Connect with us

Teknologi

Cara Membuat Blog di HP Gratis untuk Pemula

Diterbitkan

pada

Cara membuat blog di HP gratis untuk pemula - Ilustrasi blog (Shutterstock).
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Apakah Anda menyukai dunia kepenulisan dan tertarik untuk membuat wadah khusus untuk menampung tulisan-tulisan Anda? Nah, jika ya, maka membuat blog bisa jadi solusi yang tepat. Maka dari itu perhatikan cara membuat blog di HP gratis untuk pemula berikut ini.

Sebelum lebih jauh tahu tentang cara membuat blog, Anda juga perlu memahami apa itu blog. Sebab blog berbeda dengan website atau situs-situs pada umumnya.

Blog berasal dari kata web dan log yakni aplikasi website berbentuk tulisan yang biasanya terdapat pada halaman web. Di blog ini, Anda bisa menulis apapun dan kapan pun di dalam blog ini. Selain itu, orang lain juga bisa membaca tulisan Anda dengan menyertakan link.

Lalu, bagaimana cara membuat blog? Kini, blog tak hanya bisa dibuat di laptop atau PC namun juga bisa dibikin melalui ponsel. Berikut ini cara membuat blog di HP gratis untuk pemula.



 

Salah satu penyedia blog pribadi yang gratis dan bisa dibuat di HP adalah blogger.com. Ini merupakan layanan publikasi situs yang dibuat oleh Pyra Labs dan saat ini telah diakuisisi oleh Google. Salah satu ciri khas situs ini ialah subdomain yang digunakan menggunakan akhiran .blogspot.com.

1. Buka Google Chrome pada ponsel Anda

2. Ketik situs blogger.com

3. Klik ‘Masuk’.

4. Masukkan email dan password.

5. Kini Anda telah berhasil login, langkah berikutnya adalah klik ‘Buat blog baru’.

6. Selanjutnya, masukkan ‘Judul’ dan ‘Alamat’ blog yang ingin Anda buat. Apabila ada pemberitahuan ‘Tidak Tersedia’ berarti Anda harus mengganti alamat blog karena alamat tersebut sudah digunakan.

Saat membuat alamat blog, pastikan untuk memberikan nama yang mudah diingat. Jangan terlalu panjang, jangan menggunakan angka, dan jangan menggunakan tanda strip (-).

7. Pilih tema yang ingin Anda gunakan.

8. Terakhir, klik ‘Buat Blog’ dan tunggu prosesnya hingga selesai.

Nah, kini Anda sudah memiliki blog pribadi dan bisa digunakan untuk menulis. Namun, sebelum mulai menulis, ada baiknya untuk mengatur bagian deskripsi lebih dulu. Dengan cara klik ‘Setelan’ lalu klik ‘Edit’ pada deskripsi.

Demikian cara membuat blog di HP gratis untuk pemula. Selamat mencoba. (suara.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Teknologi

Canggih, Peneliti Sebut Apple Watch Bisa Deteksi Gejala COVID-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Apple Watch 6 Series. [Apple]
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Smartwatch, termasuk produk Apple yang dinamai Apple Watch ternyata tidak cuma seru digunakan untuk ekplorasi fungsi internet sampai e-mail. Atau menjadi pencatat saat berolah raga dengan fitur seperti pengukur detak jantung. Nah, fitur ini, ditambah beberapa hal seperti pengukur detak jantung, suhu tubuh, dan sebagainya juga mampu memberikan bantuan pengenalab gejala awal infeksi virus COVID-19.

Para peneliti di Mount Sinai, New York, menemukan bahwa Apple Watch dapat mendeteksi perubahan halus dalam detak jantung seseorang. Perangkat ini mampu menunjukkan kondisi itu sebelum pengguna merasa sakit atau terdeteksi melalui pengujian lab.

“Tujuan kami adalah menggunakan alat untuk mengidentifikasi infeksi pada saat mereka terinfeksi atau bahkan sebelum orang tahu bahwa mereka sakit,” kata Rob Hirten, Asisten Profesor Kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York City, dikutip dari CBS News, Sabtu (19/1/2021).

Penelitian ini menganalisis metrik yang melihat variasi waktu pada setiap detak jantung. Selain itu, penelitian ini juga mengukur sistem kekebalan tubuh para pengguna smartwatch. Riset ini juga dilakukan mulai dari 29 April dan 29 September.



Apple Watch SE. (Apple)

Menurut Hirten, detak jantung seseorang akan berubah ketika mereka terinfeksi COVID-19. Selain detak jantung, orang-orang yang terinfeksi akan menunjukkan gejala peradangan dalam tubuhnya.

“Ini memungkinkan kami untuk memprediksi bahwa orang sudah terinfeksi sebelum mereka menyadarinya,” tambahnya.

