Connect with us

Kabupaten Kapuas

Desa Sei Asam Galakkan Penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19

Diterbitkan

pada

Aksi penyemprotan disinfektan yang dilakukan Pemdes Sei Asam Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Desa (Pemdes) Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran Covid 19, Rabu (8/4/2020).

Kegiatan ini dihadiri Camat Kapuas Hilir Hj Mahrita serta UPT Puskesmas Barimba bersama aparatur desa yang tergabung di tim covid-19 di Desa Sei Asam. Penyemprotan dimulai dari Dusun Basirih Darat yaitu perbatasan antar Kabupaten Kapuas dengan Kalimantan Selatan. Selain itu, aksi berantas covid-19 tersebut juga dilakukan di sekolah, tempat umum, tempat ibadah, serta sarana lainya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Desa Sei Asam Masrawan mengatakan, pentingnya aksi bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Kegiatan penyemprotan ini untuk mencegah masuknya Covid-19 di Desa Sei Asam,” terangnya.

Ia juga berpesan agar menerapkan pola hidup sehat, sering cuci tangan, hindari tempat berkumpulnya orang banyak. “Perlu diperhatikan warga yang datang dari luar kota harap melapor kepada tenaga kesehatan dan Posko Covid-19 Desa Sei Asam,” tegasnya. (Kanalkalimantan.com/Ags)

 

 

Reporter : Ags
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kabupaten Kapuas

UPDATE. Bertambah 18 Orang, Covid-19 di Kapuas jadi 101 Kasus

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kapuas, H Junaidi menyampaikan perkembangan kasus Covid-19. Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mengumumkan penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 18 orang. Demikian laporan yang diterima melalui Dinas Kesehatan setempat, Rabu (3/6/2020) sore.

“Hari ini ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 18 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kapuas, H Junaidi.

Secara kumulatif terkonfirmasi positif di Kapuas menjadi 101 kasus, dengan rincian 78 orang dalam perawatan, 13 orang meninggal dan 10 orang dinyatakan sembuh.

Penambahan 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, diantaranya kasus nomor 84 seorang perempuan berusia 46 tahun dari Desa Manyahi, Kecamatan Mantangai dan nomor 85 seorang laki-laki berusia 25 tahun dari Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat.

Kemudian nomor 86 seorang perempuan berusia 31 tahun dari Desa Anjir Serapat Barat, Kecamatan Kapuas Timur, nomor 87 seorang perempuan berusia 54 tahun dari Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, serta nomor 88 seorang laki-laki berusia 47 tahun dari Desa Pulau Telo, Kecamatan Selat.

Selanjutnya, nomor 89 seorang perempuan berusia 47 tahun dari Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, nomor 90 seorang perempuan berusia 30 tahun dari Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur, nomor 91 seorang laki-laki berusia 24 tahun dari Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat dan nomor 92 seorang laki-laki berusia 8 tahun dari Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat.

Nomor 93 seorang perempuan berusia 60 tahun dari Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur, nomor 94 seorang laki-laki berusia 30 tahun dari Desa Danau Pantau, Kecamatan Timpah dan nomor 95 seorang laki-laki berusia 26 tahun dari Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat.

Dilanjutkan nomor 96 seorang perempuan berusia 20 tahun dari Desa Anjir Serapat Barat, Kecamatan Kapuas Timur, nomor 97 seorang perempuan berusia 21 tahun dari Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, serta nomor 98 seorang laki-laki berusia 27 tahun dari Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat.

Nomor 99 seorang laki-laki berusia 15 tahun dari Desa Manyahi, Kecamatan Mantangai, nomor 100 seorang laki-laki berusia 46 tahun dari Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, serta nomor 101 seorang laki-laki berusia 59 tahun dari Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat.

“Jadi 18 orang terkonfirmasi positif tersebut, dua diantaranya yang telah meninggal dunia dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas H Junaidi. (Kanalkalimantan.com/ags)

 

Reporter : Ags
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Sopir Angkutan Logistik Prioritas Rapid Test Gratis saat PSBB di Kapuas

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti SIK MSi (kanan). foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kapuas mulai besok 4 Juni 2020, sopir angkutan logistik atau sembako yang melintas di perbatasan akan dilakukan rapid test secara gratis oleh petugas.

“Rapid test gratis di perbatasan untuk sopir logistik dan diberikan surat keterangan yang bisa digunakan untuk mengangkut logistik kemanapun,” ucap Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti SIK M Si usai apel kesiapan PSBB, Rabu (3/6/2020) pagi.

Kapolres Kapuas memastikan kelancaran distribusi logistik yang masuk ke Kabupaten Kapuas maupun Kalimantan Tengah.  “Nanti, petugas kami sudah tahu. Jadi untuk logistik berjalan saja jadi tidak dihambat, sehingga tidak mempengaruhi harga-harga kebutuhan pokok,” katanya.

Ia kembali menjelaskan transportasi logistik tidak ada yang dihambat. Polres Kapuas menipis adanya isu bahwa angkutan logistik tidak bisa memasuki wilayah Kapuas, karena membutuhkan surat keterangan rapid test dan lain sebagainya itu tidak benar.

“Kami pastikan kelancarannya untuk angkutan logistik,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan apel kesiapan pergeseran pasukan, dilibatkan total akan berjalan 500 orang lebih dalam pengamanan PSBB mulai tanggal 4 – 19 Juni 2020.

Kapolres Kapuas menyebutkan rincian pasukan pengamanan tersebut terdiri dari Polri 400 orang, TNI 100 orang termasuk juga instansi terkait pemerintah daerah.

“Dalam penerapan PSBB ada tiga ring, yakni pertama di dalam kota, kedua mulai dari perbatasan hingga wilayah hulu. Serta, ketiga khusus untuk pasar dan prioritas,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Murid SDN 1 Pulau Mambulau Kembali ke Sekolah, Ini Penjelasan Kadisdik Kapuas

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Murid-murid SDN 1 Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas kembali ke sekolah, Rabu (3/6/2020) pagi. foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Murid-murid SDN 1 Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas kembali ke sekolah, Rabu (3/6/2020) pagi. Turun ke sekolah ini sangat mengejutkan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat Kabupaten Kapuas akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat menerangkan, pihaknya (Disdik) melalui Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bataguh telah mendatangi sekolah itu. Dan dari keterangan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Pulau Mambulau, H Tuhas kedatangan murid ini untuk menjelaskan pelaksanaan perpanjangan belajar dari rumah.

Suwarno menambahkan, menurut Kepsek telah meminta izin untuk menyampaikan langsung edaran perpanjangan belajar dari rumah. Selain itu para murid ternyata mengumpul tugas dan guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah selama PSBB.

SDN 1 Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas. foto: ags

“Setelah selesai maka guru, dan murid sudah pulang ke rumah masing-masing,” tegasnya.

Suwarno meminta para Kepsek se Kabupaten Kapuas, jika ada pertemuan antara guru, dan siswa di sekolah agar berkoordinasi ke Disdik Kabupaten Kapuas. Selain itu dapat perhatikan protokol kesehatan Covid-19, agar aman dari penyebaran wabah.

“Maksimalkan sistem pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (Daring), jika tidak memungkinkan gunakan luar jaringan (Luring) internet, namun wajib memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Pulau Mambulau Kecamatan Bataguh H Tuhas menjelaskan, murid-murid tersebut hanya memperjelas pelaksanaan belajar dari rumah dan libur sampai 27 Juni 2020.

“Banyak murid tidak memiliki handphone, sehingga komunikasi di sini sangatlah sulit,” kata H Tuhas, dikonfirmasi via telepon, Rabu (3/6/2020) sore. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->