Connect with us

PILKADA TANBU

Cuncung: Kembalikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Diterbitkan

pada

Syafruddin H Maming. foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Calon Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Syafruddin H Maming pertanyakan kebijakan Pemkab Tanbu yang tak lagi memberikan layanan kesehatan gratis.

Pria yang akrab disapa Cuncung ini mengatakan, pada era kepemimpinan Mardani H Maming masyarakat Tanah Bumbu merasakan kesehatan gratis, namun setelah Mardani tak lagi menjabat sebagai Bupati Tanbu hal itu tak lagi diberlakukan.

Cuncung lebih heran lagi, pada era Mardani H Maming, APBD Tanah Bumbu hanya senilai Rp 1,2 triliun, namun sekarang sudah naik menjadi Rp 1,7 triliun.

“Dulu di era Mardani APBD Rp 1,2 triliun, masyarakat merasakan program berobat gratis, kenapa sekarang kebijakan itu sudah tak diberlakukan lagi? Padahal, APBD sekarang Rp 1,7 triliun,” katanya.



Pria yang maju bersama M Alpiya Rakhman dengan nomor urut 1 ini mengaku, sedih dengan kondisi ini. Ia pun berjanji, akan mengembalikan program pengobatan gratis bagi masyarakat Tanah Bumbu apabila terpilih sebagai kepala daerah.

“Kebijakan anggaran harus berpihak kepada masyarakat. Masyarakat Tanah Bumbu harus bisa mendapatkan fasilitas kesehatan gratis. Bukan gratis melalui BPJS, tapi gratis dari Pemkab tanpa biaya sepeserpun,” tegasnya.

Kandidat dengan jargon “Bersama Rakyat Kita Menang” ini menegaskan, kebijakan seperti halnya di era Mardani Maming yakni pelayanan pengobatan hanya dengan menggunakan KTP Tanah Bumbu menjadi hal mutlak untuk dilaksanakan.

“Kalau pemimpin sayang kepada masyarakat, maka kesehatan menjadi salah satu bagian utama yang diperhatikan. Kalau saya terpilih, pengobatan akan dilaksanakan benar-benar gratis, tanpa proses bertele-tele hanya dengan KTP. Kalau banyak syarat yang sakit keburu meninggal sebelum mendapatkan pengobatan,” katanya. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PILKADA TANBU

Mardani H Maming: Terima Kasih DPRD Tanbu Anggarkan Rp 65 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mardani H Maming. Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Mardani H Maming menyampaikan terimaVkasih kepada DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang telah menyetujui anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP elektronik atau KTP-el untuk masyarakat Tanah Bumbu tahun 2021.

Pada rapat paripurna, Jumat (27/11/2020), DPRD Kabupaten Tanah Bumbu akhirnya menyetujui dan mensahkan anggaran kesehatan sebesar Rp 65 miliar dalam APBD tahun anggaran 2021. Dengan anggaran sebesar Rp 65 miliar tersebut diharapkan mampu mengcover layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Kabupaten Tanah Bumbu untuk layanan kelas III.

“Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada DPRD Tanah Bumbu khususnya kepada Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang telah memperjuangkan kembalinya anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP elektronik untuk masyarakat Tanah Bumbu,” kata Mardani H Maming.

Di DPRD Tanah Bumbu sendiri, dari 35 kursi, sebanyak 20 kursi dipegang oleh PDI Perjuangan Gerindra dan PPP. Ketiganya adalah Parpol pengusung pasangan calon nomor 1 Syafruddin H Maming dan M Alpiya Rakhman dalam Pilkada 2020, yang memang gencar ingin mengembalikan pelayanan kesehatan gratis dengan KTP-el.



 

Menurut mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode tersebut, dengan disetujuinya anggaran kesehatan gratis sebesar Rp 65 miliar, warga Tanah Bumbu tidak perlu lagi khawatir untuk berobat di tahun 2021. “Pada tahun 2021, warga Tanah Bumbu tak perlu khawatir untuk berobat jika sakit. Karena anggarannya sudah tersedia, dan syaratnya juga tidak berbelit, cukup dengan membawa KTP-elektornik saja,” kata Mardani H Maming.

