Connect with us

PILKADA BANJARMASIN

Demi Warga, Ananda Komitmen Tetap Blusukan Saat Jadi Wali Kota

Diterbitkan

pada

Calon Wali Kota Ananda selali akrab dengan warga foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menyusuri jalan sempit, pemukiman padat penduduk, hingga hiruk pikuk pasar tradisional, dilakukan calon Wali Kota Banjarmasin nomor urut 4, Hj. Ananda, untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.

Ditemani sejumlah warga dan relawan, mantan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin itu, tak sungkan menemui satu demi satu warga baik laki – laki, perempuan, tua dan muda di sejumlah kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selasa (24/11).

Kehadiran Hj Ananda dalam setiap kegiatan blusukan atau menyapa warga, selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat, baik laki – laki apalagi kaum perempuan di Banjarmasin.

Hj Jiah misalnya tak menyangka kediamannya disalah satu kawasan padat penduduk di Kecamatan Banjarmasin Tengah, disambangi Hj Ananda yang merupakan satu-satunya calon Wali Kota perempuan Banjarmasin.



 

“Tadi didatangi Hj Ananda. Sebelumnya tidak pernah bertemu. Orangnya cantik dan kami perempuan pasti mendukung calon Wali Kota perempuan,” ucap Hj Jiah.

Hj Jiah mengaku saat ini kaum perempuan punya hak dan kualitas kepemimpinan yang sama dengan laki – laki. Buktinya lanjut wanita pemilik usaha rias pengantin ini, beberapa kota seperti Surabaya dipimpin Wali Kota perempuan dan sekarang kotanya maju pesat.

“Di tempat kami ini Ketua RT juga perempuan. Kami akan mendukung dan mendoakan Hj Ananda semoga terpilih menjadi Wali Kota perempuan pertama di Banjarmasin,” katanya.

Yayu warga Kelurahan Pasar Lama tak bisa menyembunyikan kegembiaraannya bertemu dengan Hj Ananda bahkan sempat minta foto bersama, karena sangat mengidolakan dan mendukung Hj Ananda sebagai Wali Kota Banjarmasin.

“Senang bisa bertemu dan berfoto. Kami perempuan akan mendukung calon Wali Kota perempuan nomor urut 4, yakni Hj  Ananda. Harapan saya, setelah menjadi Wali Kota, jangan lupa sering-sering berkunjung dan melihat kondisi warga,” harapnya.

Terpisah, calon Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda mengaku bersyukur atas sambutan hangat warga yang telah memberikan doa dan dukungan kepadanya 9 Desember nanti.

“Ada banyak hal yang akan kami benahi bersama seperti tempat tinggal yang layak bagi warga. Masih banyak warga yang terpaksa tinggal dengan kondisi rumah yang memperihatinkan. Program bedah rumah akan kami maksimalkan dengan anggaran yang lebih besar untuk kenyamanan warga,” ucapnya.

Tak hanya memberi perhatian pangan, sandang, dan papan, mantan Finalis Puteri Indonesia itu, juga berkomitmen akan terus dekat dan lebih dekat dengan masyarakat jika nantinya terpilih menjadi Wali Kota Banjarmasin periode 2021-2024.

“Sudah komitmen kami Hj Ananda-Ustadz H Mushaffa Zakir Lc, (AnandaMu) hari ini dilantik, besok kami langsung kunjungan kerja ke-1500 RT yang ada di Banjarmasin. Kami ingin terus hadir ditengah masyarakat, dekat dengan warga, dan mengetahui apa saja keinginan mereka,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/ril)

Reporter : Ril
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PILKADA BANJARMASIN

Ibnu Sina Beri Klarifikasi ke Bawaslu terkait Laporan AnandaMU

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhani menyampaikan telah meminta klarifikasi dari Ibnu Sina. Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Laporan tim hukum AnandaMu ke Bawaslu Kalsel terkait adanya dugaan pelanggaran serius paslon incumbent Ibnu Sina di Pikada Banjarmasin 2020 lalu, memasuki babak baru.

