Connect with us

Kab. HSU

Dispersip HSU Gelar Sosialisasi Audit Kearsipan bagi Pimpinan SKPD

Diterbitkan

pada

Sosialisasi Audit Kearsipan bagi Pimpinan SKPD yang digelar Dispersip HSU Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Usai pelaksanaan pengawasan kearsipan audit internal tahap pertama terhadap SKPD lingkup Pemkab HSU awal 2019 lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) HSU kembali menggelar serupa. Kali ini berupa sosialisasi pengawasan audit kearsipan internal bagi pimpinan SKPD se Kabupaten HSU yang akan digelar April-Juni mendatang.

Sosialisasi yang digelar di Mess Negara Dipa, Selasa (19/2) ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Kepala Pusat Akredetasi Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Ketua tim penggerak PKK serta pejabat SKPD, dan Camat Se Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dalam kegiatan ini Kepala Dispersip HSU memberikan penjelasan mengenai materi dari kegiatan audit internal tersebut. Meliputi kebijakan pelaksanaan pengawasan kearsipan, proses pengawasan kearsipan eksternal dan pengawasan internal, tim pengawasan kearsipan,pernecanaan program pengawasan kearsipan, dan monitoring serta tindak lanjut hasil pengawasan kearsipan.

“Adapun dasar hukum pelaksanaan pengawasan audit kearsipan dalam rangka amanah pasal 16 ayat 1 peraturan pemerintah RI nomor 28 tahun 2012 tentang pelaksanaan undang-undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan yang isinya mengenai pengawasan kearsipan meliputi pengawasan atas pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan dan penegakan peraturan perundang-undangan di bidang kearsipan,” papar Hj Lailatanur Raudah.

Adapun beberapa upaya persiapan dalam Pengawasan Kearsipan Audit Internal yang baru dimulai tahun 2019, meliputi persiapan SDM dengan mengikutsertakan pejabat atau staf dibidang kearsipan untuk mengikuti bimbingan pengawasan dan audit kearsiapan. Juga tersmasuk bimbingan tehnik pengawasan audit kearsipan bagi pengelola arsip tiap SKPD pada bulan November 2019, serta membentuk tim pengawasan internal.

“Sementara, tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan yang akan dimulai pada bulan April- Juni 2019 dengan sasaran masing-masing bidang dan sekretaris yaitu pejabat Eselon III pada tiap-tiap SKPD,” lanjutnya.


Di sisi lain, Wakil Bupati H Husairi Abdi Lc dalam sambutannya mengatakan keberadaan arsip bukanlah merupakan suatu hal yang diciptakan secara khusus. Tetapi arsip lahir secara otomatis sebagai has proses pelaksanaan tugas oleh instansi pemerintah serta sebagai bukti pelaksanaan kegiatan administratif yang merupakan rekaman informasi yang tersebar dari berbagai media.

“Dengan demikian keberadaan arsip sebenarnya merupakan bukti berfungsinya kegiatan pemerintah, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan serta sekaligus merupakan endapan informasi berbagai kegiatan dan kebijakan yang telah dilaksanakan oleh instansi bersangkutan sehingga harus di kelola secara khusus dengan petugas yang terlatih juga,” imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Pusat Akreditasi/Pengawasan Kearsipan ANRI Rudi Anton, bahwa sosialisasi ini bertujuan agar HSU dapat melakukan pengawasan internal terhadap penyelenggaraan kearsipan di lingkungan kabupaten HSU sendiri. “Diharapkan dengan penyelenggaraan pengawasan internal kita akan bisa melihat kondisi real penyelengaraan kearsipan di HSU itu yang pertama,” ungkapnya.

Rudi mengakui, saat ini Kabupaten HSU sudah dalam posisi yang baik. Nilai auditnya sudah baik, akan tetapi diharapkan nilai tersebut dapat terus menerus meningkat menjadi sangat baik.

“Kita berharap dengan pertemuan ini bisa mendorong Kabupaten HSU sebagai Kabupaten percontohan tertip arsip di indonesia, semoga masing masing SKPD akan memulai menata arsipnya sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dengan berbasis IT/ TIK,” harap Rudi. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kab. HSU

Bunda PAUD HSU Halalbihalal Lewat Vidcon

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bunda PAUD HSU bersama jajaran pengurus HIMPAUDI HSU ikuti video teleconference Bunda Paud se Indonesia. foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bunda PAUD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid mengikuti kegiatan halalbihalal dan webinar PAUD melalui video conference bersama Bunda PAUD Kabupatan/Kota se Indonesia, di Mess Negara Dhipa, Senin (1/6/2020).

Kegiatan halalbihalal bertema “Menjadi Kreatif dan Bijak Bestari di Era Pandemik & Persiapan Menyambut New Normal” tersebut, Bunda PAUD HSU didampingi Nurul Isna Hartaty, Kasi PAUD dan pengurus Himpaudi HSU.

Anisah mengapresiasi adanya kegiatan halalbihalal ini yang menurutnya selain menjadi ajang silaturahmi antar pengurus Himpaudi dan guru-guru Paud se Indonesia.

“Kita diimbau selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker bila keluar rumah, kemudian sering mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujar Hj Anisah Rasyidah.

