Connect with us

Kota Banjarbaru

Dini Hari, Satu Rumah di Belakang Kantor Pos Banjarbaru Terbakar

Diterbitkan

pada

Api muncul di salah satu rumah kosong. Foto: Banjarbaru Rescue
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebuah rumah  di Jalan Kenanga, Kecamatan Banjarbaru Utara, atau tepatnya di belakang kantor Pos Banjarbaru, terbakar pada Rabu (9/9/2020) dini hari, sekitar pukul 01.15 Wita.

Musibah ini lantas membuat geger warga sekitar. Iring-iringan mobil pemadam kebakaran mulai berdatangan guna melakukan proses pemadaman. Menurut laporan, setibanya petugas di lokasi, api telah membesar dan hampir menguasai seisi rumah.

Proses pemadaman pun terbilang cukup alot, mengingat api yang sudah besar, berpotensi merembet ke rumah yang berada disampingnya. Beruntung, petugas gabungan yang sigap berhasil menaklukan si jago merah, selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 01.40 Wita.



Rekanan Banjarbaru Rescue, Zaini, mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Terlebih lagi, rumah yang terbakar tersebut memang sudah lama tidak ditempati.

“Dulu rumah ini digunakan sebagai warung. Tapi sekarang sudah tidak ditempati lagi,” katanya kepada Kanalkalimantan.com

Ihwal penyebab munculnya api, Zaini mengatakan bahwa hal tersebut tengah dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian. “Soalnya, tadi ada pihak kepolisian dan TNI juga di lokasi,” lanjut Zaini.

Adapun kondisi rumah tersebut mengalami kerusakan mencapai 90 persen. Upaya pemadaman turut melibat petugas dan relawan. Yakni, UPT Damkar Banjarbaru, UPT Damkar Kabupaten Banjar, BPBD Provinsi Kalsel, BPBD Banjarbaru, BPK se-Banjarbaru, BPK se-Kabupaten Banjar, Tim Kesehatan Banjarbaru hingga emergency gabungan. (Kanalkalimantan.com/rico)

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Pelaku Pencabulan Anak Didik Ternyata Guru Honorer di SD, Disdik Banjarbaru: Sudah Dipecat!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pelaku pencabulan ternyata seorang guru honorer foto: ist/polres bjb
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang pelatih badminton terhadap anak didiknya sendiri, memunculkan fakta baru. Pelaku yang diketahui bernisial WR (40) itu rupanya adalah tenaga honorer di salah satu SD di kota Banjarbaru.

Sebagaimana yang sudah diberitakan, WR diduga telah melakukan aksi pencabulan terhadap anak didiknya yang masih berusia dibawah umur. Atas perbuatan itu, pelaku kini diamankan oleh Polres Banjarbaru.

Terbaru, dari hasil penelusuran Kanalkalimantan.com, selain menjadi pelatih badminton, WR juga merupakan seorang guru honorer olahraga. Ia terikat kontrak kerja dengan salah satu SD yang ada di Banjarbaru.

Informasi ini sendiri dibenarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru, yang dalam hal ini melalui Kasi PTK Sekolah Dasar, Dewita. “Benar, yang bersangkutan adalah guru honorer olahraga,” katanya, Kamis (26/11/2020).



Atas tersandungnya kasus pencabulan itu, ujar Dewita, membuat WR secara langsung diberhentikan secara tidak hormat. Dijelaskannya bahwa pemecatan itu dilakukan pada September lalu, tepatnya saat pelaku mengakui seluruh perbuatannya dihadapan kepala sekolah.

“Saat kasus ini mulai terdengar, kami langsung menghubungi pihak sekolah. Yang bersangkutan dipanggil dan mengakui perbuatannya dihadapan Kepsek. Karena statusnya bukan ASN, jadi pemberhentiannya langsung dilakukan oleh pihak sekolah,” tambahnya.

