Connect with us

Kriminal Banjarmasin

Cemburu, Maulana Gelap Mata Tusuk Pembonceng Pacarnya 

Diterbitkan

pada

Tersangka Maulana diringkus polisi saat hendak kabur Foto: polsek
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Upaya Maulana alias Lana (28) untuk kabur dari jerat hukum akhirnya terhenti.

Ia pun diringkus Jajaran Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah bersama Jatanras Polresta Banjarmasin dan Unit Resmob Polda Kalsel di kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Kecamatan Kertak Hanyar, Senin (28/9/2020) sekitar pukul 19.10 Wita.

Warga Jalan Pramuka Gang Muhajirin Kelurahan Pemurus Luar Kecamatan Banjarmasin Timur tersebut, ditangkap karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Salman (40) di kawasan Jalan Pangeran Antasari Eks Terminal Taxi Kota Kelurahan Kelayan Luar Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (3/9/2020) silam.

Menurut Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi, akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku, korban menderita sejumlah luka tusuk di badannya, antara lain pada bagian rusuk kiri, punggung, kaki kanan dan belakang telinga.



“Pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Banjarmasin Tengah dan sedang kita lakukan pemeriksaan,” ujar Irwan di Banjarmasin, Selasa (29/9/2020).

Akibat perbuatannya pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Menurut informasi, penganiayaan bermula saat korban ingin mengajak pacar pelaku untuk jalan-jalan. Melihat hal tersebut pelaku merasa cemburu dan menegur korban.

Cekcok di antara keduanya pun tak terelakan hingga berakhir dengan penganiayaan terhadap korban. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter: Fikri

Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kriminal Banjarmasin

Begini Kronologis Pembunuhan YA di Kamar 308 Hotel di Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gelar ungkap kasus pembunuhan anak di bawah umur di Hotel Mira Inn, jalan Haryono MT, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, Selasa (29/12/2020) siang. Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polisi menggelar ungkap kasus pembunuhan anak di bawah umur berinisial YA (14) di Hotel Mira Inn, jalan Haryono MT, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, Selasa (29/12/2020) siang.

Tidak sampai 24 jam, unit gabungan dari Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Polres HST, Polres Banjar, dan Polsek Banjarmasin Tengah, meringkus pelaku Meiji Zwageri Rasidi alias MZR (20), warga jalan Sumber Alam, Kecamatan Sebelimbingan, Kabupaten Kotabaru, Kalsel, di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan didampingi Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi mengatakan, korban berinisial YA ditemukan pegawai hotel tewas di kamar 308 lantai tiga, sekitar pukul 12.00 Wita pada Senin (28/12/2020).

Berdasarkan keterangan Kapolresta Banjarmasin, kejadian diawali dari pelaku dan korban yang bersepakat kencan melalui aplikasi MiChat, lalu bertemu di Hotel Mira Inn Banjarmasin. Korban YA awalnya dijanjikan akan dibayar Rp4 juta selama kencan dua malam.



 

“Sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, pelaku (MZR) check in kamar hotel,” ujar Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan saat gelar perkara di Mapolsek Banjarmasin Tengah, Selasa (29/12/2020) siang.

Kapolresta menambahkan, korban YA kemudian datang ke hotel sekitar pukul 04.15 Wita dini hari. Kemudian sekitar pukul 10.00 Wita pagi, setelah bangun tidur pelaku MZR turun ke bawah untuk mencari makan.

YA, anak di bawah umur yang dihabisi di kamar hotel di Banjarmasin. Foto: ist

“Karena tidak ada uang, pelaku kembali ke kamar untuk meminta uang Rp40 ribu dari uang DP sebesar Rp250 ribu yang sudah diberikan kepada korban,” tutur Rachmat Hendrawan.

Karena diminta uang, korban merasa ditipu, langsung berteriak “penipu” kepada pelaku yang menimbulkan keributan dan sempat didengar petugas hotel. Bahkan sempat ditegur petugas hotel ditanyakan kenapa ribut-ribut.

Masih dari keterangan polisi dari pengakuan pelaku, korban memukul bagian wajah pelaku dua kali.

“Kamu berdusta, bohong,” ucap korban saat itu ditirukan Kapolresta Banjarmasin berdasarkan keterangan pelaku MZR.

Merasa kena pukulan, pelaku naik pitam dan mencekik korban, serta menusuk pinggang bagian belakang menggunakan senjata tajam jenis badik serbaguna. Kepala korban juga diakui dipukul menggunakan palu kecil yang ada pada badik tersebut.

“Korban sempat melakukan perlawanan yang mengakibatkan pelaku jatuh. Korban lari ke kamar mandi, mulut korban dimasukan ke shower, sehingga korban kesulitan bernafas,” terangnya.

