Connect with us

Kota Banjarmasin

DPRD Kota Banjarmasin Sahkan Tiga Perda

Diterbitkan

pada

Tiga Perda disahkan oleh DPRD Kota Banjarmasin pada masa sidang tahun 2019. Foto : Arief Rahman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Pada momen Ramadhan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat II menetapkan tiga buah Peraturan Daerah (Perda).

Tiga Raperda yang ditetapkan pertama Perda tentang perencanaan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh, kedua Perda tentang penyelenggaraan pergudangan dan terakhir Perda tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda mengatakan, ketiga Perda yang telah disahkan ini merupakan salah satu bukti dari lembaga legislatif berkomitmen untuk serius dalam menyelesaikan target Perda yang bisa disahkan pihaknya selama masa sidang tahun 2019.

“Kami juga berharap Perda yang sudah kami sahkan bisa memberikan efek positif bagi pelayanan publik maupun akselerasi pembangunan yang lebih baik bagi Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Untuk Perda tentang perencanaan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh misalnya, diharapkan dapat menjadi sebuah payung hukum untuk melakukan berbagai kebijakan dalam meminimalkan kawasan kumuh di kota Banjarmasin.

Kemudian untuk Perda tentang penyelenggaraan pergudangan, diharapkan bisa menjadi acuan bagi Pemkot Banjarmasin merealisasikan wilayah khusus zona pergudangan untuk akselerasi perekonomian yang lebih baik di kota Banjarmasin.

Terakhir Perda tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah, diharapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam rangka membiayai berbagai pelayanan publik dan membangun berbagai infrastruktur untuk kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan ini Hj Ananda pun mengingatkan agar koleganya di DPRD Kota Banjarmasin bisa lebih serius dalam menjalankan fungsi disisa beberapa bulan masa bakti Anggota DPRD Kota Banjarmasin 2014-2019.

“Pemilu sudah selesai, jadi sudah saatnya kita fokus bekerja kembali untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kota Banjarmasin melalui lembaga legislatif,” pungkasnya. (arief)

Reporter : Arief
Editor : Bie

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kota Banjarmasin

Ini Kata Ibnu Sina Tentang Penerapan New Normal di Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

kegiatan Satpol PP Banjarmasin saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berakhirnya masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh Kota Banjarmasin pada 31 Mei 2020, tidak menjadi jaminan bahwa kota seribu sungai ini langsung menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Ini karena salah satu indikator pelaksanaan kenormalan baru adalah kondisi kurva dari kasus terkonfirmasi positif minimal harus dalam keadaan landai. Namun hal itu belum terlihat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

“Masih ada ancaman peningkatan grafik kasus positif Covid-19, belum ada indikasi melandai. Jadi Banjarmasin belum memenuhi syarat dari Pemerintah Pusat dalam menerapkan kenormalan baru” ucap Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, Minggu (31/5/2020) sore.

Meski demikian, dia menyebut jika kondisi tanggap darurat pencegahan Covid-19 akan tetap diberlakukan setelah PSBB tahap III itu berakhir dengan tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan di aktivitas keseharian warga yang tinggal di Banjarmasin.

Aktivitas di salah satu pasar saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri

Guna mendisiplinkan warga dalam menjalankan protokol tersebut, ia mengaku, dalam waktu dekat akan membuat Surat Keputusan (SK) Wali Kota yang ditujukan kepada Dandim 1007 Banjarmasin dan Kapolresta Banjarmasin sebagai koordinator dalam menjalankan tugas pendisiplinan warga.

“Sesuai arahan Presiden RI, dalam masa ini TNI-Polri akan bertindak sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19,” ujar Ibnu.

Selain itu, ia menerangkan pihaknya akan mengikuti pedoman pelaksanaan aktivitas masyarakat sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328. Sehingga, pemberlakuan jam malam dan pos jaga di perbatasan kota akan ditiadakan.

Namun kebijakan Perwali Nomor 37 tahun 2020 itu akan dialihkan ke dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) di tingkat kelurahan, kampung maupun komplek perumahan.

