Connect with us

Kabupaten Banjar

Disdik Banjar Imbau Sekolah Tak Rayakan Acara Perpisahan Secara Berlebihan

Diterbitkan

pada

Disdik Kabupaten Banjar mengimbau sekolah tak bermewahan gelar perpisahan. Foto: rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar mengimbau sekolah tidak mengadakan acara perpisahan berlebihan yang bisa membebankan orangtua murid.

Kepala Disdik Banjar Maidi Armansyah mengatakan, seperti tahun sebelumnya, pihaknya selalu memberikan surat edaran terkait perpisahan ketika mendekati tahun-tahun kelulusan. Ia mengarap acara perpisahan digelar secara sederhana. “Artinya acara perpisahan itu tidak harus dilakukan secara besar-besaran seperti di hotel-hotel secara mewah,” harapnya.

Menurut Maidi, hingga sekarang Disdik selalu melakukan evaluasi dan monitoring secara berjenjang. Terutama untuk sekolah yang menjadi kewenanganya, yakni PAUD, SD hingga SMP. “Sisanya untuk SMA dan SMK itu kewenangan provinsi,” jelasnya.

Maidi menyakini untuk sekolah yang ditangani Disdik Banjar diharapakn aman dalam mengadakan acara perpisahan. Mengingat pihak sekolah sudah dibekali imbauan dan sosialisasi yang dilakukan ke sekolah.



Sebelumnya, dikabarkan SMAN 2 Martapura menetapkan biaya perpisahan siswa kelas XII sebesar Rp 450 ribu. Tentunya hal ini membuat viral dan menjadi polemik sehingga menjadi beban siswa dan  orangtua. Mengingat siswa Kelas XII juga akan menghadapi ujian maupun proses belajar secara keseluruhan di SMAN 2 Martapura.

Sementara berdasarkan permohonan siswa kelas XII SMA Negeri 2 Martapura yang ingin mengadakan perpisahan kelulusan tahun ajaran 2018/2019, selaku Ketua Komite pihak sekolah mengundang para pengurus paguyuban orangtua siswa masing-masing kelas untuk memusyawarahkan pada hari Kamis, 24 Januari 2019 lalu.

Dalam rapat tersebut, para siswa menyampaikan keinginan untuk melakukan perpisahan di luar sekolah yaitu di Dafam hotel. Orangtua sebagian menyarankan cukup di sekolah saja, begitu juga komite sekolah. Tetapi keinginan anak sangat tinggi agar perpisahan digelar di luar sekolah, akhirnya pihak orangtua dan komite menyetujui saja.

Setelah melihat positif dan negatifnya, akhirnya dalam rapat tersebut para siswa memutuskan akan mengadakan di Dafam Hotel Banjarbaru dan waktunya dikonsultasikan dengan dewan guru yakni 30 April 2019. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

Pasca Banjir, Disdukcapil Banjar akan Ganti 162.204 Kartu Keluarga Hilang Milik Korban Banjir!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Disdukcapil Banjar akan ganti dokumen kependudukan warga yang hilang akibat banjr Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Disdukcapil Banjar akan ganti dokumen kependudukan, KTP, Kartu Keluarga (KK) milik masyarakat yang hilang akibat banjir. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar Azwar di sela kegiatan sosialisasi ‘Dukcapil Pro Aktif Ganti Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Banjir’ pada Selasa (26/1/2021).

Dikatakan Azwar, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD terkait data berapa kecamatan dan desa yang terdampak. Kemudian disandingkan dengan data kependudukan yang ada di Disdukcapil.

“Dari data tadi didapatlah jumlah data desa yang sangat terdampak ada 13 secara administrasi kependudukan, kita lihat ada 162.204 kartu keluarga yang harus kita ganti cetak, untuk nanti diserahkan pada waktunya” terang Azwar.

Sementara itu Zefanya Zocan Kasi Pendataan Penduduk Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan Tim dari Ditjen Capil Kemendagri, dari arahan Mendagri akan membantu Kabupaten Banjar kemudian melakukan verifikasi dan validasi data terkait korban bencana. Tentunya langkah ini dibantu Disdukcapil Banjar dalam program Dukcapil Pro aktif ini.



Di kesempatan ini diserahkan secara simbolis dokumen kependudukan kartu keluarga (KK) oleh Kadisdukcapil kepada perwakilan warga dalam hal ini Camat Pengaron Nur Ipansyah. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto Tinjau Polsek Terdampak Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kapolda Kalsel meninjau sejumlah Polsek di Kabupaten Banjar yang terdampak banjir. Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto meninjau sejumlah Polsek yang terdampak Banjir, Selasa (26/1/2021). Giliran Polsek Martapura Timur yang dikunjungi oleh orang nomor satu di jajaran Polda Kalsel tersebut.

Di Kabupaten Banjar, ada tiga Polsek serta Polres Banjar terdampak banjir. Di antara Polsek Matraman, Polsek Martapura Barat, dan Polsek Martapura Timur.

Kapolda menjelaskan meskipun kantor terendam banjir, namun dipastikan pelayanan kepada masyarakat tetap dijalankan. “Pelayanan masyarakat tetap kita lakukan seperti menjaga keamanan, distribusi logistik, membantu evakuasi,” ucapnya.

 



“Saya doakan semoga banjir ini cepat surut, ditelan bumi,” lanjut Irjen Rikwanto sembari tersenyum kepada rekan media yang hadir saat itu.

Saat kunjungan, Kapolda Kalsel juga memberikan bantuan untuk Polsek yang terdampak banjir. Juga kepada masyarakat di Kecamatan Martapura Timur. Bantuan diterima Plt Camat Martapura Timur, Guslan. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter: wahyu
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->