Connect with us

Kabupaten Pulang Pisau

BPOM dan Dinkes Pulpis Sidak Makanan di Pasar Ramadhan

Diterbitkan

pada

Rombongan BPOM Provinsi bersama Dinkes Pulpis saat menguji sample makanan di Pasar Ramadhan Pulang Pisau. Foto : sjy
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULANG PISAU, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kalteng dan Dinas Kesehatan Pulpis menggelar sidak makanan di Pasar Ramadhan, Komplek Pasar Patanak Pulang Pisau beberapa hari lalu. Namun pada sidak tersebut mereka tak menemukan makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya.

Keterangan tersebut disampaikan Pimpinan Tim BPOM Palangka Raya, Zulfadli usai menguji sample pada 28 jenis makanan dan minuman yang dijual pedagang.

“Hasil uji lab, makanan yang ada di pasar Ramadhan ini tidak ditemukan zat berbahaya, semacam formalin dan pewarna tekstil. Agenda sidak dan uji sample ini adalah kegiatan rutin BPOM bersama Dinas Kesehatan Pulpis untuk memastikan kondisi makanan yang disajikan dibulan ramadhan aman dan layak konsumsi. Kita juga melakukan hal yang sama di kabupaten lain,” ujar Zulfadli yang hadir mewakili kepala BPOM.

Meski begitu, dari hasil keliling meninjau aneka jajanan yang ada. Dirinya justru menemukan masih banyak pedagang yang menyajikan jualannya secara terbuka, tanpa penutup. Hal tersebut dikatakan Zulfadli kurang baik dan bisa mengurangi kualitas rasa makanan. Dirinya berharap, dengan segera pedagang bisa berbenah, memakai menutup makanan yang akan dijual.

“Makanan yang disajikan secara terbuka mudah terpapar debu atau dihinggapi lalat. Sehingga memang rentan kena bakteri. Ini masukan agar pedagang menjaga kebersihan, buatlah penutup atau tempat penyimpanan agar terhindar dari debu dan lalat. Selain itu juga, kami sarankan, pedagang agar tidak terlalu dini memasak makanan yang akan jual  Misalnya jika berjualan kue sore hari, jangan memasaknya subuh atau pagi karena akan mengubah rasa,” ujar Zulfadli.

Sementara itu Kasi Kefarmasian, Alkes dan Perbekalan kesehatan Rumah tangga (PKRT) Dinas Kesehatan Pulang Pisau Lambang Suncoko berharap hasil positif dengan tidak adanya temuan zat berbahaya tersebut bisa terus dipertahankan. Apalagi mengingat pasar Ramadhan Pasar Patanak menjadi satu-satunya tempat bagi warga Pulpis mencari makanan dan takzil untuk berbuka.

“Tentu juga masukan yang disampaikan pihak BPOM tadi juga agar di ikuti. Karena jika makanan yang dijual sehat, bersih dan higienis maka warga juga akan senang berbelanja. Tapi jika sebaliknya, maka yang dirugikan pedagang itu sendiri,” tuturnya. ( Sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Chell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Pulang Pisau

Warga Bahaur Diminta Tetap Waspada, Kapolsek: Jangan Panik Hadapi Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Personel Polsek Kahayan Kuala terus memberikan imbauan kepada masyarakat di Kecamatan Kahayan Kuala terkait penyebaran virus corona (Covid 19) agar tetap waspada dan tidak panik.

“Kepada warga untuk tetap waspada, selalu menggunakan masker namun tidak panik dan kebingungan. Kenali gejalanya serta laksanakan pencegahannya agar tidak rentan tertular, mentaati anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” imbau Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet SH MM.

Pentingnya warga ketahui, bahwa tanda-tanda klinis yakni, demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan serta letih dan lesu.  “Jika tanda gejala tersebut ada pada diri kita, maka harus sesegara mungkin kita pergi ke fasilitas kesehatan terdekat,” saran Kapolsek IPTU Memet.