“Walaupun itu tidak ada di dalam Undang Undang RI, tapi bisa mengamankan lingkungan tempat tinggal warga, sehingga tetap mempersempit ruang penularan,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Tergerus Air Pasang dan Lapuk, Pohon Kasturi Tumbang Timpa Rumah di Alalak Selatan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pohon tumbang mengenai rumah warga, Tim BPBD Kota Banjarmasin tengah membersihkan pohon yang tumbang. foto: BPBD Kota Banjarmasin for kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah di Jalan Alalak Selatan Gg Keluarga Kelurahan Alalak Selatan Banjarmasin pada Jumat (29/5/2020) sore pukul 15:30 Wita.

Pohon jenis kasturi ini menimpa rumah milik Arafik, warga Jalan Alalak Selatan Gg. Keluarga RT.15 RW.02, Kelurahan Alalak Selatan. Akibatnya, sebagian rumah dengan konstruksi kayu ini mengalami kerusakan.

“Pohon yang tumbang sendiri menimpa bagian kamar rumah warga dan mengalami rusak ringan 30 persen,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi, Jumat (29/5/2020) petang.

Diduga air yang tengah pasang dan kondisi pohon yang sudah lapuk menjadi penyebab tumbang. Namun kejadian ini tak menyebabkan penghuni rumah terluka karena tak ada satupun orang yang berada di dalam kamar.

“Kami langsung melakukan pemotongan dan pembersihan pohon dari rumah,” pungkas Hilmi.

Sementara itu, staf pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Hanafi menambahkan, butuh waktu cukup lama untuk membersihkan pohon yang tersisa, kendati telah mendapatkan bantuan dari warga sekitar. Apalagi, diameter pohon cukup besar.

“Sampai selesai waktu sholat Maghrib baru selesai dibersihkan,” tukas Hanafi. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Delapan Rumah Satu Bedakan Terbakar di Jalan Manggis Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Musibah kebakaran terjadi di Banjarmasin pada Jumat (29/5/2020) siang pukul 13:40 Wita. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Musibah kebakaran terjadi di Banjarmasin pada Jumat (29/5/2020) siang pukul 13:40 Wita. Kali ini, api membara di dua gang berbeda di jalan Manggis, Banjarmasin Timur.

“Kebakaran hanguskan 8 buah rumah dan 1 bedakan 4 pintu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi, Jumat (29/5/2020) sore.

Akibatnya, ada 13 kepala keluarga dan 39 jiwa kehilangan tempat bernaung. Lokasi kebakaran sendiri berada di dua titik gang, yaitu gang Nangka dan gang Belimbing.

Empat rumah yang terbakar di jalan Manggis gang Belimbing RT 19 yaitu rumah milik Arbainsyah (3 KK 8 jiwa) mengalami rusak total 100 persen, Muhammad Saleh (1 KK 3 jiwa) rusak berat 70 persen, M Rasid (1 KK 7 jiwa) mengalami rusak sedang 50 persen dan guru Irham (1 KK 3 jiwa) mengalami rusak ringan 20 persen.

Musibah kebakaran terjadi di Banjarmasin pada Jumat (29/5/2020) siang pukul 13:40 Wita. foto: fikri

Kemudian empat rumah lainnya yang berada di jalam Manggis gang Nangka RT 18 yaitu rumah milik Para Jimin (1 KK 4 jiwa) yang mengalami rusak total 100 persen, Jamnah (1 KK 3 jiwa) memgalami sedang 40 persen, Asbulah (1 KK 4 jiwa) mengalami total 80 persen dan Yadiansyah (1 KK 2 jiwa) mengalami rusak ringan 30 persen.

“Sisanya satu buah bedakan yang mengalami kerusakan total 100 persen. Bedakan ini dihuni oleh Andi Kuntadi (1 KK 2 jiwa), Didi (1 KK 2 jiwa), Iki (1 KK 1 jiwa) dan satunya tak berpenghuni,” tambah Hilmi.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kendati begitu, belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang berakibat kerugian sebesar Rp1,1 miliar ini.  “Penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan,” tandas Hilmi. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->