Usai memastikan syarat formil dan materil atas laporan terpenuhi, Bawaslu Kalsel dan Banjarmasin memanggil Ibnu Sina untuk dimintai klarifikasi, Minggu (17/1/2020). ” Hari ini klarifikasi beliau (Ibnu Sina). Ada beberapa saksi yang juga dimintai klarifikasi,” ujar Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhani.

Azhar Ridhani menambahkan, setelah melakukan panggilan, Bawaslu kota selanjutnya akan melakukan kajian dengan menghimpun fakta, keterangan, dan dokumen lainnya untuk disesuaikan dengan pasal yang disangkakan.

“Outputnya, berdasarkan hasil kajian apakah terpenuhi unsur-unsur sebagaimana pasal yang disangkakan, melalui mekanisme pleno komisioner Bawaslu,” tambah pria yang akrab disapa Aldo tersebut.



Di sisi lain, Bawaslu Banjarmasin sendiri harus menyimpulkan laporan dari pihak pelapor. Yakni pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut 4, Ananda-Mushaffa Zakir paling lambat Senin (18/1/2021) mendatang.

Menurut Koordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banjarmasin, Subhani, pihaknya memanggil sembilan saksi dimintai keterangan secara bergantian. Lima orang dari saksi pelapor, serta empat orang dari pihak terkait.

“Kami belum bisa memutuskan laporan dugaan kecurangan ini. Masih ada pihak lain yang belum kami klarifikasi,” ujar Subhan.
Pekan lalu, Tim hukum AnandaMu membawa 56 alat bukti ke Bawaslu Kota Banjarmasin terkait dengan dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan Ibnu-Arifin di Pilkada Banjarmasin. Selasa (12/1/2020) sore.

Menurut tim hukum AnandaMu, pelanggaran tersebut dilakukan pada dua tahap yang sangat krusial, dan dianggap memberikan dampak signifikan pada Pilkada Kota Banjarmasin tahun 2020 lalu.

Salah satu tim hukum Ananda-Mushaffa, Sulaiman Sembiring meyakini Bawaslu Banjarmasin akan membaca bukti-bukti dengan cermat, lengkap dan komprehensif serta mendengar keterangan saksi-saksi dan akan melihat kaitannya antara satu sama lain. “Kami berharap pemeriksaan berjalan obyektif dan profesional,” tukasnya.

Menurutnya, momentum seperti ini akan sangat penting. Pasalnya, Bawaslu Banjarmasin memiliki peran signifikan untuk mencatatkan dalam sejarah, karena mampu menunjukkan institusinya dapat berdiri kukuh sebagai penjaga demokrasi dan pemilihan yang jujur dan adil.

“Kami percayakan sepenuhnya kepada para Komisioner Bawaslu Banjarmasin,” tandasnya.
Terkait dipanggilnya Ibnu Sina dan beberapa saksi oleh Bawaslu, yang bersangkutan hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi. (Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PILKADA BANJARMASIN

Sengketa Pilkada, Tim Hukum Ibnu-Arifin Siapkan Bukti dan Sanggahan di MK!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tim hukum Ibnu-Arifin siap hadapi gugatan Pilkada di Mahkamah Konstitusi. Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM,BANJARMASIN – Tim hukum Ibnu-Arifin menggelar jumpa pers di Best Western Hotel Banjarmasin, Kamis (14/1/2021) sore. Jumpa pers ini berkaitan dengan laporan yang dilayangkan tim hukum AnandaMu, terkait adanya dugaan pelanggaran serius yang dilakukan Ibnu-Arifin pada Pilkada kota Banjarmasin tahun 2020 lalu.

“Pihak kami siap mematuhi proses hukum yang ada di Bawaslu. Kami akan kooperatif, dan kami menunggu undangan klarifikasi terhadap laporan yang disampaikan oleh tim kuasa hukum AnandaMu,” kata ketua tim hukum Ibnu-Arifin, Imam Satria Jati.

