Connect with us

Advertorial

DPRD HSS Kunjungi BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin M Fakhriza saat menjelaskan terkait perkembangan pelayanan dan kepesertaan Kartu JKN-KIS. Foto : Arief Rahman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Untuk memastikan penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional -Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah berjalan optimal, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin.

“Dalam kunjungan ini kami ingin melihat dan mendengarkan secara langsung bagaimana program JKN-KIS ini sudah berjalan, khususnya di yang ada di Kabupaten HSS,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kabupaten HSS M Bustami.

Selain itu dalam kunjungan tersebut DPRD Kabupaten HSS juga menyampaikan berbagai aspirasi dari masyarakat pengguna kartu JKN-KIS di Kabupaten HSS, untuk bisa ditindak lanjuti oleh BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin.

Bukan hanya itu, DPRD Kabupaten HSS juga menyampaikan berbagai masukan membangun bagi BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin agar kedepannya pelayanan kepada masyarakat pengguna Kartu JKN-KIS di Kabupaten HSS bisa makin berkualitas.



“Kami sangat berharap BPJS Kesehatan bisa lebih meningkatkan kemitraan dengan pemerintah daerah, salah satunya dengan Dinas Kesehatan. Terkhusus di Kabupaten HSS kami juga siap untuk mendorong agar Dinas Kesehatan dapat mengoptimalkan anggaran APBD untuk menambah kepesertaan JKN-KIS bagi masyarakat kurang mampu,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Kabupaten HSS Akhmad Jayadi.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Muhammad Fakhriza mengaku sangat senang atas kunjungan dari Komisi I DPRD Kabupaten HSS. Dengan pertemuan ini tentunya didapatkan berbagai aspirasi hingga masukan yang membangun untuk peningkatan pelayanan kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten HSS.

“Dalam kesempatan ini kami juga sekalian minta dukungan DPRD Kabupaten HSS agar bisa mendukung langkah kami dalam mencapai target Universal Health Coverage (UHC) tahun 2019 nanti,” tambahnya.

Sejauh ini cakupan kepesertaan JKN-KIS di wilayah kerja Cabang Banjarmasin yang meliputi 7 kabupaten/kota sampai dengan Juni 2018 masih mencapai 53,87 persen dari total jumlah penduduk.

“Capaian tersebut masih jauh dari target yang diharapkan, mengingat Cakupan Kesehatan Semesta program JKN-KIS pada tahun 2019 semakin dekat. Karena itulah besar harapan kami agar nantinya DPRD Kabupaten HSS bisa bersinergi dengan BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin untuk meningkatkan kepesertaan JKN KIS di Kabupaten HSS,” tukasnya.(Arief)

Reporter : Arief
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Advertorial

Walikota Banjarbaru Melantik 126 Pejabat, Kepala Diskominfo Masih Diisi PLT

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

: Walikota Nadjmi melantik ratusan pejabat Pemko Banjarbaru Foto: Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Sebanyak 126 pejabat lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Selasa (31/12). Upacara ini sendiri dipimpin langsung oleh Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan.

Bertempat di Aula Gawi Seberataan, upacara ini turut dihadiri  Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah, seluruh FORKOPIMDA Kota Banjarbaru, dan pimpinan kepala SKPD se Kota Banjarbaru.

Adapun 126 pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya, terdiri dari 6 pejabat pimpinan tinggi pratama, 33 pejabat administrator,  92 pejabat pengawas dan 2 pejabat fungsional.

Tentunya, pejabat yang dilantik hari ini sudah melalui pertimbangan yang matang, khususnya bagi pejabat administrator yang promosi ke dalam jabatan pimpinan tinggi pratama. Seluruh dsri  mereka telah melewati tahapan seleksi terbuka yang cukup ketat mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi bidang, seleksi kompetensi manajerial dan penelusuran rekam jejak, serta persetujuan/ rekomendasi dari komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).



Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani dalam mengatakan dari 126 pejabat yang dilantik, yang terdiri dari 6 pejabat pimpinan tinggi pratama, 33 pejabat administrator,  92 pejabat pengawas dan 2 pejabat fungsional.

