

“Sangat berbahagia dan bangga melihat 3 hal yang ditunjukkan para relawan yakni kekompakan, keharmonisan dan kebersamaan untuk HMJ (Haji Martinus – Jaya) dalam pelaksanaan pilkada 2020 ini,” ujar Jaya.

Dengan semangat yang digelorakan para relawan, tambah Jaya, memberikan kebanggan yang tidak bisa dikatakan dengan apa-apa selain berterimakasih dan mengucap syukur atas semangat para relawan.



“Terus semangat dan semakin kompak dalam berjuang melanjutkan amanah menjadikan Banjarbaru Lebih Baik dan Semakin Baik,” pungkas Jaya.

Untuk diketahui, dalam gelaran pesta demokrasi Pilkada 2020 pasangan calon Walikota Banjarbaru Haji Martinus dan calon Wakil Walikota Banjarbaru Haji Darmawan Jaya Setiawan di dukung 3 partai politik di parlemen yakni Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat.

Tidak hanya itu saja, sebanyak 7 partai politik non parlemen sudah menyatakan mengusung seperti Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Berkarya, partai Garuda, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Perindo. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter: Fikri
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pilkada Banjarbaru

Total Harta Duet Martinus-Jaya Sebesar Rp 15,2 Miliar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pasangan Martinus-Jaya tercatat sebagai paslon Pilkada Banjarbaru yang total hartanya mencapai Rp 15,2 miliar. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Di urutan ketiga, harta paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Martinus- Darmawan Jaya Setiawan, total mencapai Rp 15,2 miliar tepatnya 15.280.127.370. Jumlah tersebut hasil penjumlahan dari kekayaan Martinus yang mencapai Rp 2,3 miliar dan kekayaan Jaya yang mencapai Rp 12,9 miliar.

Berdasar laporan LHKPN, Haji Martinus diketahui memiliki 3 lahan tanah yang terpusat di Kabupaten Banjar. Ia juga memiliki 2 tanah berisi bangunan. Nilai seluruh tanah dan bangunan miliknya senilai Rp 1,9 miliar.

Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarbaru periode 2015-2016 dan juga mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Kasel itu memiliki 2 mobil, yang nilainya ditafsir menyentuh angka Rp 225 juta.

Tak hanya itu, Martinus diketahui memiliki harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 53,5 juta dan di kategori kas dan setara kas sebesar Rp 41,8 juta. Ia juga mencatatkan diri sebagai calon kepala daerah yang tak memiliki utang.



Infografis: kanalkalimantan/yuda

Nilai harta kekayaan Haji Martinus seluruhnya mencapai Rp 2,3 miliar. Ia melaporkan seluruh harta kekayaannya tersebut pada 4 September 2020.

Sementara itu, sosok pendamping Martinus yakni calon Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, memiliki total harta kekayaan dengan nilai mencapai Rp 12,9 miliar atau rincinya Rp 12.970.119.958.

Hal ini sebagaimana laporan harta kekayaan Jaya pada 31 Desember 2019, saat menjadi Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2016-2020.

Harta kekayaan Jaya didominasi kepemilikan 12 lahan tanah dan 3 di antaranya telah didirikan bangunan.

Seluruh tanah dan bangunan miliknya tersebut menyentuh nilai Rp 12 miliar. Jaya memiliki 2 alat transportasi berupa mobil yakni CR-V Jeep dan Nissan Grand Livina, dengan nilai Rp 400 juta.

Sisa harta kekayaannya berada di kategori kas dan setara kas dengan nilai Rp 1,4 miliar. Terakhir, Jaya juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 979 juta.

Memang LHPKN bukanlah instrumen untuk melihat kebersihan ketiga paslon di Pilkada Banjarbaru. Melainkan hanya sebatas tolak ukur ketaatan hukum para paslon dalam menjalankan prosedur yang ditetapkan dalam persyaratan.(Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->