Dalam kesempatan tersebut, Imam juga mengungkapkan keberatannya atas pernyataan salah satu tim hukum AnandaMu, Bambang Widjojanto, yang menyebut Ibnu Sina melakukan pelanggaran serius. Pernyataan Bambang Widjojanto tersebut, menurut Imam, berpotensi mengancam kondusifitas suasana politik di kota Banjarmasin.

“Kami rasa ini tidak perlu diucapkan. Ini tidak etis dan tidak elok karena kebenaran belum terungkap. Saya mengimbau dan menyarankan bapak Bambang Widjojanto untuk tidak berkata seperti itu demi menjaga kondusifitas suasana politik di kota Banjarmasin. Kita ikuti proses hukum sesuai koridornya. Jangan sampai ada opini-opini publik yang kemudian beredar dan kita tidak tahu kebenarannya,” jelas Imam.



“Kita semua menghormati proses hukum karena kita disini negara hukum. Silahkan melapor ke Bawaslu, tapi jangan membuat opini publik yang kita sendiri belum tahu kebenarannya,” tambahnya.

Terkait pernyataan Bawaslu Kalsel yang menyatakan laporan AnandaMu memenuhi syarat formil dan materiil, Imam menyebut itu hanya kajian awal. Menurutnya proses yang dilalui masih panjang bagi Bawaslu untuk memutuskan.

“Ada waktu sekitar 5 hari bagi Bawaslu untuk meminta klarifikasi, baik pihak terlapor atau saksi-saksi lainnya. Baru nanti diputuskan apakah laporan dapat ditindaklanjuti atau tidak. Terkait dugaan pidana pemilu, laporan itu akan masuk sentra Gakkumdu. Kalau pelanggaran administrasi, akan diperiksa kembali oleh Bawaslu,” tandasnya.

Terakhir, Imam menyebut pihaknya masih belum menerima draft laporan yang dilayangkan tim hukum AnandaMu. Meski, dirinya mengaku siap memberikan jawaban saat dimintai keterangan oleh Bawaslu nantinya.

“Sejauh ini kami belum mendapat draft laporannya, jadi kami belum bisa menjawab. Kami tidak tahu apa yang dilaporkan. Tapi kami siap hadir dan menjawab apapun pertanyaan dari pihak Bawaslu,” pungkasnya.

Terkait laporan AnandaMu yang masih terus diproses di Mahkamah Konstitusi (MK), Imam menyebut pihaknya juga telah menyiapkan alat bukti dan sanggahan.

“Kami sudah siapkan semua jawaban yang dituduhkan pada kami, terkait gugatan di mahkamah konstitusi (MK). Bahkan segala alat bukti dan sanggahan sudah kami siapkan,” beber Imam.

Sementara itu, ketua tim pemenangan Ibnu-Arifin, Bambang Yanto Pernomo mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berita dan isu-isu yang beredar.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga Kota Banjarmasin jangan termakan isu-isu hoax yang kebenarannya masih belum terbukti. Ini hanya tahap awal, prosesnya masih panjang. Harapan kami masyarakat arif dan bijaksana dalam hal menyikapi berita-berita yang beredar,” kata Bambang.

Sebelumnya, Tim Hukum AnandaMu Dr Bambang Widjojanto (BW) melaporkan pasangan Ibnu Sina-Arifin Noor ke Bawaslu Kalsel karena adanya dugaan pelanggaran serius dalam pesta demokrasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Selasa (12/1/2020) lalu.

Tim hukum AnandaMu membawa 56 alat bukti terkait dengan dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan Ibnu-Arifin di Pilwali Banjarmasin. Menurut tim hukum AnandaMu, pelanggaran tersebut dilakukan pada dua tahap yang sangat krusial, dan dianggap memberikan dampak signifikan pada Pilkada Kota Banjarmasin 9 Desember 2020 lalu.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->