Connect with us

Kab. HSU

Dispersip HSU Gelar Bintek Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Desa

Diterbitkan

pada

Bintek pengembangan perpustakaan sekolah oleh Dispersip HSU Foto : dew
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Sebanyak 50 orang pengelola perpustakaan sekolah dari tingkat SD/MI,SLTP/MTsN hingga perpustakaan desa se-Kabupaten HSU mengikuti Bimbingan Teknologi (Bimtek) pengembangan perpustakaan sekolah berbasis teknologi informasi. Kegiatan ini digelar selama dua hari mulai 3-4 Oktober oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) HSU.

Kegiatan dengan tema ‘Peningkatan Kompetensi Pengelola Perpustakaan dalam Menghadapi Era Teknologi Informasi’ ini dihadiri Kepala Dispersip HSU Hj. Lailatanur Raudah serta pejabat di lingkungan Pemkab. Peserta yang mengikuti Bimtek kali ini berjumlah 50 orang dengan masing-masing peserta dari SD/MI sebanyak 23 orang, SLTP/MTsN sebanyak 23 orang serta dari perpustakaan desa sebanyak 4 orang.

Kepala Dispersip Hj Lailatanur Raudah mengatakan, seiring perkembangan teknologi informasi, perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi harus dapat berkontribusi dalam memberikan pelayanan langsung.

“Perkembangan Ilmu Teknologi itu sendiri sudah sewajarnya dapat diaplikasikan dalam pelayanan perpustakaan agar kemudahan ke efektifan dan kecepatan pemustaka dapat terlayani dengan baik,” jelasnya.

Era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ditandai berbagai kemudahan. Layanan-layanan elektronik (E-Service) yang semula manual saat ini mengarah menggunakan bantuan perangkat teknologi informasi dan komunikasi, pengguna internet dan website semakin meningkat, Meledaknya informasi dan sosial media, yang terakhir adalah hadirnya generasi netgen (network generation).

“Melalui berbagai macam fitur / aplikasi media elektronik yang sekarang sudah berkembang sedemikian rupa agar dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, diantaranya kita dapat mengakses melalui jurnal-jurnal elektronik (E-Jurnal) Ipusnas dan I kalsel yaitu aplikasi perpustakaan berbasis digital yang dapat dinikmati dalam genggaman masyarakat,” imbuhnya.

Melalui Bintek ini diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatnya sekaligus mengakses dan mengirimkan data sesuai dengan lembaganya masing-masing. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kab. HSU

Turun ke Pasar Desa, Kapolres HSU Minta Warga Selalu Kenakan Masker

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH bersama petugas gabungan saat berada di pasar rakyat desa Muara Baruh, Kecamatan Amuntai Utara. Foto : humpolres hsu for kanalkalimantan
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Tak hanya menyisir pusat kumpul warga di kota Amuntai, pengunjung dan pedagang pasar desa mendapat sosialisasi imbauan penggunaan masker. Seperti yang dilakukan Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Pipit Subiyanto SIK MH saat berada di kawasan pasar rakyat Desa Muara Baruh, Kecamantan Amuntai Utara, Jum’at (29/5/2020) pagi.

Kapolres HSU meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan di sarana publik. Bersinergi bersama jajaran Kodim 1001/Amuntai, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Disperindagkop dan BPBD Kabupaten HSU. Polres HSU menempatkan personel bersama instansi terkait tersebut di beberapa titik, terutama titik ramai pengunjung pasar dan para pedagang.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH bersama petugas gabungan saat berada di pasar rakyat desa Muara Baruh, Kecamatan Amuntai Utara. Foto : humpolres hsu for kanalkalimantan

Petugas gabungan menggunakan pendekatan persuasif saat menemui masyarakat yang belum menggunakan masker dengan meminta untuk kembali ke rumah, dan kembali dengan menggunakan masker.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara masif ini, diharapkan dapat meningkatkan  kesadaran masyarakat di titik kumpul. Seperti di pusat perbelanjaan, khususnya pasar dimana penjual dan pembeli berinterkasi sampai pelosok desa.

“Tentunya masyarakat kita ingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan cegah tangkal Covid-19,” kata Kapolres HSU saat didampingi Wakapolres Kompol Irwan ST.

Menurut Kapolres, dari hasil pemantauan langsung dilokasi pasar kali ini mayoritas pedagang dan pembeli di pasar sudah menggunakan masker. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Pengunjung dan Pedagang Pasar Amuntai Diminta Pakai Masker

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di pasar Amuntai agar menyadari bahaya Covid-19 dilakukan pada Kamis (28/5/2020). foto: dew
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Belasan warga yang tak memakai masker di kawasan pasar Amuntai diberikan masker gratis oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kodim 1001/ Amuntai dan Satpol PP HSU. Kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar menyadari bahaya Covid-19 dilakukan, Kamis (28/5/2020).

Petugas gabungan Polres HSU, Kodim 1001 Amuntai, dan Satpol PP HSU berjaga di beberapa area titik jalan menuju pasar Amuntai untuk memastikan pengunjung pasar menggunakan masker.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH bersama Wakpolres Kompol Irwan ST turun langsung memberikan arahan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang tak memakai masker.

Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar menyadari bahaya Covid-19 dilakukan pada Kamis (28/5/2020). foto: dew

Kapolres meminta agar masyarakat tetap melakukan physical distancing atau menjaga jarak, membiasakan untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

“Menerapkan pola hidup bersih dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan apabila sedang bertransaksi jual beli jaga jarak minimal 1 meter,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengharapkan  agar masyarakat HSU untuk mematuhi imbauan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga dapat menekan angka penyebaran virus Covid-19 dan situasi dapat kembali aman dan kondusif. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Disperindagkop UKM HSU Maksimalkan Pelatihan Pembuatan Masker Kain Via Online

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Disperindagkop UKM Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjalankan program pelatihan di tengah pandemi Covid-19. foto: dew
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI –  Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjalankan program di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya menyiasati pelatihan via online kepada peserta dalam pembuatan masker kain di rumah masing-masing.

Kabid Perindustrian Disperindagkop HSU H M Yani, kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (28/5/2020) mengatakan, berbeda dari biasanya pihaknya saat ini menggelar pelatihan secara online dikarenakan kondisi pandemi Covid-19.

Usaha pelatihan online tersebut, dikatakan Yani, seperti yang baru saja digelar Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perindustrian HSU melalui Bimtek pembuatan masker kain tiga lapis berbasis sasirangan pada 18-20 Mei 2020 lalu.

Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tetap jalankan program di tengah pandemi Covid-19. foto: dew

Kendati melibatkan peserta terbatas yakni lima orang, namun dalam kurun waktu tiga hari pelatihan mampu menghasilkan ratusan masker kain sasirangan. Bahan pembuatan disediakan oleh Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel.

“Hasil pelatihan kemarin kita dapat 500 masker, sudah kita serahkan ke BPBD untuk dibagikan,” ujar Yani.

Selama pelatihan online melalui video, teknis pembuatan masker sesekali instruktur mendatangi langsung rumah peserta jika ada kesulitan dalam memahami video pembuatan masker.

Dalam waktu dekat pihaknya juga bakal kembali menggelar bimtek serupa dengan rencana melibatkan 7 peserta untuk pembuatan Alat Pelindung Diri (APD).

“Dari provinsi, kita targetkan 60 set APD dapat dihasilkan selama pelatihan nantinya, jadi rata-rata 9 set APD setiap pesertanya,” kata Yani.

Pelatihan akan melibatkan instruktur profesional dan ahli kesehatan yang akan mengawasi terkait standar medis pembutan APD. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->