Dalam upaya mengantisipasi dampak penyebaran Covid-19, kita harus melakukan upaya pencegahan, setidaknya pada diri kita sendiri diantaranya adalah kita harus rajin olah raga dan istirahat yang cukup, sering mencuci tangan pakai sabun, gunakanlah masker bila batuk atau pilek dan berhati hatilah kontak langsung.

“Kita juga harus mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, perbanyak makan sayur dan buah-buahan serta yang tetakhir jangan sekali-kali mengkonsumsi daging yang tidak masak,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Pulang Pisau

Polsek Kahayan Kuala-MUI Kecamatan Anjurkan Ibadah di Rumah Saja

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polsek Kahayan Kuala bertemua pengurus MUI Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau. Foto: ags
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, PULANG PISAU – Pemerintah mengeluarkan larangan mudik. Sementara Menteri Agama telah menerbitkan surat edaran terkait panduan ibadah Ramadhan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 H di tengah pandemi wabah corona (Covid-19).

Menindaklanjuti larangan mudik dan larangan sholat ied tersebut, Polisi Resort (Polres) Kahayan Kuala bersama Camat Kahayan Kuala berkoordinasi dengan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.

“Bersama dengan pimpinan daerah, telah melakukan pembahasan Surat Edaran Menteri Agama nomor 6 tahun 2020, salah satu poinnya mengatur mengenai pelaksanaan tarawih juga sholat ied, agar dilakukan bersama keluarga di rumah masing-masing,” ujar Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet SH MM, Sabtu (23/5/2020).

“Kita mewaspadai pemudik dari daerah zona merah Covid-19. Dengan itu, kita imbau masyarakat agar menunda rencana mudik. Tindakan yang akan kita lakukan mengacu pada ketetapan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik upaya pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid-19. “Dalam itu, kami setuju untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas ketua MUI Kahayan Kuala H Abdurrahman.

H Abdurrahman mengatakan, demi kebaikan bersama, diimbau agar sholat ied dilakukan di rumah dan konvoi malam takbiran tidak dilakukan. “Sementara waktu demi kebaikan bersama ditiadakan. Tapi kalau Covid-19 berakhir dapat dilaksanakan perayaan Ramadhan dan sholat Idulfitri seperti biasa,” ujarnya.

IPTU Memet mengatakan, untuk mendukung pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 sebagaimana dituangkan dalam Maklumat Kapolri, pihaknya rutin melakukan operasi physical distancing.

“Disamping mengimbau masyarakat agar menghindari keramaian atau physical distancing. Itu adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19, di wilayah hukum Kahayan Kuala. Kita langsung membuat kebijakan Penanganan Pencegahan Covid-19,” katanya. (kanalkalimantan.com/ags)

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Pulang Pisau

Giliran Warga Enam Desa di Kahayan Kuala Terima BST

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyaluran BST di aula kantor Kecamatan Kahaya Kuala, Kamis (21/5/2020). foto: ags
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU –  Warga enam desa penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kecamatan Kahayan Kuala menerima penyaluran bantuan di aula kantor kecamatan, Kamis (21/5/2020).

Penyerahan bantuan sosial Tunai (BST) melalui pihak Kantor Pos Bahaur sengaja dipusatkan di aula kantor Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau untuk keluarga penerima manfaat (KPM) BST.

Mereka berasal dari enam desa diantaranya Desa Bahaur Hulu, Desa Tanjung Perawan, Desa Kiapak, Desa Cemantan, Desa Bahaur Batu Raya dan Desa Barunai.

Penyaluran BST di aula kantor Kecamatan Kahaya Kuala, Kamis (21/5/2020). foto: ags

Warga yang berhak menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600.000 dalam jangka waktu tiga bulan terhitung April hingga Juni.

Saat penyaluran bantuan sosial tunai, sejumlah personel Polsek Kahayan Kuala diturunkan untuk pengamanan.

Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet SH MM mengatakan, personel Polsek harus aktif mendampingi warga dalam penyaluran pembagian bantuan sosial tunai sampai selesai, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan aman dan lancar, tepat sasaran kepada warga yang benar benar sebagai penerima. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->