“Dengan mentaati peraturan pemerintah tersebut, Insyaallah virus corona tidak akan mewabah dan tidak akan menjangkit kepada kita yang selalu melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU ini. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Desa Simpang Empat Amuntai Selatan Bentuk Posko Terpadu Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Posko Penanganan Tanggap Darurat Covid-19 desa Simpang Empat, Kecamatan Amuntai Selatan. Foto: Khairunnisa for kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Desa Simpang Empat, Kecamatan Amuntai Selatan sebagai Kampung KB percontohan  tingkat Provinsi Kalimantan Selatan serius dalam menangani pencegahan penyebaran Covid-19. Setelah  melakukan penyemprotan disinfektan di desa, membagikan masker, tempat cuci tangan ke setiap rumah warga, kini pemerintah desa mendirikan satu posko terpadu tingkat desa.

Pembentukan posko terpadu ini untuk menekan penyebaran virus korona dan berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah desa, BPD, relawan desa lawan Covid-19, tenaga kesehatan desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Keberadaan posko terpadu ini diharapkan dapat memberikan contoh kepada desa-desa lain serta membantu  tugas tenaga kesehatan Puskesmas menangani Covid-19 di Kecamatan Amuntai Selatan,” ujar Jumaidi, Camat Amuntai Selatan.

Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan protokol kesehatan kepada personel gabungan posko bersama Covid-19 desa Simpang Empat, Amuntai Selatan. Foto: Khairunnisa for kanalkalimantan

Semantara itu, Kepala Desa Simpang Empat, Rahmadhani mengatakan, posko ini untuk masyarakat desa Simpang Empat maupun desa lain yang ingin melakukan pengecekan kesehatan. Masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cek suhu tubuh, tensi darah, ukur berat badan, serta menyampaikan keluhan kesehatan lainnya.

Sekretaris Desa Simpang Empat Aulia Rahman menambahkan, selain itu kepada warganya yang baru datang atau bepergian keluar daerah bisa mendatangi posko untuk memberikan keterangan riwayat perjalanan. Dan akan mendapat layanan sesuai protokol kesehatan untuk karantina selama 14 hari di rumah. (kanalkalimantan.com/andy)

Reporter : andy
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Masih Ada Kebiasaan Berkumpul Hingga Enggan Pakai Masker, Bupati HSU: Kami Maksimal Tangani Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Dialog interaktif Bupati HSU dengan warga yang difasilitasi Diskominfo HSU. foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK menyampaikan perkembangan virus corona disease 2019 (Covid-19) melalui dialog interaktif via TV lokal dan livestreaming Youtube Diskominfo HSU, Jumat (29/5/2020) malam.

Bupati Wahid memaparkan upaya yang telah dilakukan selama ini terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kami selaku pemerintah daerah dalam hal penanganan penyebaran Covid-19 ini rasanya cukup maksimal, begitu juga sinergisitas dengan aparat, baik di desa maupun di perkotaan tetap terus dilaksanakan, namun tentunya itu masih ada permasalahan,” ungkap Bupati Wahid.

Lebih lanjut, Wahid mengakui adanya sebagian warga yang masih kurang kesadaran atas imbauan pemerintah selama ini dengan berbagai macam alasan, seperti ketidaknyamanan menggunakan masker. Selain itu, adanya kebiasaan bersosialisasi baik di warung atau tempat lainnya, sehingga menimbulkan kumpulan massa.

“Hal inilah yang merupakan tugas kami selaku pemerintah daerah atau tim gugus tugas untuk mengimbau, mengawasi, bahkan menindak secara persuasif agar mengikuti anjuran tersebut,” tuturnya

Wahid menambahkan, selama ini alat atau fasilitas untuk mengikuti protokol kesehatan rasanya tidak kurang. Masker selalu dibagikan secara gratis di titik-titik kumpul masyarakat, baik dari dana pemerintah ataupun bantuan dari pihak lain yang peduli bahkan dari dana desa.

Pemerintah menganggarkan dana baik dari APBD dan Kementerian untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

Dialog interaktif Bupati HSU dengan warga yang difasilitasi Diskominfo HSU. foto: dew

Sementara untuk perkembangan jumlah yang terpapar Covid-19 di HSU, menurut Wahid, terkonfirmasi positif 5 kasus dengan rincian 1 meninggal dunia dan 4 dalam perawatan.

“Dalam upaya mempersiapkan apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan terjadi, kami upayakan sepenuhnya untuk tindakan preventif, misalnya menyediakan tempat karantina dan termasuk anggaran. Kita sudah melaksanakan rapid test dua ribu lebih kepada ASN, dan sekitar 10 % reaktif. Untuk yang reaktif kita tawarkan apakah melaksanakan karantina sendiri atau difasilitasi oleh pemda, namun yang terpenting harus tetap mengikuti protokol kesehatan,” papar Wahid.

Sementara dalam dialog interaktif tersebut, masyarakat juga diajak berinteraksi dengan Bupati berkenaan masalah penyebaran Covid-19 di HSU melalui sambungan telepon langsung untuk bertanya atau memberikan masukan, saran, bahkan hanya sekadar menyapa.

Dari beberapa masyarakat yang mendapatkan kesempatan, ada beberapa warga yang menanyakan masalah tempat ibadah, seperti warga yang berasal dari Kelurahan Sungai Malang menanyakan apa yang akan dilakukan pemda atau gugus tugas untuk tempat ibadah yang malaksanakan sholat Jumat.

Salah seorang warga Haur Gading dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi upaya atau usaha pemerintah daerah melalui pemerintah desa yang telah menyediakan tempat cuci tangan di setiap rumah warga melalui dana desa, dan mereka mengucapkan terima kasih atas upaya tersebut sembari berharap kondisi HSU normal kembali. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->