Connect with us

Kota Banjarmasin

Bikin Gaduh di Kandang, Sanca Batik Pemangsa 8 Ekor Ayam Akhirnya Ditangkap

Diterbitkan

pada

Animal Rescue BPBD Kota Banjarmasin mengevakuasi seekor ular sanca yang memangsa ayam peliharaan warga. Foto: BPBD Kota Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dengan memakai peralatan khusus, Petugas Animal Rescue dari BPBD Kota Banjarmasin berhasil mengevakuasi seekor ular jenis sanca batik atau biasa di sebut  ular sawa dari salah satu kandang ayam milik warga, pada Kamis (9/7/2020) malam.

Reptil dengan nama latin Reticulatus Python itu tertangkap ketika tengah menikmati santapannya, yaitu ayam peliharaan milik warga di Jalan Sultan Adam, Gang Family, nomor 99, RT 20, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ular tersebut ternyata sudah beberapa kali memangsa ayam milik warga, dan baru kali ini dapat ditangkap.  “Ayam saya sudah 8 ekor yang dimakannya,” ujar Akmal sang pemilik kandang ayam.

Ia menceritakan, awalnya terdengar suara gaduh yang berasal dari luar rumah sekitar pukul 21.00 Wita. Merasa curiga, Akmal langsung melakukan pengecekkan terhadap sumber suara.



 

Setelah ditelisik, ternyata ia mendapati seekor ular sanca dengan panjang sekitar tiga meter lebih berada dalam kandang dan tengah menyantap ayam miliknya.

Melihat kejadian itu, Akmal langsung bergegas menghubungi petugas Animal Rescue dari BPBD Kota Banjarmasin untuk segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Tak lama berselang, petugas yang membawa peralatan lengkap datang ke TKP dan langsung berusaha mengamankan reptil melata tersebut sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Ular sanca batik yang masih berada di dalam kandang ayam sebelum dievakuasi. foto: BPBD Banjarmasin

Staf Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Hanafi mengatakan, proses evakuasi yang dilakukan petugas dibantu dengan masyarakat sekitar, sehingga bisa berjalan lancar.  Ia mengatakan, ular pemangsa 8 ekor ayam warga itu akan diserahkan ke Taman Satwa Jahri Saleh untuk dijadikan satwa koleksi.

“Di sana (Taman Satwa Jahri Saleh) ular ini akan dirawat dengan baik, sehingga tidak mengganggu keamanan warga lagi,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada setiap masyarakat, apabila terjadi kejadian yang disebabkan oleh ancaman binatang buas, untuk segera menghubungi petugas animal rescue BPBD Kota Banjarmasin. Sehingga pihaknya bisa melakukan proses pengevakuasian binatang tersebut ke tempat yang lebih aman.

“Kalau ada ancaman dari ular, lebah, biawak dan lainnya yang mengganggu kenyamanan warga, bisa langsung dilaporkan ke petugas. Petugas Animal Rescue siap untuk membantu mengamankan hewan yang mengganggu itu ke tempat yang lebih layak bagi mereka,” pungkas Hanafi. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kota Banjarmasin

Setahun Tak Makan Daging, Sarbini dan Keluarga Bersyukur Terima Daging Kurban Rumah Yatim

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rumah Yatim menyalurkanhewan kurban kepada anak yatim seperti Sarbini dan dua adiknya Foto : rumah yatim
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Idul Adha menjadi salah satu momen untuk berbagi. Ini sebagaimana dilakukan seluruh cabang Rumah Yatim yang menyampaikan amanah dari para donatur untuk menyalurkan daging kurban hingga ke pelosok nusantara.

Di antaranya yaitu Rumah Yatim area Kalimantan Selatan. Tahun ini, sebanyak 500 mustahik di Kota Banjarbaru, Banjarmasin, dan Kabupaten Barito Kuala telah merasakan nikmatnya daging kurban.

Salah satunya, Sarbini (15) beserta kedua adik kembarnya bernama Jala dan Jama. Mereka mengaku begitu senang menerima pemberian daging kurban. Pasalnya, sudah lebih dari satu tahun mereka tidak merasakan daging.

“Kami sudah 1 tahun tidak memakan daging. Tapi Alhamdulillah, berkat Rumah Yatim kami bisa merasakan nikmatnya daging kurban di masa pandemi seperti ini. Terima kasih Rumah Yatim, semoga selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” tutur Isar, sapaan akrab Sarbini kepada Rumah Yatim, Jumat (31/7).



Diketahui, Sarbini dan ketiga adiknya merupakan anak yatim yang ditinggal ayahnya kurang lebih 1,5 tahun lalu. Sang ayah mengalami kecelakaan. Sejak kepergian sang Ayah, Sarbini terpaksa harus putus sekolah karena Ibunya yang hanya penjual sayur tak mampu membiayai pendidikan Sarbini dan kedua adiknya.

“Sebenarnya saya ingin sekali melanjutkan sekolah, tapi apalah daya dengan keterbatasan ekonomi terpaksa saya berhenti menuntut ilmu. Ini pula adik kembar saya ini sudah masuk usia sekolah,” tuturnya.

“Saya berdoa, semoga adik saya bisa sekolah dengan kondisi ekonomi keluarga kami seperti ini. Agar kami bisa membahagiakan ibu kami,” harap Sarbini.

Dalam kesempatan ini, tim Rumah Yatim area Kalimantan Selatan mengunjungi kediaman Sarbini di Jl. Trans Kalimantan, Desa Sei Lumbah, Kecamatan Alalak, untuk memberikan daging qurban kepadanya. Sarbini beserta ibu dan adik-adiknya sangat senang menerima bantuan ini.(Kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Gowes Bareng, Kapolda Kalsel Singgah di Penyebarangan Ferry Jelapat

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gowes bareng Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta bersama Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif, Sabtu (1/8/2020). foto: humas polda kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN –  Gowes bareng dilakukan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH bersama Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif SIK SH MM, Sabtu (1/8/2020). Kawasan yang dilalui mulai dari Kayu Tangi, Anjir Muara hingga pelabuhan ferry di desa Jelapat, Kecamatan Tamban, Kabupaten Batola.

Diikuti sekitar puluhan pesepeda ini, rombongan menempuh jarak sekitar 30 Km, sebelum singgah di Pos BM Handil bakti sebagai lokasi akhir.

Kedatangan Kapolda dan Waka Polda Kalsel bersama rombongan disambut di sambut AKP Dading Kalbu ST di Pos Airud, pelabuhan ferry Jelapat, Batola.

Kepala Pos Airud AKP Dading Kalbu ST menyebut, saat ini kondisi penyebrangan di Jelapat kembali ramai. Warga banyak menggunakan jasa penyebrangan menuju Banjarmasin terutama di akhir pekan. Karena itu faktor keamanan dan kenyamanan baik bagi pengunjung maupun masyarakat harus terus dikawal bersama. Termasuk di dalamnya adalah upaya  pencegahan wabah Pandemi Covid 19.



Kapolres Batola pun menyambut baik saat mendampingi Kapolda Kalsel gowes di wilayah Batola. “Asik berkeliling naik sepeda di jalan sepanjang jalur Batola,”  kata Kapolres Batola.

Baca juga :

Di lain pihak, Kassubag Humas Polres Batola Iptu Abdul Malik SE yang ikut dalam rombongan terus menghimbau kepada seluruh pengelola tempat penyebrangan senantiasa memenuhi protokol kesehatan. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->