Connect with us

Kabupaten Kapuas

Bupati Kapuas Ben Brahim Pimpin Rakor Covid-19 Via Whatsapp, Ini Instruksinya!

Diterbitkan

pada

Bupati Kapuas menyampaikan sejumlah intruksi terkait penanganan corona di daerahnya. Foto: Ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, memimpin langsung rapat Koordinasi Lintas Sektor Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Menghadapi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, Rabu (18/3/2020). Kali ini, rakor digelar melalui perantara Whatsapp sebagai bentuk antisipasi kasus Covid-19.

Kegiatan yang dilaksanakan juga terkait dengan arahan dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh menteri, Kepala Daerah dan Masyarakat Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, arahan Presiden Joko Widodo disampaikan melalui video yang ditayangkan. Tampak hadir, Wakil Bupati Kapuas Drs. H. M. Nafiah Ibnor, MM, Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Andres Nuah, Kepala OPD Lingkup Pemkab Kapuas, Camat se Kabupaten Kapuas, dan lintas sektor lainnya.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam menyikapi kondisi dan perkembangan saat ini, termasuk mendengar arahan dari Presiden. Ia meminta yang pertama semua kegiatan termasuk upacara dalam memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-214 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Kapuas ke 69, untuk sementara waktu ditunda sampai dengan waktu yang akan ditentukan.

“Semua ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bagi warga masyarakat dan untuk diri kita sendiri,” ucapnya.



Kemudian, lebih lanjut, Ben Brahim meminta kepada semua yang terkait untuk melaksanakan Satuan Tugas (Satgas), yang dibentuk mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Satgas ini selain memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing, juga dilaksanakan secara rutin dari rumah ke rumah, dengan memeriksa kondisi warga, berkaitan dengan Virus Corona dan Demam Berdarah.

“Saya minta petugas satgas untuk melakukan pemeriksaan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas, dari pintu ke pintu setiap hari. Ini yang perlu kita lakukan,” ujarnya.

Selain itu, untuk sekolah sekolah, ia mengarahkan kepada dinas terkait untuk memberikan pemahaman sesuai dengan petunjuk teknis kesehatan, pemahaman tentang jangan melakukan kontak fisik secara langsung misalnya dalam hal bersalaman juga hal-hal yang lain dengan jarak tertentu. Ia meminta kepada dinas terkait agar di depan kelas menyiapkan tempat cuci tangan di setiap kelas dan kalau waktu jam istirahat tetap di dalam kelas.

Kepada instansi Kominfo, ia mengharapkan memberikan informasi dan pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat, baik melalui siaran keliling, video tron, spanduk baliho dan radio serta menyebarkan leaflet yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan Virus Corona, artinya bagaimana caranya menyampaikan kepada mereka untuk menghindari terjangkitnya Virus Corona.

“Saya minta kepada kita semua tetap menenangkan warga kita, dan kita mengurangi rapat-rapat di ruangan tertutup dengan banyak orang. Kita tetap semangat menghadapi kondisi ini. Mari berjuang bersama. Kita minta kepada tokoh agama untuk mendoakan agar Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah termasuk Indonesia terhindar dari Virus Corona,” terangnya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Kapuas

Siapkan Program Pamsimas 2021, Desa Diminta Alokasi di APBDes

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sosialisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di aula kantor DPUPRPKP Kapuas, Kamis (24/8/2020). Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Kapuas sosialisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di aula kantor DPUPRPKP Kapuas, Kamis (24/8/2020).

Kegiatan dibuka Plt Sekda Kapuas Drs Septedy dihadiri Plt Kadis PUPRPKP Kapuas Teras ST MT, Kabid Cipta Karya Jonnie ST MM, perwakilan PUPR Provinsi Kalteng, para camat, OPD terkait dari perwakilan desa dan fasilitator desa.

Sosialiasi untuk Pansimas III tahun anggaran 2021 sesuai dengan alur waktu perencanaan Pansimas III tahun 2021.
Plt Kadis PUPRPKP Kapuas Teras ST MT mengatakan, sosialisasi dilaksanakan untuk menjelaskan pentingnya penggunaan dan pengelolaan air besih oleh masyarakat, sekaligus menyampaikan bagaimana alur dan mekanisme tahap perencanaan hingga pelaksanan program tesebut.

“Pamsimas ini ada peran serta desa dan masyarakat. Dimana desa mengalokasikan anggaran sebesar 10 persen dari APBDes, kemudian 20 persen dari masyarakat, tetapi bukan dalam bentuk uang. Jadi desa harus siap dalam penyusunan APBDes jangan sampai terlambat, saat ini sudah tahap penyusunan agar nanti bisa dilaksanakan tahun 2021,” terang Teras.



 

Pendanaan program Pamsimas tersebut bersumber dari dana pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa serta kontribusi masyarakat.

Kebutuhan masyarakat akan sanitasi dan air bersih menjadi pemerintah salah satunya melalui program Pamsimas ini.

“Untuk itu kita harapkan kesiapan desa terhadap program Pamsimas ini, sehingga nantinya dalam pelaksanaan berjalan sebagaimana mestinya,” katanya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Ketua DPRD Kapuas Ingatkan Proyek Fisik Jangan Lewat Akhir Tahun

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua DPRD Kapuas Ardiansah. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Ardiansah mengingatkan pemerintah daerah menyelesaikan proyek pekerjaan fisik tepat waktu.

“Saya ingatkan Pemkab Kapuas untuk serius dalam penyelesaian proyek terutama fisik hingga akhir tahun sudah rampung dan tepat waktu,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, Kamis (24/9/2020).

Legislator partai berlambang pohon beringin ini menyampaikan agar dinas teknis, jangan sampai pekerjaan fisik banyak yang terbengkalai akibat waktu pelaksanaan yang tidak terencana dengan baik, sebab proyek tersebut menggunakan tahun anggaran perubahan 2020.

“Jangan sampai proyek pekerjaan menggunakan APBD Perubahan 2020 dengan alasan waktu di adendum untuk dilanjutkan pekerjaan di APBD 2021,” tegas Ketua DPRD Kapuas.



Lanjut Ardiansah, proyek yang sudah disetujui pada tahun anggaran 2020 harus rampung akhir Desember, sehingga tidak menganggu proyek pekerjaan yang sudah dibahas bersama pada APBD 2021 terpangkas akibat proyek pekerjaan di anggaran perubahan.

“Sehingga APBD 2021 bisa memulai proyek infrastruktur baik dari Pujon-Jangkang-Sei Hanyo Tumbang Bokoi bisa dikerjakan tidak terganggu,” tandasnya (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->