Connect with us

Pendidikan

Bingung Pelajaran Anak Saat Sekolah Libur? Belajar Online Ruangguru Jadi Solusi!

Diterbitkan

pada

Ruangguru memberikan alternatif belajar bagi siswa yang sekolahnya libur sementara karena cegah Covid-19 Foto: ruangguru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus penyebaran virus corona dan penyakit COVID-19 (coronavirus disease 2019) yang sudah terjadi sejak awal Maret 2020 di Indonesia, mulai menggelisahkan hati para orang tua. Apalagi bagi yang memiliki anak dengan banyak kegiatan luar ruangan, sehingga harus sangat berhati-hati agar stamina dan kondisi tubuh si buah hati tetap terjaga. Mulai minggu lalu, beberapa sekolah juga sudah tutup sementara selama 2 pekan mendatang dan menunda Ujian Nasional. Lalu, apa langkah yang dapat orang tua lakukan jika sekolah sang anak pun turut libur?

Orang tua tak perlu risau, Ruangguru akan siap membantu anak untuk belajar di rumah melalui program Sekolah Online Ruangguru Gratis! Kelas ini bisa diakses mulai Senin 16 Maret 2020, dari pukul 08.00-12.00 setiap Senin-Jumat. Wah, menarik ya? Berikut penjelasan detailnya:

Sekolah Online Ruangguru adalah belajar online melalui aplikasi Ruangguru untuk semua jenjang, kelas, dan semua mata pelajaran inti dengan kurikulum nasional dan dipandu oleh Master Teachers terbaik Ruangguru.

Ini berlaku bagi semua pengguna aplikasi Ruangguru baik yang sudah berlangganan maupun belum, atau yang sekolahnya sedang diliburkan maupun tidak. Semuanya bisa ikutan belajar! Para orang tua penasaran dengan caranya? Perhatikan tutorialnya di bawah ini ya. Namun, sebelumnya bagi anak yang belum memiliki aplikasi Ruangguru dapat melakukan 2 poin berikut terlebih dahulu.



Petunjuk lengkap pendaftaran klik:  Alternatif Belajar Gratis di Rumah untuk Anak, Sekolah Online Ruangguru.

(Kanalkalimantan.com/andy)

https://youtu.be/Y_CGUUe7TL0

 

 

Reporter : Andy
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pendidikan

Mencermati Kesehatan Mental Anak dan Remaja Kala Pandemi Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kak Seto menjelaskan beberapa dampak yang terjadi saat pandemi dan proses pembelajaran di rumah. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sabtu (5/12/2020) Kampus D3 Office Administration Universitas Jakarta menggelar seminar webinar dengan tema ‘Getting Fun in Pandemic’ dengan pembicara utama, ketua umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Dr Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si.

Dalam paparannya Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto menjelaskan, beberapa dampak yang terjadi saat pandemi dan proses pembelajaran di rumah seperti gelisah, cemas, susah tidur, nafsu makan hilang, bosan, marah, malas.

Hal ini berkontribusi dalam perkembangan mental dan psikologis anak selama pandemi covid-19, kerinduan suasana belajar tatap muka berikut interaksi langsung dengan teman-teman dan para pengajar menjadi faktor pendorong perubahan secara psikologis.

Proses pembelajaran secara langsung kala pandemi covid-19 menjadi tantangan bagi semua pihak, kesiapan sarana dan prasana menjadi sebuah hal yang mutlak.



Ada empat siap dalam memulai pembelajaran tatap muka di pendidikan tinggi, yaitu:
1. Siap wilayah
2. Siap mahasiswa
3. Siap keluarga
4. Siap kampus
5. Siap infrastruktur

“manusia adalah makhluk bermain sehingga suasana dalam bermain perlu diterapkan untuk merangsang kreatifitas dan motorik, komunikasi tidak hanya dalam kegiatan proses belajar namun perlu diperhatikan juga kesehatan mental, dan ciptakan suasana belajar dalam keluarga yang lebih kondusif, makna pendidikan bukan mengisi air kedalam gelas yang kosong tapi menumbuhkan minat dan optimisme “ papar Kak Seto.

Lebih lanjut Kak Seto memaparkan 5 standar pendidikan bagi anak, yaitu: Etika, Estetika, Ilmu teknologi, Nasionalisme dan Kesehatan.

“Kurikulum pendidikan masa pandemi harus lebih bermakna termuat dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020”. Ucapnya

Ia juga menjelaskan bahwa setiap anak itu cerdas menurut buku “Multiple Intelligences”, cerdas dari berbagai bidang masing-masing, seperti: Cerdas angka, cerdas kata, cerdas gambar, cerdas musik, ,cerdas tubuh, cerdas sosial, dan cerdas alam.

Dan yang tak kalah penting, sistem pendidikan harus lah mampu membangun karakter: sopan santun, tangguh, dan rendah hati

Pada kesempatan seminar daring ini, Kak Seto juga membagikan tips remaja sehat yaitu:
1. percaya diri
2. pembelajar sejati
3. berfikiran terbuka
4. kreatif
5. komunikatif
6. iptek
7. memanfaatkan keterbatasan

“kita hidup sehat selalu gembira , kata gembira memiliki kepanjangan yaitu ‘G’ -gerak jangan malas, ‘E’ -emosi cerdas ( marah yang cerdas tidak merusak dan tidak mendramatisir ), ‘M’ -makanan sehat, ‘B’ -Berdo’a , ‘I’ -Istirahat mental, ‘R’ -rukun/ramah, ‘A’ -Aktif berkarya sehingga meningkatkan Problem solving” pungkas Kak Seto.(kanalkalimantan/yuda)

 

Reporter : Yuda
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pendidikan

Mubes Secara Virtual, Rahmat Terpilih Ketua KM-HSU Periode 2020-2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rahmat terpilih menjadi Ketua Kerukunan Mahasiswa Hulu Sungai Utara (KM-HSU) Banjarmasin periode 2020-2021. Foto: KM-HSU Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Rahmat terpilih menjadi Ketua Kerukunan Mahasiswa Hulu Sungai Utara (KM-HSU) Banjarmasin periode 2020-2021, pada Musyawarah Besar (Mubes) secara virtual, Minggu (11/10/2020) malam.

Dalam Mubes ini, Rahmat sebagai Ketua Umum KM HSU mengungguli Ahmad Syarif dengan perolehan 23 suara.

Pada Mubes KM-HSU Banjarmasin tahun 2020 ini hadir 41 mahasiswa HSU yang sedang menempuh studi di Banjarmasin dan Banjarbaru. Mubes juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, revitalisasi AD/ART, dan rencana strategis organisasi.

“Saya akan melanjutkan program kerja KM-HSU Banjarmasin terdahulu serta akan melaksanakan program KM-HSU Banjarmasin nanti dengan seoptimal mungkin,” kata Rahmat usai terpilih sebagai Ketua KM-HSU 2020-2021 yang menggantikan Marjuni. Dialog publik serta musyawarah tahunan KM-HSU Banjarmasin diharapkan akan menghasilkan pemuda-pemuda HSU yang berkompeten dan mampu memajukan HSU. Forum Dialog Publik dengan tema “Peran Mahasiswa HSU dalam menghadapi tantangan era bonus demografi” dengan pembicara Khumaidi Arifin selaku Sekretaris Umum PMKS Banua dan Mufradatul Riadhah selaku Founder Siti Sarah Women Center Kalimantan Selatan.



Turut berhadir dalam acara DPD KNPI HSU yang diwakili Saleh Maulana, Wakil Ketua DPD KNPI HSU. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->