Connect with us

PULPIS

DPRD Pulang Pisau Minta Dinas Terkait Jaga Harga Sembako

Diterbitkan

pada

Memasuki Bulan Ramadhan dan Mendekati Hari raya Idul Fitri Pihak Dewan meminta dinas terkait bisa menjaga harga bahan pokok agar tidak naik.
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULANG PISAU, Guna memenuhi kesediaan kebutuhan daging sapi di Pasar Pulang Pisau saat puasa dan idul fitri, Wakil Ketua I DPRD Pulang Pisau H Ahmad Fadli Rahman meminta Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM bisa rutin memantau harga di pasar.

Selain itu, politisi PDIP ini juga mengintruksikan agar dilakukan upaya cepat ketika mengetahui trend harga kebutuhan pokok seperti daging sapi atau ayam akan naik. “Sebagai daerah yang hasil ternak sapinya terbilang bagus, kita harus mengutamakan kebutuhan untuk pasar lokal dulu. Ketika pasar lokal sudah aman harganya, baru beranjak untuk kebutuhan diluar daerah,” kata H Fadli di ruang kerjanya.

Wakil ketua I DPRD Pulpis, Haji Fadli Rahman. Foto” Sjy

Ia pun mengingatkan pada para pedagang agar tidak mengambil untung berlebih dalam suasana puasa dan lebaran. Ia juga mendukung upaya dinas terkait melakukan sidak ke pasar saat menemukan ada gejala kenaikan yang berlebih.

“Harus rutin dipantau harga daging, jangan sampai masyarakat kita tidak bisa menikmati karena harga yang melambung. Bahkan kapan perlu berkoordinasi dengan peternak sapi kita yang memang selama ini menjadi suplay ke Pasar Palangkaraya,” imbuhnya. ( Sjy)

Reporter:Sjy
Editor:Cell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULPIS

Kabut Asap makin Pekat, Dewan Imbau Disdik Atur Jam Belajar Siswa

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Anggota DPRD Pulang Pisau, Amilson. Foto: sjy
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULANG PISAU, Beberapa hari ini masyarakat Kabupaten Pulang Pisau (pulpis) dibuat kerepotan oleh kabut asap akibat dari kebakaran lahan yang terjadi di banyak wilayah. Bahkan pada jelang pagi dan sore, kabut terasa kian pekat hingga terasa perih mata dan mengganggu pernafasan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Pulang Pisau Amilson mengaku ikut prihatin. “Ikut prihatin ya terutama dampaknya bagi aktifitas masyarakat yang bekerja di lapangan. Selain itu juga sangat mengkhatirkan bagi anak-anak yang sekolah,” ungkap Amilson usai kegiatan dewan.

Politisi Partai Nasdem ini juga mengimbau agar orang tua dan pihak sekolah memperhatikan kondisi kesehatan anak sekolah, misalnya dengan memberikan masker dan mengurangi aktivitas diluar ruangan. Selain itu asupan gizi dan makanan juga menurutnya perlu diperhatikan agar kondisi anak-anak tetap tahan di musim kabut yang dapat membuat gangguan ISPA (infeksi  saluran pernapasan akut).

“Kita juga menghimbau pada pihak sekolah dan dinas Pendidikan agar memperhatikan kondisi kabut yang terjadi. Jika memang tidak memungkinkan untuk beraktivitas, rasanya perlu di ambil kebijakan terkait jam masuk dan jam belajar. Karena sepertinya kabut asap ini hampir merata di semua wilayah Pulang Pisau, ini jadi perhatian bersama agar jangan sampai ada yang malah jatuh sakit nantinya,” tukasnya. ( Sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Cell

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PULPIS

Masih Asri, Hutan Desa Tangkahen Mulai Dilirik Turis Asing

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sebagai pelengkap fasilitas wisata hutan Desa Tangkahen di lengkapi dengan keberadaan rumah Pohon
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULANG PISAU, Belakangan ini, nama Desa Tangkahen di Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau banyak diperbincangkan. Pasalnya daerah paling hulu Pulpis yang berbatasan dengan Kabupaten Gunung mas ini disebut-sebut memiliki potensi wisata alam yang masih asri.

Tidak hanya menarik perhatian wisatawan lokal, beberapa turis seperti dari Amerika hingga Jerman bahkan terpantau pernah mengunjungi tempat ini. Hal tersebut di Katakan Bilem, pengurus Hutan Desa Tangkahen belum lama tadi.

