Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Dijatah Tes Swab 503 Orang, Bupati HSU: Alat PCR Sudah Dibeli, Tunggu Datang

Diterbitkan

pada

Bupati HSU H Abdul Wahid mengikuti virtual meeting di mess Negara Dipa, Jum'at (7/8/2020). Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAI.COM, AMUNTAI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan sedikitnya 503 orang di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bakal mengikuti tes masif Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab massal dari total target 10 ribu sampel se Kalsel yang akan di laksanakan 14 sampai 17 Agustus 2020 mendatang.

Demikian disampaikan Sekretaris BPBD Kalsel Iswantoro, saat memimpin rapat koordinasi tentang pelaksanaan swab masif di Kabupaten HSU secara virtual bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten HSU di Mess Negara Dipa, Jum’at (7/8/2020).

Lebih jauh, hal tersebut dilakukan lantaran masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di Kalsel, sehingga membuat Pemerintah Provinsi Kalsel melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di antaranya melakukan tes swab masif tersebut.

“HSU ditargetkan 503 orang yang akan diambil sampel untuk memantau penyebaran Covid-19 di Provinsi Kalsel,” kata Iswantoro melalui virtual zoom meeting.



Pemprov Kalsel, kata Iswantoro berharap agar pemerintah daerah HSU mendukung kegiatan dimulai dengan sosialisasi ke masyarakat, menyediakan sarana dan prasarana, baik yang berkenaan dengan pelaksanaan test sendiri ataupun penanganan pasca test masif, serta menyiapkan tenaga kesehatan untuk pengambilan sampel test.

Menanggapi hal tersebut Bupati HSU H Abdul Wahid HK mengaku mengapresiasi rencana kegiatan swab masif itu.
Wahid menyatakan pihaknya selaku pemimpin daerah mempunyai tanggung jawab dan memastikan kesiapan apalagi kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten HSU.

“Berbagai persiapan sudah kami lakukan dari kegiatan sosialisasi, dimana untuk sosialisasi kegiatan ini kami sebagai pimpinan secara langsung menyampaikan ke tingkat bawah seperti ke camat, kepala desa, melalui media sosial, sehingga dapat diterima dengan cepat, begitu juga dengan TNI dan Polri ikut terlibat,” ungkap Bupati Wahid.

Menurut Wahid, saat ini untuk sarana dan fasilitas pihaknya telah menyiapkan di RSUD Pambalah Batung Amuntai dan untuk karantina seluruh kecamatan sudah siap sedia.

Kalaupun masih kurang, ia menambahkan pihaknya sudah menyepakati dengan pihak swasta dalam hal tempat isolasi dan kesiapkan ambulans khusus Covid-19 berserta sopir.

“Untuk transportasi sampel pun kami siapkan sehingga kapanpun diperlukan selalu siap walaupun tiap hari,” jelas Wahid.

Ia menambahkan bahwa HSU juga telah membeli peralatan swab test yang rencananya digunakan untuk masyarakat HSU.

“Insyaallah dalam minggu ini kami juga bisa melaksanakan tes swab bagi masyarakarat HSU, kami telah membeli alat PCR sendiri,” kata Wahid.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan HSU dr Agus Fidliansyah menambahkan, untuk SDM dan tempat pelaksanaan tes swab masif ini telah disiapkan yaitu halaman kantor Dinkes.

“Tempat pelaksanaan tes kami rencanakan di halamanan kantor kami karena tempatnya luas dan terbuka, untuk SDM nya kami siapkan orang yang benar benar ahli di bidangnya,” ujarnya.(kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Simpan 16 Paket Sabu, AH Dibekuk Sat Resnarkoba Polres HSU

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi mengamankan AH yang kedapatan menyimpan 16 paket sabu Foto: polres HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali berhasil membekuk pria penjual sabu-sabu berinisial AH (29) dalam sebuah operasi.

Pelaku AH berhasil dibekuk saat berada di satu Gang di belakang rumahnya di Kelurahan Pelampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (25/1/2021).

Saat digeledah anggota Sat Resnarkoba Polres HSU disaksikan Ketua RT setempat, pelaku yang seorang pekerja swasta ini sempat membuang barang bukti 16 paket sabu-sabu dengan berat bersih 0,96 gram.

“Diakui bahwa sabu-sabu miliknya sempat dibuang di belakang rumahnya,” ungkap Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi, kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (26/1/2021).



 

Polisi gencar memerangi narkotika sesuai program inovasi Polres HSU yakni HSU Bersinar (Hebat Sigap Untuk Bersih dari Narkoba). “Barang bukti sabu-sabu tersebut sempat dibuang pelaku ke belakang rumahnya, saat penggeledahan di TKP yang mana sabu-sabu tersebut disimpan di dalam satu buah botol plastik,” lanjut Iptu Siswadi.

Selain 16 paket sabu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya seperti 3 buah plastik piper klip, uang tunai sebesar Rp 200 ribu dan 2 HP milik pelaku. “Terduga dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan selanjutnya,” tambahnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dapat dikenakan pasal Pasal 114 Ayat ( 1 ) atau 112 Ayat ( 1 ) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Hulu Sungai Utara

BBM Sempat Langka, Polisi Amankan Sejumlah SPBU di HSU

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi menjaga sejumlah SPBU yang beroperasi pasca banjir untuk hindari penimbunan BBM Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pasca banjir di beberapa Kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, ditambah sempat terhambatnya Pendistribusian BBM, kini beberapa SPBU di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali beroperasi.

Adapun SPBU yang beroperasi seperti SPBU Banua Lima, SPBU Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah, SPBU Pakapuran Kecamatan Amuntai Utara dan SPBU Banjang, Kecamatan Banjang.

Dari pantauan kanalkalimantan.com, saat beroperasinya SPBU Banjang mendapat pengamanan langsung dari anggota Polsek Setempat. Hal ini demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penimbunan BBM.

Di samping itu pengaman juga dilakukan agar kondisi keamanan dan ketertiban terutama sewaktu warga masyarakat yang ingin mengisi BBM dapat terjaga
“Kita laporkan SPBU di Wilayah Banjang, untuk jenis BBM, Premium, Pertalite, Pertamax ada, silahkan warga masyarakat yang ingin mengisi BBM bisa mengantre di SPBU Banjang,” imbau Kapolsek Banjang IPDA Noor Rizani saat mengamankan SPBU, Selasa (26/1/2021) pagi.



 

Sebelumnya, sejumlah warga masyarakat HSU sempat mengeluhkan kondisi langkanya pasokan BBM untuk Kabupaten HSU sehingga membuat harga BBM di eceran melambung naik.

Ditambah lagi, ketika para pelangsir BBM yang kerap memadati SPBU membuat BBM yang seyogyanya diperuntukkan bagi masyarakat umum kerap kehabisan. Alhasil warga yang tidak kebagian membeli di SPBU terpaksa membeli BBM di eceran.

“Kemarin saya sempat beli BBM di eceran sampai seharga Rp15 ribu per liter,” ungkap Yudi Hazmi.

Pasca banjir, ia berharap kondisi dapat kembali pulih sehingga kestabilan harga BBM di eceran dapat terjaga. Selain itu, sejumlah warga juga berharap aparat dapat selalu mengamankan kondisi di tiap-tiap SPBU terlebih di masa-masa seperti sekarang ini.

“Ini baru mantap. Tolong di pantau SPBU yang ada di dua desa ini yang di Amuntai Utara,” saran Anoy, warga Desa Pekapuran Kecamatan Amuntai Utara. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->