Connect with us

KRIMINAL HSU

Curi Motor di Babirik, Anak Umur 14 Tahun ini Tertangkap di Barito Utara

Diterbitkan

pada

Aparat gabungan Polres HSU dan Polres Barito Utara meringkus MRM, ES dan Tuweng karena pencurian sepeda motor dan penggelapan. Foto: polres hsu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – MRM (14), seorang anak di bawah umur warga Kecamatan Sungai Pandan, HSU dan ES (18), warga Desa Jaman Kecamatan Gunung Timar, Barito Utara, Kalteng, diringkus Unit Jatanras Polres HSU, anggota Reskrim Polsek Babirik dan Unit Jatanras Polres Barito Utara pada Senin (10/2/2020) malam pukul 22:00 Wita.

Berdasarkan informasi, keduanya diduga melakukan tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada Kamis (23/1/2020) sekitar pukul 05:00 Wita. Saat itu, sepeda motor jenis matic Yamaha Mio Sport warna biru milik Muhammad Azmi (19), warga Desa Babirik Hulu RT 01 RW 01, Kecamatan Babirik, dilaporkan hilang.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kapolsek Babirik AKP Agus Tamjid, Selasa (11/02/2020) mengatakan, pelapor Abdul Fatah (62) mendapati sepeda motor cucunya Muhammad Azmi telah hilang. Ketika korban bangun lalu mengambil handphone Xiaomi Redmi 5A ternyata juga hilang. STNK sepeda motor yang disimpan di dalam dompet ikut raib. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp 5.400.000.


Sang kakek lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Babirik. Berdasarkan hasil penyelidikan, gabungan Unit Jatanras Polres HSU, anggota Reskrim Polsek Babirik dan Unit Jatanras Polres Barito Utara berhasil meringkus MRM dan ES pada Senin (10/2/2020) malam. “Saat ini pelaku menjalani proses penyidikan di Polres Barito Utara dengan perkara yang sama yakni curanmor,” kata AKP Agus.

Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut AKP Agus, keduanya mengakui telah melakukan pencurian Yamaha Mio Sporty warna biru milik Muhammad Azmi, serta handphone Xiaomi Redmi 5A. “Pelaku mengakui semua perbuatannya, sesuai dengan laporan polisi yang terjadi di Polsek Babirik, barang bukti diamankan di Polsek Babirik guna proses lebih lanjut,” katanya.

Ternyata, aksi MRM cukup licin. Selain melakukan curanmor, sebelumnya remaja ini juga melakukan tindak dugaan penipuan dan penggelapan pada Minggu (26/1/2020), berdasarkan laporan yang diterima Polsek Amuntai Utara.

Menurut Kapolsek Amuntai Utara Ipda Warsono, pelapor bernama Syafrudinor (33) warga Jalan Patmaraga, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah sedang bekerja di bengkel mobil milik Anang (33) di Desa Panangkalaan Hulu, Kecamatan Amuntai Utara. Saat itu, tersangka Lana datang bermaksud meminjam sepeda motor Yamaha Mio milik Syafrudinor.

Beralasan ingin belanja, pelaku menggunakan sepeda motor milik Syafrudinor. Setelah menunggu lama, pelaku tak datang, bahkan tidak bisa dihubungi melalui telepon. “Atas kejadian tersebut korban merasa ditipu dan mengalami kerugian sebesar Rp. 4.000.000,” kata Ipda Warsono.

Belakangan diketahui, sepeda motor milik korban telah dijual kepada Misranian alias Tuweng (47), warga Desa Jaman, Kecamatan Gunung Timang. Ia ditangkap lantaran diduga membeli barang hasil tindakan penipuan dan penggelapan dari MRM dan ES. “Saat ini 2 orang diduga tersangka utama menjalani proses penyidikan di Polres Barito Utara. Kemudian menurut keterangan tersangka tersebut bahwa benar telah melakukan penggelapan satu unit sepeda motor,” ungkap Ipda Warsono.

Berdasarkan pengakuan Tuweng, lanjut Ipda Warsono, ia mengakui perbuatannya yaitu membeli sepeda motor hasil penggelapan MRM. MRM dan MRM dikenakan pasal 378 dan 372 KUHP, sementara tersangka Tuweng dikenakan pasal 480 KUHP. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

 

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

KRIMINAL HSU

Anak dan Ayah Penjual Togel di Pasar Amuntai Dibekuk  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Barang bukti judi togel yang diamankan polisi. foto: polres hsu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI –  Unit Jatanras Sat Reskrim Polres HSU berhasil mengungkap kasus perjudian, Sabtu (27/6/2020) pada pukul 22:00 Wita. Dugaan perjudian jenis togel dengan mengamankan pelaku di sebuah warung di pasar Amuntai jalan H Abdul Aziz, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU.

