Connect with us

Teknologi

Cara Menggunakan Google Meet, Layanan Video Conference Google

Diterbitkan

pada

Ilustrasi aplikasi Google Meet.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Semenjak pandemi virus Corona (Covid-19) banyak orang yang menggunakan teknologi sebagai sarana bertemu. Salah satunya penggunaan layanan telekonferensi, orang-orang bisa saling bertemu melalui layanan tersebut. Saat ini aplikasi pendukung layanan telekonfrensi pun sudah semakin banyak.

Google meluncurkan Google Meet sebagai salah satu layanan telekonferensi yang dapat menampung hingga 250 orang sekaligus dalam satu kali panggilan. Google Meet dapat diakses secara gratis dan tidak memberikan batasan waktu.

Berikut Cara Menggunakan Google Meet.

Memulai Google Meet melalui PC



 

1.Anda dapat memasukkan link  http://Meet.google.com untuk memulai Google Meet menggunakan PC. Pastikan Anda sudah memiliki akun Google.

2.Klik ‘Gabung’ atau ‘Mulai Rapat’.

3.Tambahkan judul pada rapat yang akan Anda selenggarakan.

4.Klik ‘Gabung Sekarang’.

5.Anda sudah masuk kedalam rapat yang Anda selenggarakan.

Mengundang teman ke dalam rapat yang Anda selenggarakan.

Untuk menambahkan anggota, Anda dapat memilih beberapa akses yang dapat Anda pilih.

1.Klik ‘Salin Info Akses’, Anda akan mendapatkan link dari rapat yang Anda selenggarakan yang dapat kirimkan kepada anggota rapat melalui aplikasi lainnya.

2.Klik ‘Tambahkan orang’ lalu pilihlah salah satu opsi:
– Di bagian Undangan, pilih nama, atau masukkan alamat email lalu klik kirim undang.
– Dibagian panggilan masukkan nomor telepon, lalu tekan panggil (Fitur ini hanya tersedia bagi Anda yang memiliki akun G Suite).

Memulai Google Meet melalui HP

1.Download aplikasi Google Hangouts Meet melalui PlayStore atau Appstore.

2.Anda akan diminta Sign Up menggunakan akun Gmail.

3.Jika Anda sudah melakukan Sign Up, Anda dapat langsung menggunakan Google Meet. Untuk memulai Anda dapat memilih ikon ‘+’ dibagian pojok kanan bawah dan pilih ‘New Video Call’.

4.Anda akan diminta untuk menambahkan anggota chat menggunakan ‘Nomor Hp’ atau ‘Email’. Undangan telekonferens akan dikirimkan via SMS atau Email.

Itulah Cara Menggunakan Google Meet, selamat mencoba! (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Teknologi

Pemerintah AS Desak Pemblokiran TikTok Berlaku 12 November

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi aplikasi TikTok. Foto: Pexels
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Pemerintahan Presiden AS Donald Trump bersikeras perlunya melarang TikTok karena masalah keamanan nasional, dalam pengajuan pengadilan baru menjelang rencana untuk membuat aplikasi video tidak tersedia pada 12 November.

Pengajuan tersebut dilakukan saat pengadilan mempertimbangkan legalitas tawaran pemerintah untuk membuat aplikasi milik China tidak tersedia di Amerika Serikat, di mana ia memiliki 100 juta pengguna.

“Presiden tidak boleh dicegah untuk mengatur ancaman keamanan nasional hanya karena musuh asing menyelubungi aktivitasnya di dalam perusahaan media,” kata pengajuan tersebut pada Jumat (24/10/2020), di pengadilan federal di Washington, dilansir laman The Verge, Senin (26/10/2020).

Pemerintahan Trump berusaha membujuk hakim dalam kasus tersebut untuk mengizinkannya bergerak maju, dengan pembatasan pada aplikasi berbagi video, yang diklaimnya memiliki hubungan dengan pemerintah China melalui perusahaan induknya ByteDance.



Pada September lalu, perintah sementara mencegah pemerintah menghapus TikTok dari platform pengunduhan aplikasi seluler.

Perintah administrasi Trump itu berusaha melarang unduhan baru aplikasi, tetapi masih mengizinkan penggunaan TikTok hingga 12 November, ketika semua penggunaan akan diblokir.

Hakim pada saat itu menolak permintaan TikTok untuk menangguhkan larangan 12 November, tetapi pengadilan belum mempertimbangkan manfaat dari argumen hukum tentang apakah platform sosial harus tetap tersedia untuk orang Amerika.

TikTok telah berulang kali membela diri terhadap tuduhan transfer data ke pemerintah China. Perusahaan mengatakan, servernya tempat informasi pengguna disimpan berada di Amerika Serikat dan Singapura.

Perusahaan juga mengatakan, larangan itu tidak perlu karena negosiasi sedang berlangsung untuk merestrukturisasi kepemilikan TikTok dalam mengatasi masalah keamanan nasional yang diangkat oleh pemerintah. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Teknologi

3 Cara Cegah Peretasan WhatsApp

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi WhatsApp. Foto: Pexels
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – WhatsApp memberikan tiga tips atau kiat untuk mengamankan akun pengguna dengan lebih baik, dan mencegah orang lain menggunakan nomor telepon pengguna di masa mendatang.

Jika pelaku kejahatan berhasil meretas akun WhatsApp pengguna, hal itu sangat berbahaya karena mengandung banyak data. Akun WhatsApp pengguna pun dapat disalahgunakan untuk mengambil keuntungan.

Dilansir dari laman resmi WhatsApp, Senin (12/10/2020), ikuti tiga tips keamanan WhatsApp ini untuk mencegah peretasan:

1. Aktifkan verifikasi dua langkah untuk meningkatkan keamanan akun
Verifikasi dua langkah adalah fitur opsional yang menambahkan lebih banyak lapisan keamanan ke akun WhatsApp.



Jika mengaktifkan verifikasi dua langkah, setiap upaya untuk memverifikasi nomor telepon pengguna di WhatsApp, harus disertai dengan PIN enam digit yang dibuat menggunakan fitur ini.

2. Jangan bagikan kode verifikasi
Jangan pernah sekalipun membagikan enam digit kode verifikasi SMS WhatsApp dengan orang lain, meskipun orang tersebut adalah seseorang yang sangat dikenal atau organisasi yang sangat dipercaya. WhatsApp tidak meminta pengguna untuk membagikan kode verifikasi.

3. Setel kunci PIN untuk lebih mengamankan akun
PIN akan dibuat ketika pengguna mengaktifkan verifikasi dua langkah.
Untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah, buka WhatsApp > Settings > Account > Two-step verification > Enable.
Saat mengaktifkan fitur ini, pengguna juga dapat memasukkan alamat email. Alamat email ini akan memungkinkan WhatsApp mengirimi tautan melalui email, untuk menonaktifkan verifikasi dua langkah jika pengguna lupa PIN enam digit dan juga untuk membantu melindungi akun.

WhatsApp tidak memverifikasi alamat email ini untuk mengonfirmasi keakuratannya, sehingga sangat disarankan untuk memberikan alamat email yang akurat agar pengguna tidak terkunci dari akun sendiri jika lupa PIN.

Jika pengguna menerima email untuk menonaktifkan verifikasi dua langkah padahal tidak memintanya, jangan klik tautan yang dikirimkan. Orang lain mungkin mencoba memverifikasi nomor telepon Anda di WhatsApp. (suara.com)

Reporter : Suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->