Apa yang diperjuangkan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu khususnya Fraksi PDI Perjuangan, Gerindra dan PPP tersebut, lanjut Mardani, adalah upaya mengembalikan pelayanan kesehatan gratis seperti yang pernah dilaksanakan saat ia menjabat Bupati Tanah Bumbu di tahun 2010 hingga 2018.

“Saya bersyukur, sistem pelayanan kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP saja seperti yang pernah saya laksanakan saat jadi bupati, akhirnya bisa dikembalikan lagi melalui keputusan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Mardani H Maming.

Dalam beberapa kesempatan kampanye untuk pasangan calon (paslon) nomor 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman, Mardani H Maming, mengkritisi kebijakan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Sudian Noor yang tidak melanjutkan program kesehatan gratis cukup dengan syarat KTP elektronik saja.

Padahal menurut Mardani program kesehatan gratis dengan syarat simpel tersebut adalah program prioritas untuk rakyat Tanah Bumbu.

Kemudian dari sisi anggaran, juga tidak sebanding dengan anggaran layanan kesehatan gratis seperti era Mardani H Maming yang mampu mengcover seluruh warga Tanah Bumbu. Di zaman Mardani H Maming, anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup KTP-el mencapai sekitar Rp 60 miliar untuk layanan kelas III.

Sementara, berdasarkan data, anggaran kesehatan dalam APBD Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019 hanya sekitar Rp 26,6 miliar yang terdiri dari iuran BPJS sebesar Rp 10,3 miliar dan Jamkesda/Pendamping JKN sebesar Rp 16,3 miliar.

Sedangkan dalam APBD tahun 2020, anggaran kesehatan bagi masyarakat mencapai sekitar Rp 30 miliar, yang terdiri dari iuran BPJS sebesar Rp 18,2 miliar dan dana Jamkesda/pendampingan sekitar Rp 11,7 miliar.

Dana sebesar itu, tentu saja tidak mampu mencover seluruh warga Tanah Bumbu jika ingin berobat gratis untuk layanan kelas III.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 250.000 jiwa, diperkirakan dana yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan gratis warga Tanah Bumbu berkisar antara Rp 60 miliar hingga Rp 80 miliar. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PILKADA TANBU

Memastikan Logistik Pilkada Aman, Wakapolda Kalsel Tinjau Gudang Logistik KPU Tanbu

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung saat berada di gudang logistik KPU Tanbu, Jumat (27/11/2020). Foto: Humas Polda Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono mengcek gudang logistik KPU Tanah Bumbu di Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Jumat (27/11/2020).

Dalam pengecekan ini, Wakapolda Kalsel didampingi Karo Ops Polda Kalsel, Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kabid Propam Polda Kalsel, Kasubdit Politik Direktorat Intelkam Polda Kalsel, Kapolres Tanbu, Ketua KPU Tanbu dan Ketua Bawaslu Tanbu.

Pengecekan gudang logistik dilakukan dengan tujuan mengetahui sejauh mana kesiapan logistik yang nantinya akan digunakan pada saat pencoblosan 9 Desember 2020 nanti.

Kedatangan Wakapolda Kalsel selain mengecek kesiapan logistik, juga untuk melihat kesiap siagaan personel Polri yang melaksanakan tugas pengamanan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di gudang logistik KPU Tanbu.



Wakapolda Kalsel mengatakan, untuk memberikan jaminan keamanan di gudang logistik KPU Tanbu, pihaknya menyiagakan anggota.

Jenderal bintang satu ini meminta anggota yang bertugas mengamankan gudang logistik selalu meningkatkan kewaspadaan, jangan lengah dan tetap menjaga kesehatan.

“Adapun logistik yang berada di gudang saat ini yaitu kotak suara Pilgub Provinsi Kalsel dan Pilbup Kabupaten Tanbu serta tinta botol,” kata Wakapolda Kalsel.

Dijelaskan, personel yang melaksanakan pengamanan dan penjagaan di gudang logistik KPU Tanbu ini agar bertugas dengan ikhlas, serta penuh rasa tanggungjawab.

“Ini merupakan tugas negara, dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta tetap semangat,” kata Wakapolda Kalsel memberi semangat pada anggota yang bertugas. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->