Pelaku yang diamankan ternyata ayah dan anak, berinisial MU (52) dan MI (26), warga jalan Keramat RT 04 Desa Pakacangan, Kecamatan Amuntai Utara, HSU.

Adapun barang bukti yang ikut diamankan di TKP dua buah handphone, satu kartu ATM BNI, selembar kertas angka togel, satu pulpen, selembar uang Rp20.000, dua lembar uang Rp10.000 dan empat lembar uang Rp 5.000.

Penangkapan dua pelaku di sebuah warung samping pasar Amuntai ini, dari keterangan pelaku mengakui sebagai pengumpul melalui handphone dan selembar kertas.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres HSU Iptu Kamarudin SH, membenarkan telah mengamankan kedua pelaku.  “Keduanya beserta barang bukti sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” katanya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL HSU

Jual Alkohol Oplosan, Warga Harusan Telaga Ditangkap Polisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rudianto bersama barang bukti. foto: humas polres hsu for kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Rudianto alias Masteng, warga Desa Harusan Telaga, Kecamatan Amuntai Selatan harus berurusan pihak berwajib. Pasalnya, pria berusia 40 tahun diamankan Unit Reskrim Polsek Amuntai Selatan ini karena menjual alkohol 95% yang sengaja dikonsumsi untuk minuman keras.

Di hadapan petugas, tersangka mengaku alkohol yang sangat tinggi itu diperjualbelikannya untuk keperluan oplosan minum keras kurang lebih dua bulan telah melakoninya.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH melalui Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Misranyah, kepada kanalKalimantan.com, Selasa (23/6/2020), penangkapan terhadap tersangka sendiri berawal dari laporan warga yang resah atas maraknya peredaran alkohol yang disalahgunakan sebagai miras oplosan.

Polisi bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap pelaku yang memperjualbelikan alkohol 95% yang sengaja dioplos dengan air kemudian dijual sebagai miras.

Dari rumah pelaku ditemukan belasan botol alkohol sebagai barang bukti, pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Amuntai Selatan.

“Terduga sengaja mengoplos alkohol dengan air sebagai minuman keras, tujuannya diperjualbelikan,” ujar Kapolsek Amuntai Selatan.

Kapolsek menambahkan, pengungkapan kasus ini sendiri dalam rangka menjalankan salah satu program inovasi Polres HSU diantaranya “HSU Bersemi” (Hebat Sigap Untuk Bersih dari Sentuhan Minuman Keras) di wilayah hukum Polres HSU. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL HSU

Polres HSU Bekuk Dua Pemilik 9 Paket Sabu, Satu Diantaranya Berstatus ASN

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Barang bukti yang disita polisi dari tangan SA dan OM. foto: resnarkoba polres hsu for kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meringkus dua pria diduga pengedar narkoba jebis sabu di Desa Beringin Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU, Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 22.45 Wita.

Penangkapan dua tersangka berinisial SA (41) dan OM (36) tersebut saat anggota Sat Resnarkoba Polres HSU berlangsung di sebuah rumah RT 001 Desa Beringin, Kecamatan Banjang.

Mirisnya, salah satu dari tersangka yakni SA, warga Desa Beringin, diketahui berstatus sebagai ASN. Sementara tersangka OM merupakan pekerja serabutan warga Desa Teluk Sarikat, Kecamantan Banjang.

Alhasil dalam operasi tersebut didapati barang bukti 2 paket sabu seberat 0.80 gram atau berat bersih 0.44 gram dari tangan tersangka SA. Sementara 7 paket sabu seberat 4.81 Gram atau berat bersih 3.58 Gram dari tangan tersangka OM.

Dua tersangka pemilik sabu yang ditangkap Polres HSU, SA (41) dan OM (36). foto: resnarkoba polres hsu for kanalkalimantan

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (8/6/2020) mengatakan memang telah meringkus dua tersangka usai menerima informasi dari masyarakat.

Menurut Siswadi, keduanya diringkus saat berada di dalam rumah SA. Masih menurut keterangan polisi, keduanya merupakan pemain lama yang saling berhubungan.

“Sama-sama mas (diringkus), karena pada saat digrebek mereka berdua ada di dalam rumah,” ujar Kasat Resnarkoba Polres HSU.

Barang bukti yang disita Sat Resnarkoba Polres HSU. foto: resnarkoba polres hsu for kanalkalimantan

Lebih lanjut, Siswadi mengakui pihaknya saat ini terus menelusuri asal-usul barang haram tersebut yang mereka dapat dari kedua tersangka.

Kedua tersangka bersama barang bukti lainnya seperti kartu ATM, 2 buah timbangan digital, uang tunai sebesar Rp 2.867.000 serta handphone masing masing milik tersangka kini diamankan ke Mapolres HSU.

Keduanya bakal dijerat Pasal 114  Ayat (1) Atau 112  Ayat (1) JO 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp 8 miliar. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->