Connect with us

Kabupaten Banjar

Berubah Jadi Perseroan Terbatas, 3 Perusda Banjar Dituntut Target PAD

Diterbitkan

pada

PDAM Intan Banjar. Foto : dok kanal Kalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Tiga perusahaan daerah milik Pemkab Banjar, Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar, dan Perusahaan Daerah (PD) Baramarta harus meningkatkan kinerja usaha masing-masing untuk kesejahteraan masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi PDI P-Hati Nurani DPRD Banjar, Yunita Ningsih, saat menyatakan tentang sikap fraksi mereka terhadap tiga perusahaan daerah yang diubah bentuk status badan hukum.

Menurut Yunita, ketika diubah menjadi PT (perseoran terbatas), ada amanat yang berbeda ketika masih berbentuk BUMD. Ada sistem manajemen perusahaan yang sangat penting diperhatikan.

Fraksi PDIP-Hati Nurani, ujar Yunita Ningsih, meminta pemerintah daerah mengkaji aspek negatif dan positif ketika diubah menjadi perseroan terbatas.



Perubahan itu sangat banyak jika dipandang dari segi fungsi, visi, dan misi perusahaan serta strategi perusahaan. “Perubahan ini harus memberikan pengalaman berharga untuk daerah. Kami tetap mendukung asalkan tidak berjalan di tempat. Kita tunggu target PAD yang bisa mereka berikan untuk daerah,” tutur Yunita Ningsih.

Tanggapan serupa sebelumnya juga pernah diutarakan Ketua Banleg DPRD Banjarm Andin Sofyan Noor. Mengacu pada UU 23 tahun 2014 dan PP 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), rancangan Perda publik yang diubah menjadi Perda provit, mengenai BUMD dan salah satu syarat sesuai dengan agenda Banmus mengenai perubahan naskah akademik. Langkah ini sebagai tujuan memberikan khasanah yang lebih luas sehingga dalam menulis dan melihat tidak main-main.

Jajaran perusahaan daerah juga dituntut dapat melihat identifikasi masalah. Dimana nantinya dapat dijawab oleh perusahaan daerah akan berubah status dari perusahaan daerah menjadi Perseroda hingga Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

“Tidak hanya berdasarkan konteks yuridis bahwa UU 23 yang mengharuskan adanya perubahan bentuk, namun kita harus tahu arah tujuan dan kiblatnya, sehingga dibuatlah naskah itu dan dapat fokus terhadap permasalahan tekhnis, seperti masalah berapa modal yang ditempatkan mengenai kewenangan DPRD, direksi hingga sumber kekayaan,” jelasnya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Guru Khalil Doakan Almarhum Nadjmi Adhani

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Banjar H Khalilurrahman dan Wakil Walikota Darmawan Jaya bersama almarhum Nadjmi Foto: humas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA  – Kepergian Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadap sang Khalik juga membawa duka mendalam bagi Bupati Banjar H Khalilurrahman.

Sebagai pemimpin daerah tetangga Kota Banjarbaru, hubungan antara Bupati Banjar dan Wali Kota Nadjmi sangat erat.  Banyak kegiatan pembangunan yang dilakukan bersama kedua daerah yang dulunya satu tersebut.

Di mata Guru Khalil, sapaan akrab Bupati H Khalilurrahman, almarhum Nadjmi Adhani adalah seorang yang baik, sangat santun dan sangat menghormati siapapun terlebih kepada beliau. “Kita sangat kehilangan seorang sahabat, yang sangat baik,” ujarnya Senin (10/9/2020).

Namun lanjut bupati yang juga seorang ulama ini, Allah SWT lebih sayang kepada almarhum Nadji Adhani. “Kita mesti ikhlas, dan mari sama-sama kita doakan agar almarhum Nadjmi mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Amin,” doa beliau.



Almarhum Nadjmi Adhani sempat menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin, setelah mengalami sesak napas beberapa hari sebelumnya.

Pada Minggu (9/9/2020) sore hari, kondisi Nadjmi sempat kritis dikarenakan kadar oksigen yang rendah hingga membuat keluhan dada sakit hingga tembus belakang dada.

Penanganan pun dilakukan dengan cara operasi untuk mengeluarkan cairan pada kulit (intubasi) hingga harus dipasangkan ventilator atau alat bantu pernafasan. Wali Kota dinyatakan meninggal pada Senin (10/8/2020) dini hari tadi tepatnya pukul 02.30 Wita di RSUD Ulin Banjarmasin.(Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter: Wahyu
Editor: Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Desa Tungkaran Kedatangan Tim Penilai Kampung Tangguh

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Desa Tungkaran kedatangan Tim Penilai Kampung Tangguh, Rabu (5/8/2020). foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Relawan Covid-19 Desa Tungkaran kedatangan Tim Penilai Kampung Tangguh tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kantor Pembakal Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura Kota, Rabu (5/8/2020).

Tim Penilai Kampung Tangguh Banua ini dipimpin Kombes Pontjo Sudyatmoko yang juga sebagai Tim Audit Itwasda Polda Kalsel.

Desa Tungkaran sendiri menjadi juara kedua Kampung Tangguh Banua tingkat Kabupaten Banjar, dan telah menerapkan standar protokol kesehatan Covid -19. Desa Tungkaran juga menerapkan sistem keamanan ketat bagi pengunjung dari desa lain yang memasuki wilayah desa, dimana langkah ini diambil sebagai bentuk pengamanan awal mendeteksi penyebaran Covid-19.

Ketua Tim Penilai Kampung Tangguh Banua Kombes Pontjo Sudyatmoko berharap Desa Tungkaran dapat mewakili Kabupaten Banjar dalam lomba Kampung Tangguh Nasional.



“Ada dua desa di Kabupaten Banjar yang mewakili ke tingkat Provinsi Kalsel, yakni Desa Tungkaran Kecamatan Martapura dan Desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan, tujuan kedatangan tim sendiri untuk memastikan kesiapan dan menilai dari kampung tangguh, dan membantu memutus mata rantai penyebaran Covid -19,” tambah Tjahyo.

Desa Tungkaran kedatangan Tim Penilai Kampung Tangguh, Rabu (5/8/2020). foto: wahyu

Tim penilai Kampung Tangguh Banua tingkat provinsi terdiri atas tim dari Polda Kalsel, Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, BPBD Provinsi Kalsel, dan Dinas Kominfo Kalsel.

Yang dinilai dalam Kampung Tangguh kali ini adalah dari sektor ketahanan pangan, ketahanan sosial budaya, ketahanan ekonomi, ketahanan keamanan dan ketahanan bidang informasi. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter: wahyu
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->