Pelaku MZR saat diringkus polisi di wilayah Kabupaten HST. Foto: ist

Melihat korban sudah tidak berdaya, pelaku kabur dari hotel melalui pintu belakang. Pasca kejadian tersebut, polisi langsung memburu pelaku yang mengantongi ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV hotel. MZR sempat kabur ke luar kota dari Banjarmasin lewat Martapura dengan angkutan umum menuju Birayang, Kabupaten HST. Pelaku akhirnya ditangkap di desa Kapar, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), ketika tim gabungan polisi melakukan penyisiran. MZR hendak menuju ke rumah kerabat orangtuanya. Belakangan diketahui, pelaku ini datang ke Banjarmasin setelah mencuri sepeda motor pamannya.

Penangkapan MZR sendiri, bermula dari informasi yang didapat polisi sekitar pukul 18.30 Wita, Buser Satreskrim Polres HST mendapat informasi bahwa pelaku penganiayaan kabur ke arah Hulu Sungai Tengah.

Tim gabungan langsung menuju wilayah hukum HST untuk bergabung dengan Resmob HST untuk melakukan penyisiran dan memeriksa sejumlah angkutan umum. Sekitar pukul 21.30 Wita di desa Kapar, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten HST, tim gabungan menghentikan sebuah angkutan umum untuk mengecek semua penumpang. Dari mobil angkutan umum yang ditumpangi MZR, akhirnya pelaku dibekuk. Tim gabungan langsung mengamankan MZR yang dipimpin oleh Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Agus Rusdi.

Atas kejadian pembunuhan tersebut pelaku bakal dikenakan pasal 80 ayat 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur dan pasal 380 KUHPidana pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 30 tahun.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Alfian Tri Permadi mengatakan, hasil dari penyelidikan Polsek Banjarmasin Tengah kejadian ini diakibatkan adanya prostitusi online melalui aplikasi MiChat.

“Jadi perihal prostitusi online ini akan kita gali melalui handphone dari korban dan pelaku, apa ada jaringan terkait prostitusi online di wilayah Banjarmasin dan jika ada, kita akan melakukan penyelidikan lebih dalam,” tegasnya. (kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : putra
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kriminal Banjarmasin

Ini Pengakuan Meiji ke Polisi Penyebab Dia Menghabisi YA

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan Meiji. Foto: Putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kerja keras aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan di Hotel Mira yang mengegerkan warga Banjarmasin dan sekitarnya betakhir.

Tak memakan waktu lama, jajaran kepolisian berhasil membekuk pelaku kasus dugaan pembunuhan itu, Senin malam (28/12/20).

Pelaku diketahui bernama Meiji Zwageri Rasidi (20). Lelaki yang berstatus pekerja swasta itu bertempat tingal di Jalan Sumber Alam No B21 RT 001 RW 001 Desa Sebelimbingan, Kabupaten Kotabaru.

Pelaku dibekuk aparat gabungan dari Buser Satreskrim Polres HST  saat berada di dalam sebuah taksi di kawasan Desa Kapar, Kecamatan Batang Alai Selatan,  Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.



 

“Pelaku sudah kami amankan saat berada di kota Barabai,” terang Kasat Reskrim Polres HST, AKP Dani Sulistiono.

Atas perbuatannya pelaku terancam dijerat tindak pidana Pembunuhan Terhadap Anak di Bawah Umur sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 80 UU No.35 Tahun 2014 dan Pasal 338 KUHPidana

Maka pelaku dipidana dengan masing-masing pasalnya pidana penjara 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 3 miliar.

Pelaku sendiri pun mengakui mengambil tindakan karena terbawa emosi saat korban meneriaki pelaku sebagai penipu.

“Emosi karena diteriaki penipu, berdusta,” utur pelaku, Meiji kepada polisi.

Ia juga mengakui bahwa sejumlah barang bukti yang diamankan berupa palu, dibawa mulai Kotabaru. Dan melakukan pembunuhan kepada korban.

Sehabis pembunuhan di Hotel Mira Inn Banjarmasin pada Senin (28/12/2020), pelaku bertolak ke HST menggunakan sebuah angkot (angkutan kota) untuk meminta penyelesaian masalahnya kepada keluarga dari pihak ayahnya.

Sebelumnya, geger penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di Hotel Mira Inn kamar 308, jalan Haryono MT, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, pada Senin (28/12/2020) sekitar pukul 12.00 Wita.

Perempuan tersebut belakangan diketahui seorang anak di bawah umur, YA (14), warga jalan Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan. (kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->