Menurut pria yang juga warga Desa Tangkahen ini , Hutan Desa Tangkahen memang di Usulkan menjadi Ekowisata alam. Beberapa fasilitas yang sudah dibangun seperti rumah pohon, rumah panggung serta perpustakaan hayati yang menawarkan pemandangan alam secara langsung.

Nampak Turis asing saat mengunjungi Hutan Desa Tangkahen.

“Kita telah membuat jalur tracking hutan untuk pengunjung agar bisa melihat langsung keadaan alam, tumbuhan dan binatang yang masih alami di dalam hutan. Semua masih alami, bahkan banyak pohon-pohon besar yang umurnya sudah sangat tua masih bisa di temukan. Kita optimis kedepan trend wisata alami sangat diminati, terbukti pengunjung yang datang kemarin ada yang dari Amerika, Kanada, Jerman, Philipina, Australia dan lainnya,” ujar Bilem.

Hutan desa Tangkahen sendiri dijelaskan Bilem sudah lama digagas oleh masyarakat setempat. Namun baru secara resmi mendapat SK dari Menteri kehutanan sekitar tahun 2016. Pengelolaannya kini di pegang oleh lembaga pengelola hutan desa ( LPHD) serta didukung desa melalui Bumdes. Selain wisata alam dikatakan Bilem, pihaknya juga menawarkan sebagai tempat Wisata pendidikan, riset, dan perkemahan.

Sekelompok pengunjung yang mencoba sensasi rumah pohon. Foto: Sjy

Terpisah Kepala Desa Tangkahen, Jonjonbilo  sangat optimis Hutan Desa Tangkahen mampu membangkitkan ekonomi warga sekitar. Dikatakannya Sejauh ini minat kunjungan dari turis luar cukup tinggi. Untuk mendukung upaya tersebut, pihak desa juga ambil bagian melalui dana desa guna menyulap kawasan tersebut agar fasilitasnya semakin lengkap.

“Luas keseluruhan Hutan Desa tersebut sekitar 162 hektar, yang terpakai saat ini baru sekitar 4 hektar saja. Melalui desa kita dukung membuat rumah pohon, rumah betang, nanti menyusul mobiler serta fasilitas lainnya untuk memudahkan pengunjung. Bagi yang hendak menginap jangan khawatir, di desa Kami juga sudah ada mess milik masyarakat yang disewakan bagi pengunjung yang mau menginap. Kalau untuk jalan menuju Hutan Desa, rencana akan masuk tahun ini dari pemerintah daerah,” ujarnya. ( Sjy).

Reporter : Sjy
Editor : Chell

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PULPIS

DPRD Pulang Pisau Minta Jalan Berlubang Segera Diperbaiki

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Anggota DPRD Pulang Pisau (Pulpis) Tandean Indra Bela Foto: sjy
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULANG PISAU, Kondisi infrastruktur di sepanjang Jalan Trans Kalimantan ada beberapa titik yang rawan menyebabkan kecelakaan. Terutama jalan yang rusak atau berlubang.  Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Tandean Indra Bela meminta pihak terkait memperhatikan masalah kondisi jalan tersebut. Sebab akan cukup berisiko bagi masyarakat yang melintas.

“Kita tahu Pulang Pisau ini merupakan daerah jalur lintas utama yang menghubungkan Kota Palangkaraya dan Banjarmasin. Sehingga tingkat pengguna jalan darat sangat tinggi. Apalagi untuk hari libur atau hari-hari besar, pastinya ada yang melewati jalur darat,” kata Tandean belum lama tadi.

Politikus Golkar ini menambahkan, jangan sampai kerusakan jalan ini menghambat arus lalulintas masyarakat. Atau hal-hal yang sangat tidak diharapkan terjadi saat masyarakat bepergian.  “Resiko-resiko yang mungkin rawan terjadi akibat jalan rusak ini saya harap jadi perhatian pemerintah. Karena kita berkaca dari kasus kecelakaan yang terjadi belakangan. Salah satunya dikarenakan jalan rusak atau berlobang,” ujar dia.

Tandean mengharapkan, jalan-jalan yang rusak, terutama yang berlobang itu agar segera ditambal. pemerintah harus bisa memberikan kenyamanan untuk masyarakat. Kalau jalannya nyaman, tentu menurutnya kecelakaan bisa diminimalkan.

“Kita juga meminta Dishub proaktif. Misalnya pengecekan sejumlah rambu-rambu siapa tahu ada yang sudah rusak dan sebagainya. Rambu-rambu cukup penting untuk pengendara. Terutama pada malam hari,” tandasnya. ( Sjy)

Reporter:Sjy
Editor:Cell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->