Bagi para pengidap COVID-19, mereka akan merasakan detak jantung yang lebih rendah. Berbeda dengan orang-orang yang dinyatakan negatif dari COVID-19.

Variabilitas detak jantung yang tinggi ini justru tidak berarti detak jantung orang itu meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa sistem saraf orang yang diuji ternyata aktif, mudah beradaptasi, dan lebih tahan terhadap stres.

“Ini bisa menjadi cara pertama untuk mengendalikan penyakit menular dengan lebih baik,” jelas Hirten.(Suara)

Editor : Suara 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Teknologi

Apa itu Signal? Benarkah jadi Pesaing WhatsApp yang Lebih Aman?

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Elon Musk, pemilik Tesla sekaligus orang terkaya di dunia, mengajurkan warganet pindah dari Whatsapp ke Tesla. Foto: Google Play Store
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Aplikasi berbagi pesan, Signal sedang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Apa itu Signal? Benarkah aplikasi yang disebut sebagai pesaing WhatsApp ini lebih aman?

Perubahan kebijakan privasi yang baru saja diumumkan oleh WhatsApp pada 7 Januari 2021 kemarin, membuat sebagian orang yang konsen terhadap data pribadi mulai berniat untuk meninggalkan aplikasi tersebut. Salah satunya adalah orang terkaya di dunia, yaitu Elon Musk selaku pemilik perusahaan mobil listrik Tesla dan roket SpaceX.

Elon Musk, baru-baru ini menyarankan apalikasi Signal kepada para followers-nya di Twitter. Signal adalah sebuah aplikasi perpesanan pesaing WhatsApp.

Karena termasuk tokoh yang cukup berpengaruh dalam dunia teknologi, ajakan Elon Musk ternyata banyak mendapatkan sambutan dari followers-nya. Hal ini terbukti dari banyaknya pengguna baru yang mendaftarkan diri ke aplikasi Signal. Dalam cuitan di Twitter, akun resmi Signal menyebutkan bahwa pengiriman kode verifikasi mengalami delay karena banyaknya orang yang mau mendaftar.



Apa itu Signal?
Sebenarnya, apa itu Signal? Signal merupakan aplikasi perpesanan sebagaimana WhatsApp. Aplikasi ini dapat diunduh di platform Android maupun iOS dan tersedia pula untuk versi desktop.

Seperti WhatsApp, Signal juga dapat digunakan secara gratis dan terenkripsi. Antarmuka aplikasi ini hampir serupa dengan WhatsApp, termasuk juga fitur-fitur yang ada di dalamnya. Tidak heran, karena ternyata pembuatnya adalah orang yang sama.

Signal dikembangkan oleh Signal Foundation dan juga Signal Messenger LLC. Signal Foundation adalah lembaga non-profit yang didirikan oleh founder WhatsApp, yaitu Brian Acton pada tahun 2018 silam, setelah dirinya hengkang dari Facebook Inc.

Berbeda dengan WhatsApp, Signal dikembangkan dengan model swadaya, di mana pengguna bisa menjadi donatur untuk Signal Foundation yang menyebut ingin mengembangkan layanan komunikasi yang mengutamakan privasi. Aplikasi ini disebut-sebut tidak menyimpan data penggunanya sama sekali.

Hal ini juga diungkapkan oleh Forbes yang memaparkan perbandingan metadata dari berbagai aplikasi perpesanan, seperti WhatsApp, iMessage, Facebook Messenger, hingga Signal. Dari tabel yang ditampilkan, Signal tidak menghimpun data apapun dari penggunanya, selisih yang jauh berbeda dari metadata yang dihimpun dari WhatsApp dan Facebook Messenger.

Bagaimana Sistem Keamanan Signal?
Dalam laman kebijakan privasinya, Signal mengklaim bahwa mereka telah menggunakan enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encryption) dan sistem keamanan yang lebih modern. Semua pesan dan panggilan yang dilakukan setiap pengguna akan dienkripsi sepenuhnya.

Tidak hanya pesan, namun informasi pengguna, termasuk nomor yang digunakan untuk registrasi, profil, serta foto profil juga akan dienkripsi. Bahkan pada 2018 lalu, Signal telah memperkenalkan Sealed Sender, yaitu fitur privasi mutakhir yang akan menyembunyikan siapa pengirim pesan dan siapa penerimanya. Tentu saja fitur ini akan semakin melindungi metadata pengguna di sistem back-end.

Dengan alasan keamanan, apakah kamu tertarik untuk mencoba dan beralih ke aplikasi Signal? Aplikasi Signal dapat diunduh secara gratis di Play Store (Android), atau di App Store (iOS).

Demikian penjelasan apa itu Signal, aplikasi yang disebut-sebut menjadi pesaing dari WhatsApp. (suara.com)

Editor : Kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->