“Kepada para pejabat fungsional yang dilantik, jabatan fungsional merupakan jabatan yang berisi fungsi dan tugas pelayanan fungsional dan memiliki karateristik tertentu. ketika seorang ASN memantapkan diri untuk berkarier di jabatan fungsional, berarti telah siap untuk menjadi ASN yang profesional pada bidang masing-masing,” katanya.

Nadjmi menerangkan, dilakukannya upacara pelantikan pada hari ini lantaran adanya pejabat yang pensiun pada tahun 2020 dan saat ini lah waktu yang tepat untuk melaksanakan pelantikan. Pasalnya, bagi Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada tahun 2020 diberikan batas waktu untuk melantik pejabatnya sebelum tanggal 7 Januari.

“Jadi, kita semua mengacu pada aturan karena kami diawasi oleh komisi ASN yang tidak ingin ada intervensi politik didalam ini hasil pelaksanaan ini dilaporkan kemudian dilakukan pelantikan mutasi ini mengisi semua posisi,” katanya.

Dia menerangkan, dalam proses pelantikan ini benar-benar untuk keperluan organisasi. Sampai kemudian setelah dilantik setelah pejabat Walikota definitif tahun depan. Baru boleh melantik pejabat lagi, usai 6 bulan menjabat.

Sampai saat ini, semua Dinas sudah dijabat oleh Kepala Dinas definitif, kecuali Diskominfo dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadiskominfo. Alasannya, waktu yang mepet sehingga tidak sempat open biding. Alahasil, masih dijabat oleh Plt Kadiskominfo

H Nadjmi Adhani berharap, pelantikan hari ini tidak hanya bersifat seremonial dan hanya mengisi kekosongan jabatan belaka, namun lebih dari itu harus dimaknai sebagai momentum untuk memulai kinerja dan pengabdian yang lebih progresif, lebih profesional, dan lebih inovatif, kepada saudara-saudara yang telah dilantik dan telah mengucapkan sumpah dan janji, saya harapkan agar apa yang saudara ucapkan tadi dapat benar-benar dilaksanakan dan diimplementasikan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Kepada saudara-saudara sekalian yang di mutasi ataupun promosi untuk segera menyesuaikan diri pada satuan kerja dan unit kerja masing-masing, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan tujuan, sasaran dan waktu yang telah ditentukan, sempurnakan apa yang sudah berjalan dengan baik,” harapnya. (Rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Advertorial

Karhutla Terus Meluas, DPRD Banjarbaru Prioritaskan Antisipasi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil ketua DPRD Banjarbaru Neni Hendriyawati Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Kebakaran hutan & lahan (Karhutla) di wilayah Banjarbaru terus meluas. Tercatat, dari bulan Januari hingga Agustus 2019 sudah 1.832 hektare lahan dan hutan yang terbakar dan masih terus meluas.

Sayangnya, selain karena faktor alam karena puncak musim kemarau. Beberapa faktor penyebab Karhutla juga turut terjadi lantaran ada ulah oknum pembakar lahan. Biasanya dalihnya untuk membuka lahan perkebunan ataupun perumahan.

Melihat polemik ini, wakil ketua DPRD Banjarbaru, Neni Hendriyawaty turut angkat suara. Menurut Neni, sudah seharusnya warga secara intens diberi penyuluhan soal bahaya Karhutla. “Karena saya melihat masih ada beberapa warga yang mindsetnya jika dengan membakar lahan dapat membuat tanahnya subur pasca dibakar. Nah ini yang harus diberi pandangan,” kata Neni.

Legislator Partai Gerindra Banjarbaru ini pun menyarankan agar SKPD terkait ataupun melalui tingkat RT RW bisa memberikan pemaparan secara berkala. Yakni soal merubah pandangan tersebut. “Ini bentuk pencegahan yang efektif di luar dari faktor alam. Karena informasinya ada beberapa oknum diduga pembakar lahan yang sudah diamankan,” ucapnya.



Ia pun berharap agar pemerintah langsung menindaklanjuti soal antisipasi Karhutla ketimbang penanganan ketika sudah kejadian Karhutla. “Intinya masyarakat ini harus diberi penyuluhan dahulu agar mengerti soal bahaya membakar lahan. Kalau memang sudah diberi pemahaman tapi masih melanggar, maka sudah sepatutnya ditindak,” pungkasnya. (Rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->