Sebagaimana yang sudah diberitakan, WR, warga Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, melancarkan aksi bejat saat melatih anak didiknya bermain badminton. Seluruh aksinya itu dilakukan sebanyak 3 kali, dari periode April hingga Juni 2020.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kassubag Humas Polres Banjarbaru, Iptu Tajuddin Noor, menerangkan bahwa seluruh aksi pencabulan dilakukan pelaku di salah satu tempat fasilitas olahraga di wilayah Banjarbaru.

Kejadian pertama terjadi pada April lalu, dimana korban yang merupakan anak didik pelaku mengalami cidera di bagian kaki saat menjalani latihan. Kala itu pelaku menawarkan diri untuk melakukan pemijatan terhadap korban.

“Pijatan yang ditawarkan itu ternyata mengarah ke tindakan pencabulan. Bagian intim korban dipegang oleh pelaku. Lalu pada Juni 2020, pelaku melakukan hal yang sama. Atas kejadian tersebut orang tua korban melapor ke Polres Banjarbaru,” kata Iptu Tajuddin.

Sampai saat ini, diketahui satu orang saja yang merupakan korban dari ganasnya nafsu bejat WR. Berkas perkara kasus ini sendiri telah dilimpahkan pihak kepolisian ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, pada 11 November 2020. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Kado Hari Guru, Disdik Banjarbaru Berikan Penghargaan kepada Guru Berdedikasi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Disdik Banjarbaru akan memberikan penghargaan guru berdedikasi Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memperingat hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2020, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru akan memberikan apresiasi penghargaan kepada sejumlah guru atas pengabdiannya memajukan dunia pendidikan di Kota Idaman.

Ketua Panitia HUT PGRI Banjarbaru, Ridho Amalia, menerangkan bahwa apresasi pihaknya dibagi dalam 3 kategori. Pertama ialah penghargaan kepada guru yang berdedikasi dan memberikan sumbangsih tak hanya untuk sektor pendidikan, melainkan juga untuk daerah.

Adapun dalam kategori, ini ada dua guru yang mendapatkan penghargaan dari Disdik Banjarbarumm Yakni, Muslim Anang Abdullah dari SDN 1 Guntung Paikat dan Ali Syamsudin Asri yang merupakan guru di SMPN 11 Banjarbaru.

“Keduanya memajukan Banjarbaru, sesuai keahlian di bidangnya masing-masing. Untuk pak Muslim sendiri, beliau aktif di bidang seni rupa. Sementara, pak Ali memiliki kindai sastra, yang mana karya-karyanya telah dipamerkan hingga luar daerah,” katanya, Kamis (26/11/2020).



Untuk kategori penghargaan kedua, diberikan kepada para guru yang telah mencapai masa purna tugas. Dalam hal ini, Disdik Banjarbaru memberikan penghargaan kepada para guru yang telah pensiun baik dari jenjang TK sampai SMA yang ada di Banjarbaru.

Di kategori terakhir, ialah penghargaan sekolah berhias. Dimana dalam kategori ini, mengangkat tema kreatifitas dan dedikasi guru menuju indonesia maju. Hanya saja, untuk kategori ini berlaku untuk jenjang SD sampai SMP.

Acara pemberian seluruh penghargaan, ujar Amalia, akan dilaksanakan pada tanggal 2 Desember mendatang. Diterangkannya juga bahwa dalam pelaksanaan acara, undangan akan kita batasi, karena mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Tentu protokol kesehatan juga sangat ketat diterapkan. Rencananya, penghargaan kepada para guru diberikan secara langsung oleh pak Bernhard selaku Pjs Wali Kota Banjarbaru,” lugas Amalia.

Pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi, merupakan bukti kepedulian Disdik Kota Banjarbau kepada mereka yang menunjukkan kinerja lebih dalam bidangnya masing-masing.

Muhammad Aswan, selaku Kepala Disdik Banjarbaru, berharap kegiatan ini dapat memotivasi dan meningkatkan profesionalisme guru serta tenaga kependidikan, hingga berujung pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Penghargaan terhadap guru dan tenaga kependidikan adalah bukti pemerintah sangat peduli terhadap jerih payah mereka yang menunjukkan kinerja lebih dari pada yang lain,” lugasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->